TERKINI

Tuesday, May 9, 2017


MACCANEWS--Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani memuji capaian  Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto yang disampaikannya saat bertemu di ADB 50th Annual Meeting Governor's Session di Yokohama, Jepang, Jumat, 5 Mei 2017.

Menkeu Sri Mulyani diundang sebagai pembicara di forum itu bersama Mantan PM Jepang yang sekarang menjabat Menteri Keuangan Jepang Taroaso, dan Menteri Keuangan Norwegia yang dihadiri tokoh Internasional dari berbagai negara.

"Luar biasa Pak Wali, Makassar sudah sangat maju sekali," puji Menteri Sri ketika bertemu Wali Kota Danny.

Keduanya menyempatkan diri berbincang setelah Menteri Sri menyampaikan presentasinya. Meski singkat, Menteri Sri mendapatkan sejumlah informasi capaian Makassar selama tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Danny.

"Alhamdulillah berkat dukungan dari pemerintah pusat, Makassar mampu mensejajarkan dirinya dengan kota - kota dunia, dan seluruh capaian itu terukur," ucap Wali Kota Danny.

Sebelum kedua tokoh itu berlalu, keduanya menyempatkan diri foto bersama, tersenyum ke arah kamera ponsel. Wali Kota Danny dan Menteri Sri berada di Yokohama memenuhi undangan ADB (Asian Development Bank) yang menggelar pertemuan tahunan merayakan hari jadinya yang ke - 50 tahun.

Wali Kota Danny menjadi satu - satunya wali kota di Indonesia yang diundang menyampaikan presentasinya di pertemuan tahunan yang berlangsung 4 hingga 7 Mei 2017.

Danny akan berbicara pada Seminar Resilient Cities, Driving Growth bersama Special Envoy for International Water Affairs at Kingdom of Neterlands, Associate Vice President of Rockefeller Foundation, Senior Advisor European Space Agency, dan Head Education Research and Not - for Profit Asia Pasifik, Amazon. (om)

Sri Mulyani : Makassar Sudah Sangat Maju


MACCANEWS--Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani memuji capaian  Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto yang disampaikannya saat bertemu di ADB 50th Annual Meeting Governor's Session di Yokohama, Jepang, Jumat, 5 Mei 2017.

Menkeu Sri Mulyani diundang sebagai pembicara di forum itu bersama Mantan PM Jepang yang sekarang menjabat Menteri Keuangan Jepang Taroaso, dan Menteri Keuangan Norwegia yang dihadiri tokoh Internasional dari berbagai negara.

"Luar biasa Pak Wali, Makassar sudah sangat maju sekali," puji Menteri Sri ketika bertemu Wali Kota Danny.

Keduanya menyempatkan diri berbincang setelah Menteri Sri menyampaikan presentasinya. Meski singkat, Menteri Sri mendapatkan sejumlah informasi capaian Makassar selama tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Danny.

"Alhamdulillah berkat dukungan dari pemerintah pusat, Makassar mampu mensejajarkan dirinya dengan kota - kota dunia, dan seluruh capaian itu terukur," ucap Wali Kota Danny.

Sebelum kedua tokoh itu berlalu, keduanya menyempatkan diri foto bersama, tersenyum ke arah kamera ponsel. Wali Kota Danny dan Menteri Sri berada di Yokohama memenuhi undangan ADB (Asian Development Bank) yang menggelar pertemuan tahunan merayakan hari jadinya yang ke - 50 tahun.

Wali Kota Danny menjadi satu - satunya wali kota di Indonesia yang diundang menyampaikan presentasinya di pertemuan tahunan yang berlangsung 4 hingga 7 Mei 2017.

Danny akan berbicara pada Seminar Resilient Cities, Driving Growth bersama Special Envoy for International Water Affairs at Kingdom of Neterlands, Associate Vice President of Rockefeller Foundation, Senior Advisor European Space Agency, dan Head Education Research and Not - for Profit Asia Pasifik, Amazon. (om)


MACCANEWS--Saat menjadi panelis Internasional, Resilient Cities: Driving Growth Seminar, yang diselenggarakan Asian Development Bank (ADB) yang menggelar pertemuan tahunan merayakan hari jadinya yang ke - 50 tahun di Yokohama, Jepang, Sabtu (6 Mei 2017), Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang mewakili pemerintah daerah se Indonesia berhasil memukau dengan program 'sentuh hatinya'.

Peserta seminar terkesan dengan penyampaian Wali kota berlatar belakang arsitek ini saat menyampaikan tentang Makassar yang memulai programmya dari 'Sentuh Hati' yang diisi oleh berbagai Inovasi dan menghasilkan Makassar yang tangguh sebagai Kota Dunia.

Program ‘Sentuh Hati’ merupakan program yang mewajibkan Camat dan Lurah untuk berkunjung ke rumah warga pada hari-hari tertentu. Kunjungan dilakukan pada minimal 20 rumah per minggunya. Mengunjungi warga secara 'door to door' memang sudah menjadi kebiasaan Lurah/ Camat di Makassar, yakni selama tiga hari dalam sepekannya.

“Program ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dan masyarakat," ujar Danny saat berbicara pada kegiatan yang bertempat di 501 Room National Convention Centre Yokohama.

Dengan demikian kata Danny keberterimaan masyarakat terhadap program pemerintah begitu baik. Selain itu partisipasi dan keterlibatan publik dalam menjalankan program yang dicanangkan pemerintah semakin tinggi.

Dari penjelasan Danny tersebut, ratusan peserta konvensi dari berbagai delegasi lembaga internasional terlihat kagum, sesekali mereka mengangguk- angguk sembari memperhatikan secara seksama paparan Danny.

Selain Wali kota Makassar Danny Pomanto,  pembicara lain di kesempatan tersebut yakni Henk Ovink (Water Affairs-Kingdom Netherlands), Ashvin Daval (Associate Vice President Rockefeller Foundation), Stephen Briggs (Senior Advisor, European Space Agency), Vincent Wuah (Head-Amazon) dan Eriko Yakushiji (Directorat General Urban Development Yokohama Government).

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani yang berada di forum yang sama memuji capaian Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto yang disampaikannya saat bertemu di ADB 50th Annual Meeting Governor's Session, kemarin.

"Luar biasa Pak Wali, Makassar sudah sangat maju sekali," katanya.

Menkeu Sri Mulyani juga diundang sebagai pembicara di forum itu bersama Mantan PM Jepang yang sekarang menjabat Menteri Keuangan Jepang Taroaso, dan Menteri Keuangan Norwegia yang dihadiri tokoh Internasional dari berbagai negara.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan spesial ADB karena telah mencapai usia emas yakni 50 tahun. Di  hari jadinya yang ke 49 tahun sebelumnya diselenggarakan di Frankfurt, Jerman. Kala itu, Bandung diundang sebagai perwakilan pemerintah daerah se- Indonesia. Namun di momen spesial 50 tahun ini digantikan oleh Makassar dan wali kota Danny Pomanto diminta khusus menjadi pembicara. (om)


Program Sentuh Hati Makassar Memukau di Yokohama


MACCANEWS--Saat menjadi panelis Internasional, Resilient Cities: Driving Growth Seminar, yang diselenggarakan Asian Development Bank (ADB) yang menggelar pertemuan tahunan merayakan hari jadinya yang ke - 50 tahun di Yokohama, Jepang, Sabtu (6 Mei 2017), Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang mewakili pemerintah daerah se Indonesia berhasil memukau dengan program 'sentuh hatinya'.

Peserta seminar terkesan dengan penyampaian Wali kota berlatar belakang arsitek ini saat menyampaikan tentang Makassar yang memulai programmya dari 'Sentuh Hati' yang diisi oleh berbagai Inovasi dan menghasilkan Makassar yang tangguh sebagai Kota Dunia.

Program ‘Sentuh Hati’ merupakan program yang mewajibkan Camat dan Lurah untuk berkunjung ke rumah warga pada hari-hari tertentu. Kunjungan dilakukan pada minimal 20 rumah per minggunya. Mengunjungi warga secara 'door to door' memang sudah menjadi kebiasaan Lurah/ Camat di Makassar, yakni selama tiga hari dalam sepekannya.

“Program ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dan masyarakat," ujar Danny saat berbicara pada kegiatan yang bertempat di 501 Room National Convention Centre Yokohama.

Dengan demikian kata Danny keberterimaan masyarakat terhadap program pemerintah begitu baik. Selain itu partisipasi dan keterlibatan publik dalam menjalankan program yang dicanangkan pemerintah semakin tinggi.

Dari penjelasan Danny tersebut, ratusan peserta konvensi dari berbagai delegasi lembaga internasional terlihat kagum, sesekali mereka mengangguk- angguk sembari memperhatikan secara seksama paparan Danny.

Selain Wali kota Makassar Danny Pomanto,  pembicara lain di kesempatan tersebut yakni Henk Ovink (Water Affairs-Kingdom Netherlands), Ashvin Daval (Associate Vice President Rockefeller Foundation), Stephen Briggs (Senior Advisor, European Space Agency), Vincent Wuah (Head-Amazon) dan Eriko Yakushiji (Directorat General Urban Development Yokohama Government).

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani yang berada di forum yang sama memuji capaian Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto yang disampaikannya saat bertemu di ADB 50th Annual Meeting Governor's Session, kemarin.

"Luar biasa Pak Wali, Makassar sudah sangat maju sekali," katanya.

Menkeu Sri Mulyani juga diundang sebagai pembicara di forum itu bersama Mantan PM Jepang yang sekarang menjabat Menteri Keuangan Jepang Taroaso, dan Menteri Keuangan Norwegia yang dihadiri tokoh Internasional dari berbagai negara.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan spesial ADB karena telah mencapai usia emas yakni 50 tahun. Di  hari jadinya yang ke 49 tahun sebelumnya diselenggarakan di Frankfurt, Jerman. Kala itu, Bandung diundang sebagai perwakilan pemerintah daerah se- Indonesia. Namun di momen spesial 50 tahun ini digantikan oleh Makassar dan wali kota Danny Pomanto diminta khusus menjadi pembicara. (om)


Sunday, November 27, 2016

MACCANEWS -- Sejak Selasa (22/11/2016), kebakaran hebat melanda dan mengepung Israel. Kejadian itu terjadi pasca pelarangan adzan yang dilakukan PM Zionis Benyamin Netanyahu. Kebakaran melanda hutan di wilayah tengah dan utara Israel. Hingga kini api semakin membesar.

Terpaksa mengungsi dari rumah mereka di kota utara Israel, Haifa, itulah yang dilakukan oleh puluhan ribu orang Israel. Mereka terpaksa mengungsi akibat kebakaran hutan yang melanda seluruh wilayah tersebut.

Seperti dikutip dari Independent, Jumat (25/11/2016) oleh Suara Islam, sekitar 80 ribu warga yang hidup di delapan wilayah diperintahkan untuk dievakuasi dari rumah mereka. Sementara ini tidak ada laporan mengenai warga yang mengalami cedera serius. Namun, puluhan orang telah dirawar di rumah sakit karena menghirup asap.

Kebakaran parah telah menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kota terbesar ketiga Israel sejak terjadi pada Selasa lalu.

“Kami berada di tengah-tengah perang melawan api, biasanya itu adalah perang melawan hal-hal lain. Ini akan memakan waktu lama untuk memadamkan titik-titik yang masih menyala,” kata juru bicara pemadam kebakaran dan tim penyelamat Haifa, Yoram Levy.

“Kebakaran besar terakhir yang kami hadapi di 2010 lalu, tapi ini tidak seperti itu. Kebakaran ini terjadi di seluruh tempat dan kami menduga ada yang sengaja melakukan pembakaran,” imbuhnya.
Pendapat ini diamini oleh Kepala polisi Israel Roni Alsheich yang mengatakan pelaku pembakaran diduga mempunyai motif politik. Pelaku dicurigai mempunyai motif politik dengan sengaja mengatur atau memperbesar kebakaran. Ia pun menegaskan penahanan terhadap pelaku yang dicurigai telah dilakukan.
Kurangnya curah hujan, ditambah dengan udara yang kering dan angin kencang membuat api terus menyebar pada pekan ini di bagian tengah dan utara Israel, serta sebagian wilayah Tepi Barat. Sejumlah rumah rusak dan hancur, meski hingga kini belum ada laporan mengenai kematian ataupun cedera serius.

“Hampir 50 persen dari api yang menjalar berasal dari serangan pembakaran yang disengaja,” kata Menteri Keamanan Dalam Negeri, Gilad Erdan. Sementara itu Menteri Pendidikan, Naftali Bennett, yang juga merupakan pemimpin partai kanan garis keras, menduga para pelaku bukan merupakan warga Yahudi.

Kebakaran hutan besar pernah terjadi di Israel pada 2010 di wilayah yang sama dan menewaskan 42 orang, demikian Reuters.

‘Api neraka’ di wilayah tengah dan utara Israel semakin hebat karena cuaca kering dan angin kencang membuat kobaran api sulit dipadamkan dan dengan cepat menyebar hingga mendekati wilayah permukiman ilegal Yahudi. Tak sedikit rumah yang hangus terbakar, ribuan dari mereka terpaksa mengungsi. Kekuatan yang dimiliki Israel kini sedang bekerja untuk memadamkan api.
Kebakaran hebat tersebut mendapatkan perhatian luas dunia, termasuuk dari umat Muslim di Timur Tengah. Kesimpulan dari mereka menyebutkan hal ini sebagai hukuman dari Allah atas perbuatan bangsa Yahudi terhadap Muslim dan pelarangan adzan di tanah Palestina.

Hashtag, atau tagar, dalam bahasa Arab yang berarti “Israel terbakar” menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan di media sosial di Timur Tengah. Banyak netizen asal Mesir, Yordania dan negara-negara Teluk yang mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi akibat larangan azan menggunakan pengeras suara di Palestina.

“Israel melarang muazzin melakukan azan, dan negara itu sekarang terbakar,” kata seorang polisi Abu Dhabi di Twitter, seperti dikutip dari The Jerusalem Post yang juga di publikasikan oleh Portal Piyungan

Imam Masjid Agung Kuwait, Syeikh Mishary Rashid, juga menyebut kebakaran ini terjadi akibat larangan azan di wilayah Palestina yang diduduki.

“Semoga berhasil api. #IsraelTerbakar,” tulis Rashid di akun Twitter resminya, @Alafasy, Rabu, sambil menyertakan beberapa foto kebakaran di Israel.
Imam Nabil Ali al-Awad yang juga dari Kuwait menyatakan, kebakaran ini adalah hukuman bagi Israel atas tindakan kejam mereka terhadap umat Muslim Palestina.

“Semoga Allah membakar hati mereka (bangsa Israel), rumah-rumah mereka, harta-harta mereka, tubuh mereka, dan jadikanlah kuburan mereka membara … atas apa yang telah mereka lakukan terhadap (umat Muslim),” tulisnya di akun Twitter @NabilAlawadhy, Kamis.

Netizen di Indonesia juga ikut berkomentar tentang kebakaran yang melanda Israel. Kata ajaib keluar melalui media sosial twitter.

“Israel kebakaran! Api melahap 11 wilayah Israel. Kebakaran tjadi hy 1 hari usai Israel memberlakukan UU yang melarang azan di Aqso. Ajaib!,” tulis akun @ronavioleta.

Yang membuat aneh lainnya adalah, dari kebakaran itu adalah bau busuk yang menyengat hidung. Inikah awal kehancuran Israel?
Berikut video singkat yang di unggah akun @ekowBoy. Dalam video tersebut memperlihatkan betapa ngerinya kebakaran yang terjadi di Israel. (*/Yudi)

Setelah Larang Adzan, Kebakaran Hebat Bak ‘Api Neraka’ Melanda Israel

MACCANEWS -- Sejak Selasa (22/11/2016), kebakaran hebat melanda dan mengepung Israel. Kejadian itu terjadi pasca pelarangan adzan yang dilakukan PM Zionis Benyamin Netanyahu. Kebakaran melanda hutan di wilayah tengah dan utara Israel. Hingga kini api semakin membesar.

Terpaksa mengungsi dari rumah mereka di kota utara Israel, Haifa, itulah yang dilakukan oleh puluhan ribu orang Israel. Mereka terpaksa mengungsi akibat kebakaran hutan yang melanda seluruh wilayah tersebut.

Seperti dikutip dari Independent, Jumat (25/11/2016) oleh Suara Islam, sekitar 80 ribu warga yang hidup di delapan wilayah diperintahkan untuk dievakuasi dari rumah mereka. Sementara ini tidak ada laporan mengenai warga yang mengalami cedera serius. Namun, puluhan orang telah dirawar di rumah sakit karena menghirup asap.

Kebakaran parah telah menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kota terbesar ketiga Israel sejak terjadi pada Selasa lalu.

“Kami berada di tengah-tengah perang melawan api, biasanya itu adalah perang melawan hal-hal lain. Ini akan memakan waktu lama untuk memadamkan titik-titik yang masih menyala,” kata juru bicara pemadam kebakaran dan tim penyelamat Haifa, Yoram Levy.

“Kebakaran besar terakhir yang kami hadapi di 2010 lalu, tapi ini tidak seperti itu. Kebakaran ini terjadi di seluruh tempat dan kami menduga ada yang sengaja melakukan pembakaran,” imbuhnya.
Pendapat ini diamini oleh Kepala polisi Israel Roni Alsheich yang mengatakan pelaku pembakaran diduga mempunyai motif politik. Pelaku dicurigai mempunyai motif politik dengan sengaja mengatur atau memperbesar kebakaran. Ia pun menegaskan penahanan terhadap pelaku yang dicurigai telah dilakukan.
Kurangnya curah hujan, ditambah dengan udara yang kering dan angin kencang membuat api terus menyebar pada pekan ini di bagian tengah dan utara Israel, serta sebagian wilayah Tepi Barat. Sejumlah rumah rusak dan hancur, meski hingga kini belum ada laporan mengenai kematian ataupun cedera serius.

“Hampir 50 persen dari api yang menjalar berasal dari serangan pembakaran yang disengaja,” kata Menteri Keamanan Dalam Negeri, Gilad Erdan. Sementara itu Menteri Pendidikan, Naftali Bennett, yang juga merupakan pemimpin partai kanan garis keras, menduga para pelaku bukan merupakan warga Yahudi.

Kebakaran hutan besar pernah terjadi di Israel pada 2010 di wilayah yang sama dan menewaskan 42 orang, demikian Reuters.

‘Api neraka’ di wilayah tengah dan utara Israel semakin hebat karena cuaca kering dan angin kencang membuat kobaran api sulit dipadamkan dan dengan cepat menyebar hingga mendekati wilayah permukiman ilegal Yahudi. Tak sedikit rumah yang hangus terbakar, ribuan dari mereka terpaksa mengungsi. Kekuatan yang dimiliki Israel kini sedang bekerja untuk memadamkan api.
Kebakaran hebat tersebut mendapatkan perhatian luas dunia, termasuuk dari umat Muslim di Timur Tengah. Kesimpulan dari mereka menyebutkan hal ini sebagai hukuman dari Allah atas perbuatan bangsa Yahudi terhadap Muslim dan pelarangan adzan di tanah Palestina.

Hashtag, atau tagar, dalam bahasa Arab yang berarti “Israel terbakar” menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan di media sosial di Timur Tengah. Banyak netizen asal Mesir, Yordania dan negara-negara Teluk yang mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi akibat larangan azan menggunakan pengeras suara di Palestina.

“Israel melarang muazzin melakukan azan, dan negara itu sekarang terbakar,” kata seorang polisi Abu Dhabi di Twitter, seperti dikutip dari The Jerusalem Post yang juga di publikasikan oleh Portal Piyungan

Imam Masjid Agung Kuwait, Syeikh Mishary Rashid, juga menyebut kebakaran ini terjadi akibat larangan azan di wilayah Palestina yang diduduki.

“Semoga berhasil api. #IsraelTerbakar,” tulis Rashid di akun Twitter resminya, @Alafasy, Rabu, sambil menyertakan beberapa foto kebakaran di Israel.
Imam Nabil Ali al-Awad yang juga dari Kuwait menyatakan, kebakaran ini adalah hukuman bagi Israel atas tindakan kejam mereka terhadap umat Muslim Palestina.

“Semoga Allah membakar hati mereka (bangsa Israel), rumah-rumah mereka, harta-harta mereka, tubuh mereka, dan jadikanlah kuburan mereka membara … atas apa yang telah mereka lakukan terhadap (umat Muslim),” tulisnya di akun Twitter @NabilAlawadhy, Kamis.

Netizen di Indonesia juga ikut berkomentar tentang kebakaran yang melanda Israel. Kata ajaib keluar melalui media sosial twitter.

“Israel kebakaran! Api melahap 11 wilayah Israel. Kebakaran tjadi hy 1 hari usai Israel memberlakukan UU yang melarang azan di Aqso. Ajaib!,” tulis akun @ronavioleta.

Yang membuat aneh lainnya adalah, dari kebakaran itu adalah bau busuk yang menyengat hidung. Inikah awal kehancuran Israel?
Berikut video singkat yang di unggah akun @ekowBoy. Dalam video tersebut memperlihatkan betapa ngerinya kebakaran yang terjadi di Israel. (*/Yudi)

Thursday, November 24, 2016

MACCANEWS -- Program Studi Pascasarjana Administrasi Pembangunan Fisip Universitas Hasanuddin mengadakan Studi Banding Kebijakan dan Pelayanan Publik di Malaysia, Thailand dan Singapura. Salah satu agenda adalah berkunjung di Kedutaan besar Republik Indonesia di kuala Lumpur.Kunjungan ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2016.

Kunjungan ini diterima oleh atase bidang sosial budaya, KBRI. Adapun poin utama yang menjadi kebijakan  yang didiskusikan terkait masalah kependudukan, kesehatan dan transportasi.

Dalam diskusi ini, Salah satu masalah yang di soroti terkait masalah kependudukan khususnya di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Wacana kewarganegaraan ganda masyarakat perbatasan masih menjadi polemik yang tak kunjung usai dan belum terselesaikan hingga sekarang. Polemik mengenai kewarganegaraan ganda bukanlah masalah kecil sebab konsekuensinya tentu menimbulkan kerugian bagi negara. Ketidakjelasan status kewarganegaraan dapat pula dimanfaatkan oleh oknum demi suatu kepentingan tertentu. Hal ini diakui oleh KBRI, menurutnya jika itu menguntungkan bagi warga negara kita dalam memperoleh pelayanan publik tentunya tidak bisa kita larang. Tapi saat ini presiden sudah mengintruksikan untuk memperbaiki infrastruktur dan pelayanan publik di perbatasan.

Ketua Forum mahasiswa Pascasarjana Adminitrasi Pembangunan Unhas, Riswanto MR yang juga merupakan peserta study tour mengatakan bahwa Perwakilan negara dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tentu wajib merespon permasalahan ini. Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kondisi warga negara yang berhubungan langsung dengan negara tetangga, dibutuhkan adanya ketegasan agar tak merugikan kedua negara. (Aam/Jn)

Dwikewarganegaraan di Perbatasan Harus Dituntaskan

MACCANEWS -- Program Studi Pascasarjana Administrasi Pembangunan Fisip Universitas Hasanuddin mengadakan Studi Banding Kebijakan dan Pelayanan Publik di Malaysia, Thailand dan Singapura. Salah satu agenda adalah berkunjung di Kedutaan besar Republik Indonesia di kuala Lumpur.Kunjungan ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2016.

Kunjungan ini diterima oleh atase bidang sosial budaya, KBRI. Adapun poin utama yang menjadi kebijakan  yang didiskusikan terkait masalah kependudukan, kesehatan dan transportasi.

Dalam diskusi ini, Salah satu masalah yang di soroti terkait masalah kependudukan khususnya di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Wacana kewarganegaraan ganda masyarakat perbatasan masih menjadi polemik yang tak kunjung usai dan belum terselesaikan hingga sekarang. Polemik mengenai kewarganegaraan ganda bukanlah masalah kecil sebab konsekuensinya tentu menimbulkan kerugian bagi negara. Ketidakjelasan status kewarganegaraan dapat pula dimanfaatkan oleh oknum demi suatu kepentingan tertentu. Hal ini diakui oleh KBRI, menurutnya jika itu menguntungkan bagi warga negara kita dalam memperoleh pelayanan publik tentunya tidak bisa kita larang. Tapi saat ini presiden sudah mengintruksikan untuk memperbaiki infrastruktur dan pelayanan publik di perbatasan.

Ketua Forum mahasiswa Pascasarjana Adminitrasi Pembangunan Unhas, Riswanto MR yang juga merupakan peserta study tour mengatakan bahwa Perwakilan negara dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tentu wajib merespon permasalahan ini. Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kondisi warga negara yang berhubungan langsung dengan negara tetangga, dibutuhkan adanya ketegasan agar tak merugikan kedua negara. (Aam/Jn)

Tuesday, November 15, 2016

MACCANEWS -- Jasad bayi yang dibuang oleh ayahnya sekitar setahun lalu, di kawasan pegunungan di Prefektur Osaka, Jepang, akhirnya ditemukan.

Jasad itu ditemukan Selasa (15/11/2016). Diberitakan Kyodo, polisi menemukan mayat yang terkubur di dekat sungai di perkampungan Chihayaakasaka pada pukul 14.15 waktu setempat.

Meski telah hilang lama. polisi baru mulai memfokuskan pencari bayi bernama Tatsuki Kajimoto tersebut di kawasan itu pada awal bulan ini.

Hal itu terjadi setelah sang ayah Suguru Kajimoto mengaku meninggalkan bayi yang dilahirkan pada Januari 2012 tersebut di sana.

Lelaki berusia 35 tahun yang bekerja sebagai buruh konstruksi dari Sakai di Osaka, dan istrinya Chiho (32) kini telah ditangkap.

Keduanya dituduh melakukan penipuan terhadap pemerintah, dengan mengklaim tunjangan pemeliharaan anak.

Polisi juga menjatuhkan tuduhan pembunuhan kepada Kajimoto. Sementara Chiho dikenai tuduhan lalai melindungi anaknya.

Dalam pengakuannya, Kajimoto mengaku membuang bayinya dari mobil para akhir Mei, di perbatasan antara prefektur Osaka dan Nara.

Namun, sumber yang dikutip Kyodo, menyebutkan, lelaki itu tak mengungkapkan tentang bagaimana dan kapan bayi itu tewas.

Pasangan ini telah tinggal bersama bayi tersebut sejak Desember 2013, di Matsubara, Prefektur Osaka, sebelum mereka pindah ke Sakai pada Desember 2015.

Pemerintah Kota Sakai sudah melakukan kunjungan ke rumah mereka, namun tak pernah melihat bayi tersebut. Hal ini diterangkan otoritas setempat.

Tak lama setelah penangkapan, lelaki itu mengatakan anak mereka tewas setelah jatuh dari tangga, dan jasadnya dibuang ke laut.

Setelah itu, Kajimoto menarik pernyataannya itu.

Sang ibu mengaku, suaminya membawa anak mereka ke suatu tempat saat menjelang Natal tahun lalu. Namun Chiho mengaku tak tahu ke mana anak itu dibawa. (*/Jn)
Sumber: Kompas.com

Jasad Bayi Ini Ditemukan, Setelah Dibuang Ayah Setahun yang Lalu

MACCANEWS -- Jasad bayi yang dibuang oleh ayahnya sekitar setahun lalu, di kawasan pegunungan di Prefektur Osaka, Jepang, akhirnya ditemukan.

Jasad itu ditemukan Selasa (15/11/2016). Diberitakan Kyodo, polisi menemukan mayat yang terkubur di dekat sungai di perkampungan Chihayaakasaka pada pukul 14.15 waktu setempat.

Meski telah hilang lama. polisi baru mulai memfokuskan pencari bayi bernama Tatsuki Kajimoto tersebut di kawasan itu pada awal bulan ini.

Hal itu terjadi setelah sang ayah Suguru Kajimoto mengaku meninggalkan bayi yang dilahirkan pada Januari 2012 tersebut di sana.

Lelaki berusia 35 tahun yang bekerja sebagai buruh konstruksi dari Sakai di Osaka, dan istrinya Chiho (32) kini telah ditangkap.

Keduanya dituduh melakukan penipuan terhadap pemerintah, dengan mengklaim tunjangan pemeliharaan anak.

Polisi juga menjatuhkan tuduhan pembunuhan kepada Kajimoto. Sementara Chiho dikenai tuduhan lalai melindungi anaknya.

Dalam pengakuannya, Kajimoto mengaku membuang bayinya dari mobil para akhir Mei, di perbatasan antara prefektur Osaka dan Nara.

Namun, sumber yang dikutip Kyodo, menyebutkan, lelaki itu tak mengungkapkan tentang bagaimana dan kapan bayi itu tewas.

Pasangan ini telah tinggal bersama bayi tersebut sejak Desember 2013, di Matsubara, Prefektur Osaka, sebelum mereka pindah ke Sakai pada Desember 2015.

Pemerintah Kota Sakai sudah melakukan kunjungan ke rumah mereka, namun tak pernah melihat bayi tersebut. Hal ini diterangkan otoritas setempat.

Tak lama setelah penangkapan, lelaki itu mengatakan anak mereka tewas setelah jatuh dari tangga, dan jasadnya dibuang ke laut.

Setelah itu, Kajimoto menarik pernyataannya itu.

Sang ibu mengaku, suaminya membawa anak mereka ke suatu tempat saat menjelang Natal tahun lalu. Namun Chiho mengaku tak tahu ke mana anak itu dibawa. (*/Jn)
Sumber: Kompas.com

MACCANEWS -- Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulsel Hj. Rini Riatika Djohari, merupakan satu satunya perwakilan dari Indonesia yang mendapat kehormatan menghadiri Konferensi internasional,9th Global Health Supply Chain (GHSC) di Dar Es Salaam, Tanzania 15-18 Nopember 2016.

Junardi, Perwakilan Rante Pasok Alkon di Sulsel yang merupakan orang dekat Rini, Selasa (15/11/2016) via telepon menjelaskan Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj. Rini, akan menjadi pembicara pada acara tersebut  dengan  tema, Membangun sistem Rantai pasok Alokon yang berkelanjutan untuk desentralisasi sistem kesehatan di Sulsel.

Menurutnya, Rini, terpilih mengikuti konferensi di Tanzania, karena dinilai cepat merespon pembenahan sistem rantai pasok dan pengelolaan alokon yang selama ini selalu terjadi kekurangan di tingkat pelayanan kesehatan .

Untuk memastikan hal tersebut, kata Junardi, kedepannya diharapkan masalah alokon bukan hanya masalah jumlah yang didistribusi secara nasional yang kadang tidak cukup, tetapi karena tata kelola distribusi dan pencatatan-pelaporan yang kurang baik, kemudian penyimpanan yang tidak layak, sehingga kepala Perwakilan BKKBN Hj.Rini, menyiapkan anggaran yang lebih besar dalam dua tahun terakhir, dalam rangka  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia  dan komitmen Pengelolaan dengan penyiapan anggaran yang lebih tinggi.

Selain itu, kapasitas staf pengelola alokon, terus ditingkatkan melalhi pelatihan untuk seluruh kabupaten, menyediakan dana koordinasi rutin dan anggaran monitoring  untuk memastikan sistem bisa berjalan dengan baik.

Pada kegiatan tersebut, sambung Junardi, selain akan mempresentasikan strateginya mengatasi masalah kelangkaan alokon, juga akan memperoleh pengalaman pihak lain yg sulses mengatasi masalah yang sama dari berbagai negara di belahan dunia lain. Dan tentu akan menjadi bahan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan alokon  kedepan. (Aso/Jn)

Rini Riatika Wakili Indonesia di Konferensi International 9 Tahun GHSC di Tanzania

MACCANEWS -- Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulsel Hj. Rini Riatika Djohari, merupakan satu satunya perwakilan dari Indonesia yang mendapat kehormatan menghadiri Konferensi internasional,9th Global Health Supply Chain (GHSC) di Dar Es Salaam, Tanzania 15-18 Nopember 2016.

Junardi, Perwakilan Rante Pasok Alkon di Sulsel yang merupakan orang dekat Rini, Selasa (15/11/2016) via telepon menjelaskan Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj. Rini, akan menjadi pembicara pada acara tersebut  dengan  tema, Membangun sistem Rantai pasok Alokon yang berkelanjutan untuk desentralisasi sistem kesehatan di Sulsel.

Menurutnya, Rini, terpilih mengikuti konferensi di Tanzania, karena dinilai cepat merespon pembenahan sistem rantai pasok dan pengelolaan alokon yang selama ini selalu terjadi kekurangan di tingkat pelayanan kesehatan .

Untuk memastikan hal tersebut, kata Junardi, kedepannya diharapkan masalah alokon bukan hanya masalah jumlah yang didistribusi secara nasional yang kadang tidak cukup, tetapi karena tata kelola distribusi dan pencatatan-pelaporan yang kurang baik, kemudian penyimpanan yang tidak layak, sehingga kepala Perwakilan BKKBN Hj.Rini, menyiapkan anggaran yang lebih besar dalam dua tahun terakhir, dalam rangka  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia  dan komitmen Pengelolaan dengan penyiapan anggaran yang lebih tinggi.

Selain itu, kapasitas staf pengelola alokon, terus ditingkatkan melalhi pelatihan untuk seluruh kabupaten, menyediakan dana koordinasi rutin dan anggaran monitoring  untuk memastikan sistem bisa berjalan dengan baik.

Pada kegiatan tersebut, sambung Junardi, selain akan mempresentasikan strateginya mengatasi masalah kelangkaan alokon, juga akan memperoleh pengalaman pihak lain yg sulses mengatasi masalah yang sama dari berbagai negara di belahan dunia lain. Dan tentu akan menjadi bahan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan alokon  kedepan. (Aso/Jn)

Sunday, October 30, 2016

MACCANEWS - Calon presiden (capres) Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump dan rivalnya, Hillary Clinton dari partai Demokrat terus bersaing sengit dalam pemilihan presiden AS. Setelah sempat kalah, kini Hillary unggul tipis atas Trump dalam jumlah perolehan electoral vote.

Menurut proyeksi CNN, Rabu (9/11/2016), sejauh ini Hillary telah meraih 190 electoral vote, sementara Trump tertinggal dengan 186 electoral vote. Dibutuhkan setidaknya 270 electoral college, dari total 538 electoral college, untuk memenangkan pilpres AS.

Electoral college adalah kumpulan individu (disebut elector) yang nantinya akan memiliki kewenangan untuk memilih presiden. Jadi ketika di hari pemungutan suara seorang warga AS memilih capres A, secara teknis sebenarnya dia sedang memilih elector yang akan dia pasrahi untuk memilih A di sidang electoral college.

Pemberian suara oleh warga disebut popular vote, sementara pemberian suara oleh elector disebut electoral vote. Setiap negara bagian memiliki jumlah electoral vote tertentu, berdasarkan jumlah populasi, dan siapapun yang memenangkan popular vote di sebuah negara bagian berarti juga memenangkan electoral vote. (*/yudi)

Kejar-kejaran, Hillary Clinton Kini Unggul Tipis dari Donald Trump

MACCANEWS - Calon presiden (capres) Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump dan rivalnya, Hillary Clinton dari partai Demokrat terus bersaing sengit dalam pemilihan presiden AS. Setelah sempat kalah, kini Hillary unggul tipis atas Trump dalam jumlah perolehan electoral vote.

Menurut proyeksi CNN, Rabu (9/11/2016), sejauh ini Hillary telah meraih 190 electoral vote, sementara Trump tertinggal dengan 186 electoral vote. Dibutuhkan setidaknya 270 electoral college, dari total 538 electoral college, untuk memenangkan pilpres AS.

Electoral college adalah kumpulan individu (disebut elector) yang nantinya akan memiliki kewenangan untuk memilih presiden. Jadi ketika di hari pemungutan suara seorang warga AS memilih capres A, secara teknis sebenarnya dia sedang memilih elector yang akan dia pasrahi untuk memilih A di sidang electoral college.

Pemberian suara oleh warga disebut popular vote, sementara pemberian suara oleh elector disebut electoral vote. Setiap negara bagian memiliki jumlah electoral vote tertentu, berdasarkan jumlah populasi, dan siapapun yang memenangkan popular vote di sebuah negara bagian berarti juga memenangkan electoral vote. (*/yudi)

Thursday, October 20, 2016

MACCANEWS -- Seorang kakek asalNigeria mendadak jadi perbincangan di berbagai media asing. Dilansir dariIndependent.co.uk kemunculan kakek bernama Mohammed Bello Abubakar yang hobi poligami ini seperti menjawab rumor bahwa dirinya telah meninggal dunia. Ya, beberapa tahun lalu Bello sempat mengejutkan dunia lantaran dirinya telah menikah dengan 107 wanita.

“Aku masih hidup dan baik-baik aja,” ungkap Bello seperti dikutip dari Independent.co.uk, Rabu (19/10/2016).

Kakek Bello memang sudah pernah menikah sebanyak 107 kali, namun ia telah menceraikan ke-10 istrinya, jadi sekarang ia hanya memiliki 97 istri. Jumlah yang sangat luar biasa, bukan? Tapi, siapa yang menyangka jika ternyata kakek Bello masih ingin menikah lagi.

“Jumlah istriku sudah sangat banyak? Saya hanya memiliki 97 istri,” katanya.

“Saya masih akan menikah lagi. Selama saya masih hidup saya masih akan terus menikah,” ungkap Bello.

Di negaranya sendiri, pada 2008 lalu Bello sebenarnya telah diminta untuk menceraikan ke 82 istrinya, dari 86 istri yang ia miliki. Tapi, Bello tetap menolak walaupun ia diancam akan diusir dari negaranya.

Apa yang dilakukan oleh kakek Bello ini memang dianggap telah bertentangan dengan syariah Islam yang hanya membatasipoligami sebanyak empat perempuan. Namun Bello memang punya pendapat berbeda mengenai hal itu. “Saya hanya ingin memberikan saran kepada mereka yang tidak suka dengan jumlah istri yang saya miliki. Saya meminta untuk mereka berhenti. Saya mungkin akan menikahi dua istri lagi,” tegas Bello. (*/jn) 

Sumber : Bintang.com

Kakek Ini Berusia 92 Tahun Punya 97 Istri, Masih Mau Nikah Lagi

MACCANEWS -- Seorang kakek asalNigeria mendadak jadi perbincangan di berbagai media asing. Dilansir dariIndependent.co.uk kemunculan kakek bernama Mohammed Bello Abubakar yang hobi poligami ini seperti menjawab rumor bahwa dirinya telah meninggal dunia. Ya, beberapa tahun lalu Bello sempat mengejutkan dunia lantaran dirinya telah menikah dengan 107 wanita.

“Aku masih hidup dan baik-baik aja,” ungkap Bello seperti dikutip dari Independent.co.uk, Rabu (19/10/2016).

Kakek Bello memang sudah pernah menikah sebanyak 107 kali, namun ia telah menceraikan ke-10 istrinya, jadi sekarang ia hanya memiliki 97 istri. Jumlah yang sangat luar biasa, bukan? Tapi, siapa yang menyangka jika ternyata kakek Bello masih ingin menikah lagi.

“Jumlah istriku sudah sangat banyak? Saya hanya memiliki 97 istri,” katanya.

“Saya masih akan menikah lagi. Selama saya masih hidup saya masih akan terus menikah,” ungkap Bello.

Di negaranya sendiri, pada 2008 lalu Bello sebenarnya telah diminta untuk menceraikan ke 82 istrinya, dari 86 istri yang ia miliki. Tapi, Bello tetap menolak walaupun ia diancam akan diusir dari negaranya.

Apa yang dilakukan oleh kakek Bello ini memang dianggap telah bertentangan dengan syariah Islam yang hanya membatasipoligami sebanyak empat perempuan. Namun Bello memang punya pendapat berbeda mengenai hal itu. “Saya hanya ingin memberikan saran kepada mereka yang tidak suka dengan jumlah istri yang saya miliki. Saya meminta untuk mereka berhenti. Saya mungkin akan menikahi dua istri lagi,” tegas Bello. (*/jn) 

Sumber : Bintang.com

Sunday, October 16, 2016

MACCANEWS -- Ada banyak sekali hal-hal yang menakjubkan di dunia yang kadang-kadang kamu tak tahu harus dimana mencarinya. Bumi mempunyai banyak sekali manusia jenius yang bisa membuat hal menakjubkan, yang tentunya akan membuatmu tertegun ketika melihatnya.

Biasanya kita melihat jembatan yang membentang di atas perairan, namun berbeda dengan yang satu ini. Pada tahun 2002, dunia kagum pada Veluwemeer Aqueduct, sebuah karya terbaik insinyur yang berhasil menghubungkan daratan Belanda dan sebuah pulau buatan, Flevoland.

Banyak ide-ide keren yang dibahas, termasuk sebuah terowongan bawah air dan jembatan biasa. Tetapi proyek tersebut terlalu mahal dan menghabiskan banyak waktu. Ide utamanya adalah untuk menyatukan dua daratan dengan transportasi air yang melaju tanpa hambatan, kemacetan lalu lintas ataupun kapal.

Akhirnya keputusan yang paling luar biasa telah diambil, sebuah jembatan air. Pejalan kaki tidak dilupakan disini karena jalan tersebut dilengkapi dengan trotoar di kedua sisinya. Hari ini, lebih dari 28.000 mobil melintasi jembatan dengan kedalaman 10 kaki tersebut. Sementara perahu bisa dengan tenang melewati jalur perairan yang ada di atasnya. (*/Jn)

Sumber : Inovasee.com

Keren, Jembatan Ini Telah Mematahkan Hukum Fisika

MACCANEWS -- Ada banyak sekali hal-hal yang menakjubkan di dunia yang kadang-kadang kamu tak tahu harus dimana mencarinya. Bumi mempunyai banyak sekali manusia jenius yang bisa membuat hal menakjubkan, yang tentunya akan membuatmu tertegun ketika melihatnya.

Biasanya kita melihat jembatan yang membentang di atas perairan, namun berbeda dengan yang satu ini. Pada tahun 2002, dunia kagum pada Veluwemeer Aqueduct, sebuah karya terbaik insinyur yang berhasil menghubungkan daratan Belanda dan sebuah pulau buatan, Flevoland.

Banyak ide-ide keren yang dibahas, termasuk sebuah terowongan bawah air dan jembatan biasa. Tetapi proyek tersebut terlalu mahal dan menghabiskan banyak waktu. Ide utamanya adalah untuk menyatukan dua daratan dengan transportasi air yang melaju tanpa hambatan, kemacetan lalu lintas ataupun kapal.

Akhirnya keputusan yang paling luar biasa telah diambil, sebuah jembatan air. Pejalan kaki tidak dilupakan disini karena jalan tersebut dilengkapi dengan trotoar di kedua sisinya. Hari ini, lebih dari 28.000 mobil melintasi jembatan dengan kedalaman 10 kaki tersebut. Sementara perahu bisa dengan tenang melewati jalur perairan yang ada di atasnya. (*/Jn)

Sumber : Inovasee.com

Sunday, September 25, 2016



MACCANEWS - Calon presiden (capres) Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump dan rivalnya, Hillary Clinton dari partai Demokrat terus bersaing sengit dalam pemilihan presiden AS. Setelah sempat unggul, kini Hillary tertinggal dari rivalnya, Trump dalam jumlah perolehan electoral vote.

Menurut proyeksi CNN, Rabu (9/11/2016), sejauh ini Hillary baru meraih 209 electoral vote, kalah dari Trump yang kini meraup 232 electoral vote. Dibutuhkan setidaknya 270 electoral vote dari total 538 electoral vote, untuk memenangkan pilpres AS.

Perubahan posisi ini terjadi setelah Trump berhasil meraih kemenangan di Ohio dan North Carolina, dua negara bagian krusial yang harus dimenangkan Trump dalam pilpres ini.

Dalam sistem pemilu AS dikenal istilah electoral college yang merupakan kumpulan individu (disebut elector) yang nantinya akan memiliki kewenangan untuk memilih presiden. Jadi ketika di hari pemungutan suara seorang warga AS memilih capres A, secara teknis sebenarnya dia sedang memilih elector yang akan dia pasrahi untuk memilih A di sidang electoral college.

Pemberian suara oleh warga disebut popular vote, sementara pemberian suara oleh elector disebut electoral vote. Setiap negara bagian memiliki jumlah electoral vote tertentu, berdasarkan jumlah populasi, dan siapapun yang memenangkan popular vote di sebuah negara bagian berarti juga memenangkan electoral vote. (*/yudi)

Posisi Berubah Lagi, Trump Unggul atas Hillary



MACCANEWS - Calon presiden (capres) Amerika Serikat dari partai Republik, Donald Trump dan rivalnya, Hillary Clinton dari partai Demokrat terus bersaing sengit dalam pemilihan presiden AS. Setelah sempat unggul, kini Hillary tertinggal dari rivalnya, Trump dalam jumlah perolehan electoral vote.

Menurut proyeksi CNN, Rabu (9/11/2016), sejauh ini Hillary baru meraih 209 electoral vote, kalah dari Trump yang kini meraup 232 electoral vote. Dibutuhkan setidaknya 270 electoral vote dari total 538 electoral vote, untuk memenangkan pilpres AS.

Perubahan posisi ini terjadi setelah Trump berhasil meraih kemenangan di Ohio dan North Carolina, dua negara bagian krusial yang harus dimenangkan Trump dalam pilpres ini.

Dalam sistem pemilu AS dikenal istilah electoral college yang merupakan kumpulan individu (disebut elector) yang nantinya akan memiliki kewenangan untuk memilih presiden. Jadi ketika di hari pemungutan suara seorang warga AS memilih capres A, secara teknis sebenarnya dia sedang memilih elector yang akan dia pasrahi untuk memilih A di sidang electoral college.

Pemberian suara oleh warga disebut popular vote, sementara pemberian suara oleh elector disebut electoral vote. Setiap negara bagian memiliki jumlah electoral vote tertentu, berdasarkan jumlah populasi, dan siapapun yang memenangkan popular vote di sebuah negara bagian berarti juga memenangkan electoral vote. (*/yudi)

Friday, September 23, 2016

Pemimpin terkenal dari setiap kelompok di seluruh dunia

MACCANEWS -- seluruh lapisan masyarakat telah berkumpul bersama pada Peringatan Perayaan 2 Tahun Pertemuan Para Pemimpin Perdamaian Aliansi Agama-Agama di dunia(WARP Summit) pada tanggal 18 September di Soeul, Republik Korea dari yang  memberi dukungan dan mengusahakan pembentukan perdamaian menjadi suatu persetujuan, dimulainya pembuatan hukum internasional berdasarkan Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang yang telah diproklamasikan pada tanggal 14 Maret tahun ini.

1.000 para pemimpin terkenal dari setiap kelompok di seluruh dunia, sebagai peserta dari 130 negara, berpartisipasi dalam pertemuan para pemimpin yang diorganisasi oleh Budaya Surgawi, Perdamaian dunia, Pemulihan terang, yaitu suatu NGO internasional yang terdaftar dalam DPI PBB yang mengatur proyek-proyek yang berhubungan dengan perdamaian dan kampanye-kampanye di seluruh dunia. di rilis HPWL Maccanews.com (23/9/2016).

1) Forum Pembela Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Peperangan–Rencana kerja untuk mencari dukungan dari organisasi-organisasi antar pemerintahan, pemerintah dan masyarakat.

200 orang, termasuk para anggota Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL, para menteri, perwakilan-perwakilan berbagai organisasi dan lapisan sipil, menghadiri forum ini. Dalam pidato pembukaannya, Ketua HWPL, Man Hee Lee menggaris bawahi kerjasama global dengan menyatakan, kita telah datang bersama ke Perayaan Peringatan 2 tahun WARP Summit maka semua anggota keluarga perdamaian yang mempunyai keinginan kuat untuk perdamaian, harus menyatukan hati dan saling berkomunikasi untuk segera bersatu, karena itulah yang menjadi keinginan semua orang.

Para pemimpin agama telah mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk mengusahakan persatuan agama pada pertemuan di kantor WARP dan juga mendukung DPCW. "Sebagai seorang pemimpin yang memimpin para pengikutnya, mereka harus menjadi pemimpin dalam melakukan perjuangan guna membuat dunia lebih baik," Ungkap Ketua HWPL, Man Hee Lee.

Sementara itu ketua kelompok wanita perdamaian internasional (IWPG), Nam Hee Kim juga mengajak para peserta untuk memberikan dukungan mengatakan, “Perang hanya menimbulkan perang yang lain, meninggalkan rasa takut dan penderitaan kepada generasi kita di masa mendatang.

"Kita harus mencapai tujuan kita, dukungan untuk Deklarasi ini, jangan mengulang kekejaman perang bagi generasi selanjutnya. Jika kewaspadaan masyarakat akan masalah ini meningkat," ungkapnya.

Dimulai dengan kemampuan DPCW dan Kemungkinan pelaksanaannya dibawakan oleh Dr. Kamal Hossein, anggota HWPL Komite Perdamaian Hukum Internasional dan Advocate Senior di Pengadilan Tinggi Bangladesh.

Diskusi-diskusi para panelis yang terjadi sesudah itu berfokus pada peran-peran berbagai perkumpulan dan rencana kerja untuk mendukung DPCW yang dikembangkan menjadi sebuah pembentukan hukum internasional untuk pembangunan perdamaian.

Sementara itu pidato mengenai “Strategi untuk memberi Dukungan kepada Pemerintah tingkat Kota” yang disampaikan oleh Mr. Mihail Guzun Anggota Dewan Pengadilan Kota Codru, Republik Moldova.

Ms. Paula Boland, Direktur Eksekutif Asosiasi PBB berkata, NGO diperlengkapi dengan baik untuk mendidik dan mendukung prinsip-prinsip DPCW dan diadopsi oleh negara-negara anggota melalui pembentukan auditorium-auditorium alternatif di negara mereka masing-masing sebagai tempat untuk berinteraksi secara kolektif dan untuk tempat bergabung para individu yang mempunyai pemikiran dan tujuan yang sama.

9 forum panel, yang terdiri dari para pemimpin kelompok sipil, juga mendiskusikan rencana-rencana perundang-undangan dan pembuatan kebijakan pembentukan perdamaian berdasarkan DPCW dengan mempertimbangkan kondisi setiap negara.

3) Pertemuan yang ke-4 Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL – Rapat Tingkat Tinggi untuk Pembentukan dan Adopsi DPCW (Kelompok I, II, III)

Dimulai dengan pendahuluan dari DPCW oleh Dr. MD Nazrul Islam, anggota Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL dan Profesor Hukum Internasional, pertemuan ini mencoba untuk menemukan kemampuan dukungan dari organisasi-organisasi kelompok sipil melalui “Peran Negara dalam Adopsi Deklarasi CSO oleh PBB” yang dibawakan oleh Mr. Carlos Villan Duran, Presiden Kelompok Spanyol untuk Hukum Hak Asasi manusia Internasional (SSIHRL).

Para panelis maupun para hadirin, sangat memperhatikan pembicara, dan rapat dengan menteri-menteri luar negeri dan pakar-pakar pendidikan dalam Kelompok II dan III juga mendiskusikan pembuatan rencana-rencana untuk pembentukan perdamaian dalam kelompok dengan bantuan pemerintah, antar pemerintahan dan berbagai organisasi kelompok sipil.

3) Konferensi Pemimpin Agama Internasional

200 pemimpin agama dari agama-agama yang berbeda, seperti Buddha, Islam, Sikh dan Kristen, berkumpul di satu tempat. Pendeta tertinggi Marten de Jesus de Barahona, Pensiunan Archbishop Gerja Anglican El Salvador, juga berkata, “Kita tidak hanya meneruskan dialog tetapi juga memperluas Kantor Aliansi Agama-agama untuk perdamaian kepada komunitas lain untuk meneruskan promosi, berdialog dan mengundang sektor-sektor komunitas nasional lainnya agar berjanji untuk melaksanakan perjanjian perdamaian”.

Setelah konferensi media, wartawan, editor, koresponden dan presiden para perwakilan media dari 20 negara yang berpartisiapasi dalam “Forum Media untuk Dukungan DPCW”. Maka dengan ini, hari pertama Summit telah lengkap dan“Festival Perdamaian Perayaan Peringatan 2 tahun WARP Summit” akan diselenggarakan pada hari kedua. (As/Jn).

4 Point Dukungan Hukum Internasional untuk Perdamaian Dunia

Pemimpin terkenal dari setiap kelompok di seluruh dunia

MACCANEWS -- seluruh lapisan masyarakat telah berkumpul bersama pada Peringatan Perayaan 2 Tahun Pertemuan Para Pemimpin Perdamaian Aliansi Agama-Agama di dunia(WARP Summit) pada tanggal 18 September di Soeul, Republik Korea dari yang  memberi dukungan dan mengusahakan pembentukan perdamaian menjadi suatu persetujuan, dimulainya pembuatan hukum internasional berdasarkan Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang yang telah diproklamasikan pada tanggal 14 Maret tahun ini.

1.000 para pemimpin terkenal dari setiap kelompok di seluruh dunia, sebagai peserta dari 130 negara, berpartisipasi dalam pertemuan para pemimpin yang diorganisasi oleh Budaya Surgawi, Perdamaian dunia, Pemulihan terang, yaitu suatu NGO internasional yang terdaftar dalam DPI PBB yang mengatur proyek-proyek yang berhubungan dengan perdamaian dan kampanye-kampanye di seluruh dunia. di rilis HPWL Maccanews.com (23/9/2016).

1) Forum Pembela Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Peperangan–Rencana kerja untuk mencari dukungan dari organisasi-organisasi antar pemerintahan, pemerintah dan masyarakat.

200 orang, termasuk para anggota Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL, para menteri, perwakilan-perwakilan berbagai organisasi dan lapisan sipil, menghadiri forum ini. Dalam pidato pembukaannya, Ketua HWPL, Man Hee Lee menggaris bawahi kerjasama global dengan menyatakan, kita telah datang bersama ke Perayaan Peringatan 2 tahun WARP Summit maka semua anggota keluarga perdamaian yang mempunyai keinginan kuat untuk perdamaian, harus menyatukan hati dan saling berkomunikasi untuk segera bersatu, karena itulah yang menjadi keinginan semua orang.

Para pemimpin agama telah mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk mengusahakan persatuan agama pada pertemuan di kantor WARP dan juga mendukung DPCW. "Sebagai seorang pemimpin yang memimpin para pengikutnya, mereka harus menjadi pemimpin dalam melakukan perjuangan guna membuat dunia lebih baik," Ungkap Ketua HWPL, Man Hee Lee.

Sementara itu ketua kelompok wanita perdamaian internasional (IWPG), Nam Hee Kim juga mengajak para peserta untuk memberikan dukungan mengatakan, “Perang hanya menimbulkan perang yang lain, meninggalkan rasa takut dan penderitaan kepada generasi kita di masa mendatang.

"Kita harus mencapai tujuan kita, dukungan untuk Deklarasi ini, jangan mengulang kekejaman perang bagi generasi selanjutnya. Jika kewaspadaan masyarakat akan masalah ini meningkat," ungkapnya.

Dimulai dengan kemampuan DPCW dan Kemungkinan pelaksanaannya dibawakan oleh Dr. Kamal Hossein, anggota HWPL Komite Perdamaian Hukum Internasional dan Advocate Senior di Pengadilan Tinggi Bangladesh.

Diskusi-diskusi para panelis yang terjadi sesudah itu berfokus pada peran-peran berbagai perkumpulan dan rencana kerja untuk mendukung DPCW yang dikembangkan menjadi sebuah pembentukan hukum internasional untuk pembangunan perdamaian.

Sementara itu pidato mengenai “Strategi untuk memberi Dukungan kepada Pemerintah tingkat Kota” yang disampaikan oleh Mr. Mihail Guzun Anggota Dewan Pengadilan Kota Codru, Republik Moldova.

Ms. Paula Boland, Direktur Eksekutif Asosiasi PBB berkata, NGO diperlengkapi dengan baik untuk mendidik dan mendukung prinsip-prinsip DPCW dan diadopsi oleh negara-negara anggota melalui pembentukan auditorium-auditorium alternatif di negara mereka masing-masing sebagai tempat untuk berinteraksi secara kolektif dan untuk tempat bergabung para individu yang mempunyai pemikiran dan tujuan yang sama.

9 forum panel, yang terdiri dari para pemimpin kelompok sipil, juga mendiskusikan rencana-rencana perundang-undangan dan pembuatan kebijakan pembentukan perdamaian berdasarkan DPCW dengan mempertimbangkan kondisi setiap negara.

3) Pertemuan yang ke-4 Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL – Rapat Tingkat Tinggi untuk Pembentukan dan Adopsi DPCW (Kelompok I, II, III)

Dimulai dengan pendahuluan dari DPCW oleh Dr. MD Nazrul Islam, anggota Komite Perdamaian Hukum Internasional HWPL dan Profesor Hukum Internasional, pertemuan ini mencoba untuk menemukan kemampuan dukungan dari organisasi-organisasi kelompok sipil melalui “Peran Negara dalam Adopsi Deklarasi CSO oleh PBB” yang dibawakan oleh Mr. Carlos Villan Duran, Presiden Kelompok Spanyol untuk Hukum Hak Asasi manusia Internasional (SSIHRL).

Para panelis maupun para hadirin, sangat memperhatikan pembicara, dan rapat dengan menteri-menteri luar negeri dan pakar-pakar pendidikan dalam Kelompok II dan III juga mendiskusikan pembuatan rencana-rencana untuk pembentukan perdamaian dalam kelompok dengan bantuan pemerintah, antar pemerintahan dan berbagai organisasi kelompok sipil.

3) Konferensi Pemimpin Agama Internasional

200 pemimpin agama dari agama-agama yang berbeda, seperti Buddha, Islam, Sikh dan Kristen, berkumpul di satu tempat. Pendeta tertinggi Marten de Jesus de Barahona, Pensiunan Archbishop Gerja Anglican El Salvador, juga berkata, “Kita tidak hanya meneruskan dialog tetapi juga memperluas Kantor Aliansi Agama-agama untuk perdamaian kepada komunitas lain untuk meneruskan promosi, berdialog dan mengundang sektor-sektor komunitas nasional lainnya agar berjanji untuk melaksanakan perjanjian perdamaian”.

Setelah konferensi media, wartawan, editor, koresponden dan presiden para perwakilan media dari 20 negara yang berpartisiapasi dalam “Forum Media untuk Dukungan DPCW”. Maka dengan ini, hari pertama Summit telah lengkap dan“Festival Perdamaian Perayaan Peringatan 2 tahun WARP Summit” akan diselenggarakan pada hari kedua. (As/Jn).

Sunday, September 18, 2016


MACCANEWS -- WARP (World Alliance of Religions 'Perdamaian) Summit di Seoul, Republik Korea untuk advokasi hukum internasional untuk perdamaian global sukses menyelenggarakan Dua hari Peringatan Tahunan 2.

Breeana Jeong, Regional Manager tim Pers dan Media Liaison dari Budaya Surgawi, World Peace, Restorasi of Light (HWPL) merilis Festival Perdamaian dibuka 18 september 2016 di Seoul Olimpiade Stadion Jamsil.

Lebih dari 1.000 pemimpin dunia dari 130 negara dan 100.000 peserta, yang semuanya bersatu dengan satu tujuan tertentu untuk melaksanakan perdamaian dunia. Ungkap Breeana Jeong

Festival ini juga terdiri dari parade indah yang ditampilkan dari berbagai tema negara dan pertunjukan, pidato inspiratif dipegang oleh ketua Man Hee Lee dari HWPL, Ketua Nam Hee Kim dari IWPG.

Penonton bisa melihat sekilas kecil dari apa yang dunia ini bisa perbuat seperti jika perdamaian dunia dicapai. Papar Breeana Jeong selaku regional manager tim pers dan media liaison.(As/Jn)

HWPL Buka Festival Perdamaian di Seoul Olimpiade Stadion Jamsil


MACCANEWS -- WARP (World Alliance of Religions 'Perdamaian) Summit di Seoul, Republik Korea untuk advokasi hukum internasional untuk perdamaian global sukses menyelenggarakan Dua hari Peringatan Tahunan 2.

Breeana Jeong, Regional Manager tim Pers dan Media Liaison dari Budaya Surgawi, World Peace, Restorasi of Light (HWPL) merilis Festival Perdamaian dibuka 18 september 2016 di Seoul Olimpiade Stadion Jamsil.

Lebih dari 1.000 pemimpin dunia dari 130 negara dan 100.000 peserta, yang semuanya bersatu dengan satu tujuan tertentu untuk melaksanakan perdamaian dunia. Ungkap Breeana Jeong

Festival ini juga terdiri dari parade indah yang ditampilkan dari berbagai tema negara dan pertunjukan, pidato inspiratif dipegang oleh ketua Man Hee Lee dari HWPL, Ketua Nam Hee Kim dari IWPG.

Penonton bisa melihat sekilas kecil dari apa yang dunia ini bisa perbuat seperti jika perdamaian dunia dicapai. Papar Breeana Jeong selaku regional manager tim pers dan media liaison.(As/Jn)

Sunday, August 28, 2016


MACCANEWS -- Jumlah jemaah calon haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi karena sakit hingga hari ke-19 pemberangkatan mencapai 29 orang, setelah empat jemaah dilaporkan meninggal dunia pada Jumat lalu.

Seperti dilansir Antara, data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Sabtu (27/8/2016), waktu Arab Saudi, mencatat 3 jemaah meninggal dunia di Madinah dan seorang jemaah meninggal di Mekkah.

Tiga jemaah yang meninggal dunia di Madinah adalah Imam Rifai bin Ngali (60) dari kelompok terbang (kloter) 005 embarkasi Palembang, Siti Maskanah binti Djumri (66) dari kloter 013 embarkasi Banjarmasin, dan Zainabon binti Umar Muhammad (71) dari kloter 008 embarkasi Aceh.

Iman Rifai, pemegang paspor nomor B3343148, meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah akibat penyakit kardiovaskular pada pukul 17.09 waktu Arab Saudi.

Sementara itu Siti Maskanat, pemegang paspor nomor B3103471, meninggal dunia akibat neoplasma maligna atau jaringan ganas yang tumbuh di dalam tubuh di Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah pada pukul 12.00 waktu Arab Saudi.

Zainabon, pemegang paspor nomor B3172905, meninggal dunia di pondokan pada pukul 11.00 waktu Arab Saudi akibat penyakit kardiovaskular.

Seorang jemaah haji yang meninggal di Mekkah adalah Suhaimi bin Kadir Abdillah (62), pemegang paspor nomor B3758390, asal kloter 005 Embarkasi Medan. Yang bersangkutan meninggal dunia pada pukul 13.00 waktu Arab Saudi dalam perjalanan dari Masjidil Haram.

Sebelumnya telah dilaporkan 25 jamaah meninggal dunia di Madinah. Sementara itu data Siskohatkes menunjukkan bahwa 424 jemaah menjalani rawat inap di Madinah dan Mekah, sedangkan 720 jemaah dirujuk di Madinah, Mekah dan bandara. (mar/jn)

Sudah 29 Calon Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci


MACCANEWS -- Jumlah jemaah calon haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi karena sakit hingga hari ke-19 pemberangkatan mencapai 29 orang, setelah empat jemaah dilaporkan meninggal dunia pada Jumat lalu.

Seperti dilansir Antara, data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Sabtu (27/8/2016), waktu Arab Saudi, mencatat 3 jemaah meninggal dunia di Madinah dan seorang jemaah meninggal di Mekkah.

Tiga jemaah yang meninggal dunia di Madinah adalah Imam Rifai bin Ngali (60) dari kelompok terbang (kloter) 005 embarkasi Palembang, Siti Maskanah binti Djumri (66) dari kloter 013 embarkasi Banjarmasin, dan Zainabon binti Umar Muhammad (71) dari kloter 008 embarkasi Aceh.

Iman Rifai, pemegang paspor nomor B3343148, meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah akibat penyakit kardiovaskular pada pukul 17.09 waktu Arab Saudi.

Sementara itu Siti Maskanat, pemegang paspor nomor B3103471, meninggal dunia akibat neoplasma maligna atau jaringan ganas yang tumbuh di dalam tubuh di Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah pada pukul 12.00 waktu Arab Saudi.

Zainabon, pemegang paspor nomor B3172905, meninggal dunia di pondokan pada pukul 11.00 waktu Arab Saudi akibat penyakit kardiovaskular.

Seorang jemaah haji yang meninggal di Mekkah adalah Suhaimi bin Kadir Abdillah (62), pemegang paspor nomor B3758390, asal kloter 005 Embarkasi Medan. Yang bersangkutan meninggal dunia pada pukul 13.00 waktu Arab Saudi dalam perjalanan dari Masjidil Haram.

Sebelumnya telah dilaporkan 25 jamaah meninggal dunia di Madinah. Sementara itu data Siskohatkes menunjukkan bahwa 424 jemaah menjalani rawat inap di Madinah dan Mekah, sedangkan 720 jemaah dirujuk di Madinah, Mekah dan bandara. (mar/jn)

Monday, August 22, 2016


MACCANEWS -- Sebanyak 177 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Indonesia yang berangkat dengan menggunakan paspor Filiphina ditahan oleh pihak imigrasi Filiphina. Berdasarkan kabar yang beredar, beberapa diantaranya merupakan jamaah asal Sulsel.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengaku baru mengetahui hal tersebut dan masih mengecek kebenaran informasi yang diterimanya.

"Jujur saya baru tau itu dari media. Saya belum ikuti itu, dan masih mengecek kenapa bisa terjadi seperti itu," kata Syahrul.

Akan tetapi, Syahrul juga menegaskan jika memang ada pihak-pihak yang sengaja melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan prosedur dan menyebabkan hal itu terjadi, maka harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau memang ada yang melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur, saya akan tuntut mereka kalau mempermainkan rakyat saya. Itu hak saya," tegasnya.

Syahrul masih enggan berkomentar terlalu jauh karena saat ini ia belum memiliki data pasti mengenai kabar tersebut.

"Saya belum mau berbicara banyak karena saya belum ada data. Lagi pula masalah haji ini kan ditangani secara nasional. Jadi kita tidak boleh asal berkomentar," ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel Abdul Wahab Tahir mengaku, sampai saat ini masih menunggu koordinasi dari Kemenag Pusat, dan belum mengetahui nasib JCH yang tertahan di Filiphina.

"Soal nasib atau status apakah akan lanjut menjalankan ibadah, itu belum kita ketahui kejelasannya karena yang menentukan itu dari pusat," ujarnya, kemarin.

Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenag Sulsel secara utuh tidak terlibat dalam kasus itu, karena keberangkatannya sendiri tidak sesuai dengan jalur yang ada. Apalagi menyangkut jumlah JCH asal Sulsel, ia sendiri belum tahu itu.

"Kemenag tidak terlibat di dalam ranah itu, karena Kemenag tidak berkoordinasi dengan jemaah yang illegal. Yang diurus itu hanya yang legal dan kepengurusannya secara reguler. Kita juga belum tahu berapa jumlah jamaah asala Sulsel yang ikut tertahan disana," tegasnya.

Sepengetahuannya, KBRI Philiphina dan Kementrian Pusat sampai saat ini belum berkoordinasi seputar status 177 CJH tersebut dan masih menunggu hasil keputusan dari Kementrian Pusat.

Ia pun menghimbau masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji untuk mengikuti proses yang akan menjamin keberangkatannya, sehingga perlindungan secara hukum, bimbingan, dan pelayanan bisa dirasakan secara maksimal.

"Kalau mau naik haji, sebaiknya masyarakat mengikuti prosesnya. Ikuti jalur yang resmi," imbaunya. (fo/Jn)

177 JCH Indonesia Diantaranya Jamaah Sulsel Ditahan di Filiphina


MACCANEWS -- Sebanyak 177 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Indonesia yang berangkat dengan menggunakan paspor Filiphina ditahan oleh pihak imigrasi Filiphina. Berdasarkan kabar yang beredar, beberapa diantaranya merupakan jamaah asal Sulsel.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengaku baru mengetahui hal tersebut dan masih mengecek kebenaran informasi yang diterimanya.

"Jujur saya baru tau itu dari media. Saya belum ikuti itu, dan masih mengecek kenapa bisa terjadi seperti itu," kata Syahrul.

Akan tetapi, Syahrul juga menegaskan jika memang ada pihak-pihak yang sengaja melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan prosedur dan menyebabkan hal itu terjadi, maka harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau memang ada yang melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur, saya akan tuntut mereka kalau mempermainkan rakyat saya. Itu hak saya," tegasnya.

Syahrul masih enggan berkomentar terlalu jauh karena saat ini ia belum memiliki data pasti mengenai kabar tersebut.

"Saya belum mau berbicara banyak karena saya belum ada data. Lagi pula masalah haji ini kan ditangani secara nasional. Jadi kita tidak boleh asal berkomentar," ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel Abdul Wahab Tahir mengaku, sampai saat ini masih menunggu koordinasi dari Kemenag Pusat, dan belum mengetahui nasib JCH yang tertahan di Filiphina.

"Soal nasib atau status apakah akan lanjut menjalankan ibadah, itu belum kita ketahui kejelasannya karena yang menentukan itu dari pusat," ujarnya, kemarin.

Ia menegaskan bahwa Kanwil Kemenag Sulsel secara utuh tidak terlibat dalam kasus itu, karena keberangkatannya sendiri tidak sesuai dengan jalur yang ada. Apalagi menyangkut jumlah JCH asal Sulsel, ia sendiri belum tahu itu.

"Kemenag tidak terlibat di dalam ranah itu, karena Kemenag tidak berkoordinasi dengan jemaah yang illegal. Yang diurus itu hanya yang legal dan kepengurusannya secara reguler. Kita juga belum tahu berapa jumlah jamaah asala Sulsel yang ikut tertahan disana," tegasnya.

Sepengetahuannya, KBRI Philiphina dan Kementrian Pusat sampai saat ini belum berkoordinasi seputar status 177 CJH tersebut dan masih menunggu hasil keputusan dari Kementrian Pusat.

Ia pun menghimbau masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji untuk mengikuti proses yang akan menjamin keberangkatannya, sehingga perlindungan secara hukum, bimbingan, dan pelayanan bisa dirasakan secara maksimal.

"Kalau mau naik haji, sebaiknya masyarakat mengikuti prosesnya. Ikuti jalur yang resmi," imbaunya. (fo/Jn)

Saturday, August 6, 2016


MACCANEWS - Pasangan artis Hollywood Katy Perry dan Orlando Bloom saat ini sedang menjalani masa liburan di Italia. Pada Rabu (3/8/2016) lalu, ketahuan Orlando Bloom melucuti seluruh pakaiannya saat bersama sang kekasih.

Seperti disampaikan Ace Showbiz, Kamis (4/8/2016), aktor Pirates of the Caribbean itu terlihat bugil saat melakukan tamasya pantai di Sardinia. Orlando Bloom melepaskan celana pantainya sebelum mengarungi pinggir laut bersama Katy Perry.

Laman New York daily News mengunggah foto Orlando Bloom saat sedang mengayuh dayung di atas sampan kecil. Ia tampak berlutut di belakang Katy Perry dalam keadaan telanjang bulat.

Uniknya, Bloom masih mengenakan topi dan kacamata hitamnya. Sementara itu, Katy Perry terlihat mengenakan bikini tanpa tali bahu yang melingkari payudaranya.

Laman New York daily News mengunggah foto Orlando Bloom saat sedang mengayuh dayung di atas sampan kecil. Ia tampak berlutut di belakang Katy Perry dalam keadaan telanjang bulat.

Uniknya, Bloom masih mengenakan topi dan kacamata hitamnya. Sementara itu, Katy Perry terlihat mengenakan bikini tanpa tali bahu yang melingkari payudaranya. (*/om)

Buseett.. Pemeran Pirates of the Caribbean ini Tampil Bugil di Tempat Umum


MACCANEWS - Pasangan artis Hollywood Katy Perry dan Orlando Bloom saat ini sedang menjalani masa liburan di Italia. Pada Rabu (3/8/2016) lalu, ketahuan Orlando Bloom melucuti seluruh pakaiannya saat bersama sang kekasih.

Seperti disampaikan Ace Showbiz, Kamis (4/8/2016), aktor Pirates of the Caribbean itu terlihat bugil saat melakukan tamasya pantai di Sardinia. Orlando Bloom melepaskan celana pantainya sebelum mengarungi pinggir laut bersama Katy Perry.

Laman New York daily News mengunggah foto Orlando Bloom saat sedang mengayuh dayung di atas sampan kecil. Ia tampak berlutut di belakang Katy Perry dalam keadaan telanjang bulat.

Uniknya, Bloom masih mengenakan topi dan kacamata hitamnya. Sementara itu, Katy Perry terlihat mengenakan bikini tanpa tali bahu yang melingkari payudaranya.

Laman New York daily News mengunggah foto Orlando Bloom saat sedang mengayuh dayung di atas sampan kecil. Ia tampak berlutut di belakang Katy Perry dalam keadaan telanjang bulat.

Uniknya, Bloom masih mengenakan topi dan kacamata hitamnya. Sementara itu, Katy Perry terlihat mengenakan bikini tanpa tali bahu yang melingkari payudaranya. (*/om)


Proyek ambisius Kim Jong Un

MACCANEWS -- Kim Jong-un seolah tidak puas dengan program misil dan nuklirnya. Pemimpin Korea Utara (Korut) itu melantangkan proyek dan program ambisius untuk menancapkan bendera negaranya di bulan.

Kim Jong-un berambisi bahwa di bulan tidak hanya tertancap bendera Amerika Serikat (AS). Putra bungsu mendiang Kim Jong-il tersebut ingin para ilmuwannya, bisa menerbangkan astronot-astronot Korut ke orbit luar angkasa, bahkan hingga ke bulan.

Program ini kemudian dikonfirmasi Hyon Kwang-il, Direktur Departemen Riset Badan Antariksa Nasional Korut (NASA-nya Korut), bahwa proyek ini dipercaya bisa terwujud dalam kurun waktu satu dekade (10 tahun) ke depan.

“Walau AS dan sekutu-sekutunya berusaha menghalangi perkembangan antariksa kami, namun para ilmuwan kami akan menaklukkan angkasa dan pastinya, menancapkan bendera Korut di bulan,” tegas Hyon. (*/om)

Kim Jong-un Minta Bendera Korut juga Menancap di Bulan


Proyek ambisius Kim Jong Un

MACCANEWS -- Kim Jong-un seolah tidak puas dengan program misil dan nuklirnya. Pemimpin Korea Utara (Korut) itu melantangkan proyek dan program ambisius untuk menancapkan bendera negaranya di bulan.

Kim Jong-un berambisi bahwa di bulan tidak hanya tertancap bendera Amerika Serikat (AS). Putra bungsu mendiang Kim Jong-il tersebut ingin para ilmuwannya, bisa menerbangkan astronot-astronot Korut ke orbit luar angkasa, bahkan hingga ke bulan.

Program ini kemudian dikonfirmasi Hyon Kwang-il, Direktur Departemen Riset Badan Antariksa Nasional Korut (NASA-nya Korut), bahwa proyek ini dipercaya bisa terwujud dalam kurun waktu satu dekade (10 tahun) ke depan.

“Walau AS dan sekutu-sekutunya berusaha menghalangi perkembangan antariksa kami, namun para ilmuwan kami akan menaklukkan angkasa dan pastinya, menancapkan bendera Korut di bulan,” tegas Hyon. (*/om)

Thursday, August 4, 2016

Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto bersama Konsulat Jendral Amerika Serikat


MACCANEWS -- Bagai sayur tanpa garam, begitulah setiap kegiatan yang dilakukan konsulat jenderal Amerika Serikat seolah kurang lengkap tanpa kehadiran wali kota Makassar.

Terbukti, dalam berbagai event kenegaraan yang digelar negara super power ini selalu mengharapkan dan memohon kehadiran Wali kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto.

Danny pun menyempatkan diri hadir dalam kegiatan halal bi halal Konsulat Jendral Amerika Serikat di Surabaya,  (4/8/2016).

"Tak banyak yang diundang, hanya beberapa pemimpin terkemuka di Indonesia saja yang diharapkan kedatangannya seperti Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo), Wali Kota Bima Qurais Abidin, dan Wali Kota Makassar sendiri yang lebih dikenal dengan panggilan Danny Pomanto," Sebut Kabag Humas Pemkot Makassar Firman Hamid Pagarra.

Dalam kegiatan tersebut Konjen Amerika Serikat Heather C Variava menyambut hangat Danny dalam rangkaian Halal bi Halal US Consulate General in Surabaya dan peringatan 150 Anniversary of US Consulate General di kota pahlawan tersebut.

Sebagai tambahan informasi, Danny Pomanto pernah diundang khusus Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menghadiri acara Conference on The Asean Ekonomic Community (AEC) di San Fransisco 17 Februari lalu. Saat itu, Danny merupakan satu-satunya kepala daerah yang diundang. Danny hadir bersama presiden Indonesia Joko Widodo dan masing-masing menyampaikan orasi di podium yang sama. (Nia/Jn)

Amerika Buktikan Keunggulan Makassar di Mata Dunia

Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto bersama Konsulat Jendral Amerika Serikat


MACCANEWS -- Bagai sayur tanpa garam, begitulah setiap kegiatan yang dilakukan konsulat jenderal Amerika Serikat seolah kurang lengkap tanpa kehadiran wali kota Makassar.

Terbukti, dalam berbagai event kenegaraan yang digelar negara super power ini selalu mengharapkan dan memohon kehadiran Wali kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto.

Danny pun menyempatkan diri hadir dalam kegiatan halal bi halal Konsulat Jendral Amerika Serikat di Surabaya,  (4/8/2016).

"Tak banyak yang diundang, hanya beberapa pemimpin terkemuka di Indonesia saja yang diharapkan kedatangannya seperti Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo), Wali Kota Bima Qurais Abidin, dan Wali Kota Makassar sendiri yang lebih dikenal dengan panggilan Danny Pomanto," Sebut Kabag Humas Pemkot Makassar Firman Hamid Pagarra.

Dalam kegiatan tersebut Konjen Amerika Serikat Heather C Variava menyambut hangat Danny dalam rangkaian Halal bi Halal US Consulate General in Surabaya dan peringatan 150 Anniversary of US Consulate General di kota pahlawan tersebut.

Sebagai tambahan informasi, Danny Pomanto pernah diundang khusus Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menghadiri acara Conference on The Asean Ekonomic Community (AEC) di San Fransisco 17 Februari lalu. Saat itu, Danny merupakan satu-satunya kepala daerah yang diundang. Danny hadir bersama presiden Indonesia Joko Widodo dan masing-masing menyampaikan orasi di podium yang sama. (Nia/Jn)

Sunday, July 17, 2016




MACCANEWS -- Saat rakyat Turki berjuang untuk masa depan mereka, hanya ada keheningan dari para pemimpin Barat yang selama ini selalu menyuarakan tentang demokrasi. Konsulat Prancis telah ditutup dua hari sebelumnya. Apakah mereka mengetahui sesuatu yang tidak diketahui Turki ?

Untuk mengusung kudeta, tentara senior Turki dari unit komando, pasukan darat, tentara pertama dan keempat, dan angkatan udara melangkah jauh untuk merebut kekuasaan.

Mereka menduduki dua bandara dan menutup bandara ketiga. Mereka berusaha untuk memisahkan Eropa dari sisi Asia melalui Istanbul. Mereka mengebom parlemen di Ankara sembilan kali. Ada mengadakan pertempuran di luar markas badan intelijen Turki MIT. Mereka mengerahkan tank, helikopter tempur dan jet F16.

Untuk mengalahkan kudeta, presiden Turki menggunakan iPhone-nya. Masjid menggunakan pengeras suara mereka, menyerukan panggilan untuk berkumpul sebelum Subuh. Para pemimpin politik dari semua latar belakang ideologi, bahkan beberapa lawan utama presiden, menyerukan dengan jelas untuk mengalahkan kudeta. Polisi menangkap tentara.

Kelompok warga tanpa senjata merebut kembali CNN Turk dan jembatan di Bosphorus, menantang tembakan untuk merebut kembali demokrasi negara mereka.

Ini adalah jelas sebuah kudeta militer. Namun Kedutaan Besar AS di Ankara dalam pesan darurat untuk warga AS menyebutnya sebagai “pemberontakan”.

Geopolitik Futures merilis analisis mengatakan kudeta itu berhasil. BBC Arab, Sky News Arab, El Arabiya TV, Editor diplomatik ITN , semua jaringan media US mengatakan Erdogan telah ‘tamat’, atau telah melarikan diri ke Jerman.

The Guardian memuat berita pertama kali sebagai headline (yang kemudian diubah) mengatakan segala sesuatu tentang seorang penulis yang tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya tentang ‘kematian’ seorang pria yang dikualifikasikan sebagai Islamis otoriter: “Bagaimana Recep Tayyip Erdogan mengobarkan ketegangan di Turki”.

Saat rakyat Turki berjuang untuk masa depan mereka, hanya ada keheningan dari para pemimpin Barat yang selama ini selalu menyuarakan tentang demokrasi. Konsulat Prancis telah ditutup dua hari sebelumnya. Apakah mereka megetahui sesuatu yang tidak diketahui Turki ?

Dalam pernyataan awalnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menggunakan setiap kata kecuali “d” (kata kunci yang mengacu pada : kudeta). Dia berharap untuk “stabilitas dan perdamaian dan kontinuitas” di Turki.

Tidak ada sesuatu selain mendukung presiden terpilih secara sah dan parlemen yang terpilih secara sah. Hanya ketika sudah jelas bahwa kudeta itu gagal, Presiden Barack Obama dan Kerry menyatakan dengan jelas dukungan untuk Erdogan.

Jika Anda ingin tahu mengapa Eropa dan Amerika Serikat menjadi biang perpecahan di Timur Tengah, mengapa mereka kehilangan semua otoritas moral, bahkan semua jenis otoritas, dan mengapa mereka tidak lagi menjadi ‘pembawa lilin’ atas perubahan demokratis, perhatikan tiga jam saat mereka menunggu dan diam untuk melihat ke mana angin bertiup di Istanbul dan Ankara.

Saudi menunggu 15 jam sebelum mengeluarkan pernyataan yang mendukung Erdogan. Emirat dan media mereka menyebarkan pesan bahwa Erdogan telah melarikan diri dari negaranya.

Tepat di seberang kebenaran dipertunjukkan. Erdogan menunjukkan keberanian dengan masuk ke pesawat dan menuju Istanbul meskipun mengetahui F16 berada di udara dan landasan pacu di bandara Ataturk bisa saja ditutup.

Hanya tiga negara di dunia yang dengan jelas mendukung Erdogan dari awal – Maroko, Qatar, dan Sudan.

Apa yang sangat mengesankan adalah pernyataan politisi Turki yang memiliki semua alasan untuk menyingkirkan Erdogan, dan ingin mengambil kekuasaan. Dengan reputasinya, pemimpin partai oposisi terbesar di Turki, Kemal Kalicdaroglu dari Partai Rakyat Republik (CHP) berhaluan kiri moderat, segera mengeluarkan pernyataan terhadap kudeta dalam serangkaian tweets, mengatakan negara telah “menderita banyak” akibat kudeta militer di masa lalu .

Dua pemimpin AK party juga menyatakan dukungan. Mantan Presiden Abdullah Gul mengatakan kepada CNN Turk bahwa “Turki bukan negara Amerika Latin … Saya menelepon orang-orang yang berusaha untuk menggulingkan pemerintah, [mereka] harus kembali ke barak mereka.”

Mantan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan kepada Al Jazeera: “Turki adalah negara demokrasi … Saya tidak berpikir upaya ini akan berhasil. Tidak ada upaya apapun yang dibiarkan untuk mengguncang Turki. Kami menghadapi begitu banyak krisis di Suriah dan wilayah lainnya, saatnya untuk memiliki solidaritas dengan orang-orang Turki … Pada saat ini orang di kota-kota yang berbeda turun di jalan-jalan, melawan upaya kudeta. ”

Semua orang-orang ini bisa melihat konsensus Barat tentang Erdogan tidak berhasil. Bahwa proses lebih penting daripada ‘seorang tokoh’. Bahwa Turki, percaya atau tidak, akan berjuang dan mati untuk hak memilih presiden mereka.

Reaksi rakyat Turki berasal dari pemahaman demokrasi yang matang. Reaksi Barat adalah demokrasi rusak, yang dinodai oleh militer dan dukungan politik otokrasi.

Titik balik dalam permainan moralitas semalam di Turki datang ketika video Erdogan berbicara melalui iPhone-nya disiarkan dan menyebar secara viral melalui media sosial.

Sampai saat itu, tampak seolah-olah kudeta akan berhasil. Dia menyerukan orang-orang untuk turun ke jalan-jalan dan tetap bertahan di luar. Dan warga mengindahkan ancaman yang bahkan akan dibayar dengan kehidupan mereka. IPhone mengalahkan tank.

Turki terbukti bukanlah Mesir. Jika ada pelajaran di hari-hari gelap bagi demokrasi di Timur Tengah, itu adalah untuk orang-orang yang tinggal di sisi lain di Mediterania dan yang negaranya berdarah akibat otokrasi militer yang ‘dipuji’ sebagai revolusi kedua.

Bukan untuk pertama kalinya sejak 2011, otokrat seluruh wilayah harus gemetar pada saat itu. Kekuatan demokratis yang dapat melucuti tentara, dapat melucuti mereka juga.


David HearstOleh : David Hearst @davidahearst
David Hearst adalah editor-in-chief dari Middle East Eye. Dia adalah mantan pemimpin penulis asing di The Guardian, Associate Foreign Editor, European Editor, Moscow Bureau Chief, European Correspondent, dan Ireland Correspondent. Artikel ini pertama kali diterbitkan oleh Middle East Eye.

Tiga Negara di dunia mendukung Erdogan dari awal




MACCANEWS -- Saat rakyat Turki berjuang untuk masa depan mereka, hanya ada keheningan dari para pemimpin Barat yang selama ini selalu menyuarakan tentang demokrasi. Konsulat Prancis telah ditutup dua hari sebelumnya. Apakah mereka mengetahui sesuatu yang tidak diketahui Turki ?

Untuk mengusung kudeta, tentara senior Turki dari unit komando, pasukan darat, tentara pertama dan keempat, dan angkatan udara melangkah jauh untuk merebut kekuasaan.

Mereka menduduki dua bandara dan menutup bandara ketiga. Mereka berusaha untuk memisahkan Eropa dari sisi Asia melalui Istanbul. Mereka mengebom parlemen di Ankara sembilan kali. Ada mengadakan pertempuran di luar markas badan intelijen Turki MIT. Mereka mengerahkan tank, helikopter tempur dan jet F16.

Untuk mengalahkan kudeta, presiden Turki menggunakan iPhone-nya. Masjid menggunakan pengeras suara mereka, menyerukan panggilan untuk berkumpul sebelum Subuh. Para pemimpin politik dari semua latar belakang ideologi, bahkan beberapa lawan utama presiden, menyerukan dengan jelas untuk mengalahkan kudeta. Polisi menangkap tentara.

Kelompok warga tanpa senjata merebut kembali CNN Turk dan jembatan di Bosphorus, menantang tembakan untuk merebut kembali demokrasi negara mereka.

Ini adalah jelas sebuah kudeta militer. Namun Kedutaan Besar AS di Ankara dalam pesan darurat untuk warga AS menyebutnya sebagai “pemberontakan”.

Geopolitik Futures merilis analisis mengatakan kudeta itu berhasil. BBC Arab, Sky News Arab, El Arabiya TV, Editor diplomatik ITN , semua jaringan media US mengatakan Erdogan telah ‘tamat’, atau telah melarikan diri ke Jerman.

The Guardian memuat berita pertama kali sebagai headline (yang kemudian diubah) mengatakan segala sesuatu tentang seorang penulis yang tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya tentang ‘kematian’ seorang pria yang dikualifikasikan sebagai Islamis otoriter: “Bagaimana Recep Tayyip Erdogan mengobarkan ketegangan di Turki”.

Saat rakyat Turki berjuang untuk masa depan mereka, hanya ada keheningan dari para pemimpin Barat yang selama ini selalu menyuarakan tentang demokrasi. Konsulat Prancis telah ditutup dua hari sebelumnya. Apakah mereka megetahui sesuatu yang tidak diketahui Turki ?

Dalam pernyataan awalnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menggunakan setiap kata kecuali “d” (kata kunci yang mengacu pada : kudeta). Dia berharap untuk “stabilitas dan perdamaian dan kontinuitas” di Turki.

Tidak ada sesuatu selain mendukung presiden terpilih secara sah dan parlemen yang terpilih secara sah. Hanya ketika sudah jelas bahwa kudeta itu gagal, Presiden Barack Obama dan Kerry menyatakan dengan jelas dukungan untuk Erdogan.

Jika Anda ingin tahu mengapa Eropa dan Amerika Serikat menjadi biang perpecahan di Timur Tengah, mengapa mereka kehilangan semua otoritas moral, bahkan semua jenis otoritas, dan mengapa mereka tidak lagi menjadi ‘pembawa lilin’ atas perubahan demokratis, perhatikan tiga jam saat mereka menunggu dan diam untuk melihat ke mana angin bertiup di Istanbul dan Ankara.

Saudi menunggu 15 jam sebelum mengeluarkan pernyataan yang mendukung Erdogan. Emirat dan media mereka menyebarkan pesan bahwa Erdogan telah melarikan diri dari negaranya.

Tepat di seberang kebenaran dipertunjukkan. Erdogan menunjukkan keberanian dengan masuk ke pesawat dan menuju Istanbul meskipun mengetahui F16 berada di udara dan landasan pacu di bandara Ataturk bisa saja ditutup.

Hanya tiga negara di dunia yang dengan jelas mendukung Erdogan dari awal – Maroko, Qatar, dan Sudan.

Apa yang sangat mengesankan adalah pernyataan politisi Turki yang memiliki semua alasan untuk menyingkirkan Erdogan, dan ingin mengambil kekuasaan. Dengan reputasinya, pemimpin partai oposisi terbesar di Turki, Kemal Kalicdaroglu dari Partai Rakyat Republik (CHP) berhaluan kiri moderat, segera mengeluarkan pernyataan terhadap kudeta dalam serangkaian tweets, mengatakan negara telah “menderita banyak” akibat kudeta militer di masa lalu .

Dua pemimpin AK party juga menyatakan dukungan. Mantan Presiden Abdullah Gul mengatakan kepada CNN Turk bahwa “Turki bukan negara Amerika Latin … Saya menelepon orang-orang yang berusaha untuk menggulingkan pemerintah, [mereka] harus kembali ke barak mereka.”

Mantan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan kepada Al Jazeera: “Turki adalah negara demokrasi … Saya tidak berpikir upaya ini akan berhasil. Tidak ada upaya apapun yang dibiarkan untuk mengguncang Turki. Kami menghadapi begitu banyak krisis di Suriah dan wilayah lainnya, saatnya untuk memiliki solidaritas dengan orang-orang Turki … Pada saat ini orang di kota-kota yang berbeda turun di jalan-jalan, melawan upaya kudeta. ”

Semua orang-orang ini bisa melihat konsensus Barat tentang Erdogan tidak berhasil. Bahwa proses lebih penting daripada ‘seorang tokoh’. Bahwa Turki, percaya atau tidak, akan berjuang dan mati untuk hak memilih presiden mereka.

Reaksi rakyat Turki berasal dari pemahaman demokrasi yang matang. Reaksi Barat adalah demokrasi rusak, yang dinodai oleh militer dan dukungan politik otokrasi.

Titik balik dalam permainan moralitas semalam di Turki datang ketika video Erdogan berbicara melalui iPhone-nya disiarkan dan menyebar secara viral melalui media sosial.

Sampai saat itu, tampak seolah-olah kudeta akan berhasil. Dia menyerukan orang-orang untuk turun ke jalan-jalan dan tetap bertahan di luar. Dan warga mengindahkan ancaman yang bahkan akan dibayar dengan kehidupan mereka. IPhone mengalahkan tank.

Turki terbukti bukanlah Mesir. Jika ada pelajaran di hari-hari gelap bagi demokrasi di Timur Tengah, itu adalah untuk orang-orang yang tinggal di sisi lain di Mediterania dan yang negaranya berdarah akibat otokrasi militer yang ‘dipuji’ sebagai revolusi kedua.

Bukan untuk pertama kalinya sejak 2011, otokrat seluruh wilayah harus gemetar pada saat itu. Kekuatan demokratis yang dapat melucuti tentara, dapat melucuti mereka juga.


David HearstOleh : David Hearst @davidahearst
David Hearst adalah editor-in-chief dari Middle East Eye. Dia adalah mantan pemimpin penulis asing di The Guardian, Associate Foreign Editor, European Editor, Moscow Bureau Chief, European Correspondent, dan Ireland Correspondent. Artikel ini pertama kali diterbitkan oleh Middle East Eye.

Monday, May 16, 2016



MACCANEWS -- Mercedes-Benz dikabarkan tengah galau untuk memperkenalkan pikap di Amerika Serikat.

Dilansir Motor1, Selasa (17/5/2016), dikatakan Mercedes-Benz hingga saat ini belum memutuskan apakah akan menjual pikap mereka di Amerika Serikat atau tidak.

Padahal mantan CEO Mercedes-Benz Amerika Serikat, Steve Cannon sebelumnya mengatakan pikap mereka akan diperkenalkan pada pertengahan 2016. Akan tetapi CEO Mercedes-Benz Amerika Serikat saat ini, Dietmar Exler mengatakan belum ada keputusan untuk memperkenalkannya.

Karena menurut Dietmar Exler, meski sudah ada rencana yang sudah ditetapkan, Mercedes-Benz kini lebih memprioritaskan sesuatu yang menampilkan ciri khas Mercedes-Benz, sehingga pikap Mercy ini masih terus digodok.

"Menjadi prioritas kami untuk bisa melahirkan produk yang benar-benar menampilan Mercedes-Benz baik dari ekterior maupun interior," ujar Dietmar Exler.

Namun rumor mengatakan, Mercedes-Benz sepertinya enggan bersaing di pasar pikap yang saat ini dikuasai oleh GM, Ford, dan FCA. Sehingga hal ini yang membuat Mercy ragu untuk memperkenalkan pikap di Amerika Serikat. (om)

Mercedes-Benz 'Galau' Jual Pikap di AS



MACCANEWS -- Mercedes-Benz dikabarkan tengah galau untuk memperkenalkan pikap di Amerika Serikat.

Dilansir Motor1, Selasa (17/5/2016), dikatakan Mercedes-Benz hingga saat ini belum memutuskan apakah akan menjual pikap mereka di Amerika Serikat atau tidak.

Padahal mantan CEO Mercedes-Benz Amerika Serikat, Steve Cannon sebelumnya mengatakan pikap mereka akan diperkenalkan pada pertengahan 2016. Akan tetapi CEO Mercedes-Benz Amerika Serikat saat ini, Dietmar Exler mengatakan belum ada keputusan untuk memperkenalkannya.

Karena menurut Dietmar Exler, meski sudah ada rencana yang sudah ditetapkan, Mercedes-Benz kini lebih memprioritaskan sesuatu yang menampilkan ciri khas Mercedes-Benz, sehingga pikap Mercy ini masih terus digodok.

"Menjadi prioritas kami untuk bisa melahirkan produk yang benar-benar menampilan Mercedes-Benz baik dari ekterior maupun interior," ujar Dietmar Exler.

Namun rumor mengatakan, Mercedes-Benz sepertinya enggan bersaing di pasar pikap yang saat ini dikuasai oleh GM, Ford, dan FCA. Sehingga hal ini yang membuat Mercy ragu untuk memperkenalkan pikap di Amerika Serikat. (om)


MACCANEWS, Damaskus, - Ledakan hebat mengguncang ladang gas utama di Suriah. Kelompok radikal ISIS dilaporkan sebagai pelaku peledakan pada Senin, 16 Mei waktu setempat.

Ladang gas Shaer tersebut, beberapa hari ini telah menjadi lokasi pertempuran ganas antara militan ISIS dan para pendukung pemerintah Suriah. Ladang gas itu merupakan yang terbesar di provinsi Homs.

"Ada tiga ledakan hebat yang dilakukan ISIS pada Senin," ujar Rami Abdel Rahman, direktur kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/5/2016).

Dikatakan Abdel Rahman, ISIS diyakini telah meledakkan sejumlah pusat-pusat pompa gas. Tidak diketahui mengenai ada tidaknya korban dalam ledakan tersebut.

Ledakan itu dilaporkan terasa hingga ke Palmyra, kota kuno yang berlokasi sekitar 50 kilometer tenggara Shaer. Militer Suriah berhasil merebut kembali Palmyra dari tangan ISIS pada 27 Maret lalu, setelah sekitar 10 bulan ISIS menguasai kota tersebut.

ISIS menguasai ladang gas Shaer pekan lalu, namun militer Suriah dan para milisi pro-pemerintah terus berjuang untuk merebutnya kembali. Pertempuran sengit pun terus terjadi hingga saat ini.

Kelompok teroris ISIS telah menguasai sejumlah faislitas minyak dan gas di Suriah dan Irak untuk mendanai kekhalifahan Islam yang didirikannya. (dtk)

ISIS Ledakkan Ladang Gas Utama di Suriah


MACCANEWS, Damaskus, - Ledakan hebat mengguncang ladang gas utama di Suriah. Kelompok radikal ISIS dilaporkan sebagai pelaku peledakan pada Senin, 16 Mei waktu setempat.

Ladang gas Shaer tersebut, beberapa hari ini telah menjadi lokasi pertempuran ganas antara militan ISIS dan para pendukung pemerintah Suriah. Ladang gas itu merupakan yang terbesar di provinsi Homs.

"Ada tiga ledakan hebat yang dilakukan ISIS pada Senin," ujar Rami Abdel Rahman, direktur kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/5/2016).

Dikatakan Abdel Rahman, ISIS diyakini telah meledakkan sejumlah pusat-pusat pompa gas. Tidak diketahui mengenai ada tidaknya korban dalam ledakan tersebut.

Ledakan itu dilaporkan terasa hingga ke Palmyra, kota kuno yang berlokasi sekitar 50 kilometer tenggara Shaer. Militer Suriah berhasil merebut kembali Palmyra dari tangan ISIS pada 27 Maret lalu, setelah sekitar 10 bulan ISIS menguasai kota tersebut.

ISIS menguasai ladang gas Shaer pekan lalu, namun militer Suriah dan para milisi pro-pemerintah terus berjuang untuk merebutnya kembali. Pertempuran sengit pun terus terjadi hingga saat ini.

Kelompok teroris ISIS telah menguasai sejumlah faislitas minyak dan gas di Suriah dan Irak untuk mendanai kekhalifahan Islam yang didirikannya. (dtk)

GALERI

SUARA WARGA suara pembaca pedomanta

Blogger templates. Proudly Powered by Inovasi Digital.