TERKINI

Tuesday, February 13, 2018

MACCAnews-  Ichsan Yasin Limpo (IYL) punya cara tersendiri mencairkan suasana. Sekalipun itu adalah tim atau pengurus parpol pengusung kandidat lain di Pilgub Sulsel Juni 2018 mendatang.

Saat mampir sejenak di Warkop Olala di Jalan Boulevard, Selasa (14/2/2017) pagi, IYL sempat menyapa dan mencandai pengurus teras Golkar Sulsel yang kebetulan juga "ngopi" di warkop tersebut.

Meski beda meja, tapi IYL yang di Pilgub Sulsel menggunakan nomor urut 4, mengeluarkan candaanya ke Wakil Ketua DPD I Golkar Maqbul Halim, serta Pengurus DPD I Afifuddin.

Sambil menoleh ke arah tempat duduk Maqbul dan Afifuddin, IYL memulai dengan bertanya ke Maqbul tentang tagline Danny Pomanto.

"Apa taglinenya Pak Danny Pomanto lagi? dua kali lebih baik atau 2
dua kali tambah baik?," kata IYL memulai "pancingannya" ke Maqbul yang memang memilih menjadi Ketua Tim Media Danny Pomanto di Pilkada Makassar.

Mendengar itu, Maqbul yang sempat menangani tim media NH-Aziz, langsung memberi jawaban. "Dua kali tambah baik," jawabnya.

IYL kemudian melanjutkan pertanyaannya. "2 x 2 berapa? 2 + 2 berapa?," tanya Ichsan lagi yang spontan dijawab kompak oleh Maqbul dan Afifuddin. "Empat," jawabnya sambil menaikkan empat jarinya.

Candaan IYL ke pengurus Golkar membuat suasana lebih cair. Apalagi, mereka tertawa bersama yang disaksikan beberapa mantan pengurus Golkar Sulsel, Andi Ian Latanro yang ikut mendampingi pasangan Andi Mudzakkar (Cakka) itu.

Sekadar diketahui, IYL-Cakka di Pilgub Sulsel merupakan kontestan nomor urut 4. Angka ini, punya banyak makna bagi pasangan Mister Komitmen tersebut. Salah satunya adalah appa sulapa.

Sehari sebelumnya, sejumlah srikandi Golkar yang mengantar NH-Aziz di pengundian nomor urut, antusias menyalami IYL setelah mendapatkan nomor urut 4. (*)

IYL Candai Pengurus Golkar: 2 + 2 Berapa?

MACCAnews-  Ichsan Yasin Limpo (IYL) punya cara tersendiri mencairkan suasana. Sekalipun itu adalah tim atau pengurus parpol pengusung kandidat lain di Pilgub Sulsel Juni 2018 mendatang.

Saat mampir sejenak di Warkop Olala di Jalan Boulevard, Selasa (14/2/2017) pagi, IYL sempat menyapa dan mencandai pengurus teras Golkar Sulsel yang kebetulan juga "ngopi" di warkop tersebut.

Meski beda meja, tapi IYL yang di Pilgub Sulsel menggunakan nomor urut 4, mengeluarkan candaanya ke Wakil Ketua DPD I Golkar Maqbul Halim, serta Pengurus DPD I Afifuddin.

Sambil menoleh ke arah tempat duduk Maqbul dan Afifuddin, IYL memulai dengan bertanya ke Maqbul tentang tagline Danny Pomanto.

"Apa taglinenya Pak Danny Pomanto lagi? dua kali lebih baik atau 2
dua kali tambah baik?," kata IYL memulai "pancingannya" ke Maqbul yang memang memilih menjadi Ketua Tim Media Danny Pomanto di Pilkada Makassar.

Mendengar itu, Maqbul yang sempat menangani tim media NH-Aziz, langsung memberi jawaban. "Dua kali tambah baik," jawabnya.

IYL kemudian melanjutkan pertanyaannya. "2 x 2 berapa? 2 + 2 berapa?," tanya Ichsan lagi yang spontan dijawab kompak oleh Maqbul dan Afifuddin. "Empat," jawabnya sambil menaikkan empat jarinya.

Candaan IYL ke pengurus Golkar membuat suasana lebih cair. Apalagi, mereka tertawa bersama yang disaksikan beberapa mantan pengurus Golkar Sulsel, Andi Ian Latanro yang ikut mendampingi pasangan Andi Mudzakkar (Cakka) itu.

Sekadar diketahui, IYL-Cakka di Pilgub Sulsel merupakan kontestan nomor urut 4. Angka ini, punya banyak makna bagi pasangan Mister Komitmen tersebut. Salah satunya adalah appa sulapa.

Sehari sebelumnya, sejumlah srikandi Golkar yang mengantar NH-Aziz di pengundian nomor urut, antusias menyalami IYL setelah mendapatkan nomor urut 4. (*)

Monday, February 12, 2018

MACCAnews- Pengundian nomor urut empat pasangan kontestan Pilgub Sulsel berjalan meriah. Yel-yel "Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan" menggema di ballroom, maupun di halaman hotel Four Point by Sheraton, Selasa (13/2/2018).

Yel-yel tersebut disuarakan tim dan pimpinan parpol pendukung, serta perwakilan relawan yang datang mengantar Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL Cakka) di pengundian nomor urut yang berlangsung mulai Pukul 13.20 Wita.

Tak hanya itu, yel-yel Punggawa Macakka juga menggema, baik di posko pemenangan rumah kita di Jalan Hertasning, maupun saat "Mister Komitmen" tiba di lokasi pengundian.

"Siapa kita? Kita Punggawa," teriak tim IYL-Cakka.


Meski menggemakan yel-yel, namun para relawan dan tim pemenangan tetap memperlihatkan sikap santun dan saling menghargai antar sesama pendukung lainnya. 

Sekadar diketahui, IYL-Cakka memilih tidak memobilisasi massa. Itu dilakukan untuk menjaga suasana kondusif dan ketertiban. (*)

Yel-Yel "Punggawa Macakka" Menggema di Lokasi Pengundian Nomor Urut

MACCAnews- Pengundian nomor urut empat pasangan kontestan Pilgub Sulsel berjalan meriah. Yel-yel "Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan" menggema di ballroom, maupun di halaman hotel Four Point by Sheraton, Selasa (13/2/2018).

Yel-yel tersebut disuarakan tim dan pimpinan parpol pendukung, serta perwakilan relawan yang datang mengantar Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL Cakka) di pengundian nomor urut yang berlangsung mulai Pukul 13.20 Wita.

Tak hanya itu, yel-yel Punggawa Macakka juga menggema, baik di posko pemenangan rumah kita di Jalan Hertasning, maupun saat "Mister Komitmen" tiba di lokasi pengundian.

"Siapa kita? Kita Punggawa," teriak tim IYL-Cakka.


Meski menggemakan yel-yel, namun para relawan dan tim pemenangan tetap memperlihatkan sikap santun dan saling menghargai antar sesama pendukung lainnya. 

Sekadar diketahui, IYL-Cakka memilih tidak memobilisasi massa. Itu dilakukan untuk menjaga suasana kondusif dan ketertiban. (*)

MACCAnews- Dua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar telah melakukan proses pengundian nomor urut di Hotel Grand Clarion, Makassar, Selasa (13/2/2018).

Pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi memperoleh nomor satu. Sementara pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti mendapar nomor urut dua.

Dari pantauan di lapangan suasana pengundian nomor urut ini diwarnai ketegangan antara dua pendukung calon.

Ratusan simpatisan tampak menggunakan seragam pasangan calon dengan tagline Makassar Untuk Kita. Bahkan sesekali melakukan orasi dijalan.

“Bertempat di Hotel Grand Clarion Makassar, KPU Makassar menetapkan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika nomor urut satu dan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Paramastuti nomor urut satu,” kata komisioner KPU, Wahid Hasyim. (*)

Penarikan Nomor Urut Paslon Walikota Makassar, DIAmi 2, Appi-Cicu 1

MACCAnews- Dua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar telah melakukan proses pengundian nomor urut di Hotel Grand Clarion, Makassar, Selasa (13/2/2018).

Pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi memperoleh nomor satu. Sementara pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti mendapar nomor urut dua.

Dari pantauan di lapangan suasana pengundian nomor urut ini diwarnai ketegangan antara dua pendukung calon.

Ratusan simpatisan tampak menggunakan seragam pasangan calon dengan tagline Makassar Untuk Kita. Bahkan sesekali melakukan orasi dijalan.

“Bertempat di Hotel Grand Clarion Makassar, KPU Makassar menetapkan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika nomor urut satu dan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Paramastuti nomor urut satu,” kata komisioner KPU, Wahid Hasyim. (*)

MACCAnews- Apresiasi terhadap rencana Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) untuk menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang tidak mewajibkan siswa/siswa menggunakan seragam sekolah terus berdatangan.

Kali ini datang dari aktivis dan pemerhati pendidikan Sulsel, yakni Direktur Lensa Cendikia Indonesia, Zulfahmi. Dia menilai  memajukan pendidikan tidak harus monoton pada seragam anak sekolah, seperti SD, SMP dan SMA sederajat.

Akan tetapi, menurutnya harus fokus pada peningkatan kualitas peserta didik. Apalagi, apa yang direncanakan Ichsan telah memiliki dasar konsep implementasi melalui disertasi doktoral eks Bupati Gowa dua periode ini.

"Nafasnya pendidikan itu sangat benar ada pada implementasi kualitas peserta didik. Jadi jika ada penegasan bahwa yang sekolah itu adalah otaknya bukan seragamnya, memang benar," kata Zulfahmi, Senin (12/2/2018).

Akan tetapi, dia menegaskan, dalam implementasi pendidikan itu juga harus diberikan support khusus pada pendekatan etika dan adab. Sehingga, dia menyarankan agar Ichsan bisa memastikan implementasi itu bisa berjalan maksimal.

"Jika fokus itu menjadi target. Harus ada jenjang evaluasi. Maksudnya harus dipastikan. Apakah implementasi kualitas pendidikan ini bisa maksimal. Saya kira konsep itu juga perlu disiapkan," kata dia.

Lebih jauh dia menilai, dengan tidak mewajibkan menggunakan seragam akan mengurangi beban orang tua peserta didik berkaitan tekhnis-tekhnis seragam.

Selain itu, melalui rencana kebijakan ini, Zulfahmi menegaskan agar mampu menjadi medium untuk menghilangkan Pungutan Liar (Pungli) yang cenderung muaranya juga berasal dari seragam sekolah.

"Pungli ini juga harus ditekan. Saya kira kebijakan ini akan menjadi medium antara kebiasaan Pungli di institusi pendidikan," tegasnya.(wan)

Pemerhati Pendidikan Apresiasi Rencana IYL-Cakka Buat Pergub Tak Wajibkan Seragam Sekolah

MACCAnews- Apresiasi terhadap rencana Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) untuk menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang tidak mewajibkan siswa/siswa menggunakan seragam sekolah terus berdatangan.

Kali ini datang dari aktivis dan pemerhati pendidikan Sulsel, yakni Direktur Lensa Cendikia Indonesia, Zulfahmi. Dia menilai  memajukan pendidikan tidak harus monoton pada seragam anak sekolah, seperti SD, SMP dan SMA sederajat.

Akan tetapi, menurutnya harus fokus pada peningkatan kualitas peserta didik. Apalagi, apa yang direncanakan Ichsan telah memiliki dasar konsep implementasi melalui disertasi doktoral eks Bupati Gowa dua periode ini.

"Nafasnya pendidikan itu sangat benar ada pada implementasi kualitas peserta didik. Jadi jika ada penegasan bahwa yang sekolah itu adalah otaknya bukan seragamnya, memang benar," kata Zulfahmi, Senin (12/2/2018).

Akan tetapi, dia menegaskan, dalam implementasi pendidikan itu juga harus diberikan support khusus pada pendekatan etika dan adab. Sehingga, dia menyarankan agar Ichsan bisa memastikan implementasi itu bisa berjalan maksimal.

"Jika fokus itu menjadi target. Harus ada jenjang evaluasi. Maksudnya harus dipastikan. Apakah implementasi kualitas pendidikan ini bisa maksimal. Saya kira konsep itu juga perlu disiapkan," kata dia.

Lebih jauh dia menilai, dengan tidak mewajibkan menggunakan seragam akan mengurangi beban orang tua peserta didik berkaitan tekhnis-tekhnis seragam.

Selain itu, melalui rencana kebijakan ini, Zulfahmi menegaskan agar mampu menjadi medium untuk menghilangkan Pungutan Liar (Pungli) yang cenderung muaranya juga berasal dari seragam sekolah.

"Pungli ini juga harus ditekan. Saya kira kebijakan ini akan menjadi medium antara kebiasaan Pungli di institusi pendidikan," tegasnya.(wan)

Wednesday, January 24, 2018

MACCAnews- Ichsan Yasin Limpo (IYL) boleh bernafas lega. Yah, salah satu tahapan menentukan untuk mendapatkan gelar doktor di Fakultas Hukum Unhas, berhasil dilewati dengan sempurna.

IYL yang menjalani ujian pra promosi program doktor, Kamis (25/01/2018), mampu meyakinkan sejumlah guru besar yang menjadi penguji dan promotornya di kampus merah tersebut.

Selama kurang lebih dua jam, IYL yang mengenakan jas almamater Unhas, mampu mempertahankan disertasinya tentang Politik Hukum Pendidikan Dasar Dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Keberhasilan pelopor perda pendidikan gratis di Indonesia ini, mengantarkannya bakal menyandang gelar doktor bidang hukum pendidikan di Unhas. Sebab IYL sisa menjalani ujian promosi yang diagendakan dalam waktu dekat.

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Farida Patittingi menguji performa Ichsan di ujian tertutup itu. Ichsan, kata Prof Farida, sangat layak untuk melaju ke ujian promosi doktornya.

"Semua penguji juga memberi penilaian sangat bagus. Di ujian tadi, lebih digali aspek filosofis dari penelitiannya," kata Prof Farida yang juga bertindak selaku promotor.

Ichsan sendiri dipastikan mendapat predikat pakar, usai menyandang gelar doktornya nanti. "Ya pakar hukum di bidang pendidikan," tutup Prof Farida.

Dalam disertasinya, Ichsan mengambil judul Politik Hukum Pendidikan Dasar Dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Sebelum ujian pra promosi, Ichsan melakukan penelitian di beberapa negara Asia dan Eropa. Seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, Finlandia dan Belanda.

Ichsan sendiri bukan tanpa tujuan mengambil sampel pendidikan dasar dalam penelitiannya. Ketua PMI Sulsel ini memang sangat peduli dengan pendidikan. (wan)

Selangkah Lagi IYL Jadi Pakar Hukum Pendidikan

MACCAnews- Ichsan Yasin Limpo (IYL) boleh bernafas lega. Yah, salah satu tahapan menentukan untuk mendapatkan gelar doktor di Fakultas Hukum Unhas, berhasil dilewati dengan sempurna.

IYL yang menjalani ujian pra promosi program doktor, Kamis (25/01/2018), mampu meyakinkan sejumlah guru besar yang menjadi penguji dan promotornya di kampus merah tersebut.

Selama kurang lebih dua jam, IYL yang mengenakan jas almamater Unhas, mampu mempertahankan disertasinya tentang Politik Hukum Pendidikan Dasar Dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Keberhasilan pelopor perda pendidikan gratis di Indonesia ini, mengantarkannya bakal menyandang gelar doktor bidang hukum pendidikan di Unhas. Sebab IYL sisa menjalani ujian promosi yang diagendakan dalam waktu dekat.

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Farida Patittingi menguji performa Ichsan di ujian tertutup itu. Ichsan, kata Prof Farida, sangat layak untuk melaju ke ujian promosi doktornya.

"Semua penguji juga memberi penilaian sangat bagus. Di ujian tadi, lebih digali aspek filosofis dari penelitiannya," kata Prof Farida yang juga bertindak selaku promotor.

Ichsan sendiri dipastikan mendapat predikat pakar, usai menyandang gelar doktornya nanti. "Ya pakar hukum di bidang pendidikan," tutup Prof Farida.

Dalam disertasinya, Ichsan mengambil judul Politik Hukum Pendidikan Dasar Dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Sebelum ujian pra promosi, Ichsan melakukan penelitian di beberapa negara Asia dan Eropa. Seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, Finlandia dan Belanda.

Ichsan sendiri bukan tanpa tujuan mengambil sampel pendidikan dasar dalam penelitiannya. Ketua PMI Sulsel ini memang sangat peduli dengan pendidikan. (wan)

Sunday, January 21, 2018

MACCAnews- Abdi Merah Putih (AMP) Sulsel terpanggil untuk ikut serta berperan dan berpartisipasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Organisasi yang menghimpun alumni Paskibraka ini, secara khusus membuka program bimbingan belajar bagi siswa yang ingin mengikuti SBMPTN.

Program yang dinamai  "Punggawa Scholarship" ini akan bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar terbaik di Indonesia, agar para siswa nantinya bisa diasah  secara intensif oleh mentor - mentor terbaik yang ada di Sulsel, baik secara tatap muka maupun online.

Sebagai bentuk kepeduliaan, AMP akan menanggung seluruh biaya bimbingan belajar. Peserta, cukup membayar biaya  biaya pendaftaran yang sudah meliputi handbook, tenaga pengajar handal, bimbingan konseling, pendampingan pilihan jurusan hingga bimbingan online.

Bagi 50 peserta Punggawa Scholarship dengan nilai try out tertinggi selama ikut bimbingan dan lolos di Universitas Hasanuddin, akan mendapatkan beasiswa tambahan berupa tanggungan SPP 1 Semester pertama.

"Kami berharap melalui program ini, antusias dan semangat adik - adik siswa SMU/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan akan semakin tinggi. Mengingat negara kita saat ini telah memasuki era MEA ( masyarakat ekonomi asia) yang mana investasi pendidikan akan sangat menentukan proses perjalanan bangsa ini kelak," urai  Ketua Umum Abdi Merah Putih Sulsel, Andi Ian Latanro, Senin (22/1/2018).

Ian berharap, semoga program ini bisa bernilai positif kepada masyarakat, khususnya bagi siswa-siswi  yang akan mengikuti  seleksi SBMPTN 2018.

"Dan program ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian  Bapak Ichsan Yasin Limpo selaku Pendiri Abdi Merah Putih pada pengembangan sumber daya manusia dan kualitas di bidang pendidikan," tambah Ian.

Terkait program ini, salah seorang siswa SMU di Bantaeng, Ayu Lestari yang juga merupakan anggota komunitas Abdi Merah Putih mengaku sangat bersyukur dengan Bimbel ini.

"Dengan adanya program ini, tentu saja itu sangat membantu. Selain mengurangi  pengeluaran  orang tua, tentu ini membuka jalan bagi kami bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit," katanya.

Ia berharap, kiranya program seperti ini bisa diikuti oleh banyak lembaga agar memudahkan para siswa yang ingin mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, terutama di daerah-daerah.(wan)

Bantu Siswa Jelang UMPTN, Abdi Merah Putih Gelar Punggawa Scholarship

MACCAnews- Abdi Merah Putih (AMP) Sulsel terpanggil untuk ikut serta berperan dan berpartisipasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Organisasi yang menghimpun alumni Paskibraka ini, secara khusus membuka program bimbingan belajar bagi siswa yang ingin mengikuti SBMPTN.

Program yang dinamai  "Punggawa Scholarship" ini akan bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar terbaik di Indonesia, agar para siswa nantinya bisa diasah  secara intensif oleh mentor - mentor terbaik yang ada di Sulsel, baik secara tatap muka maupun online.

Sebagai bentuk kepeduliaan, AMP akan menanggung seluruh biaya bimbingan belajar. Peserta, cukup membayar biaya  biaya pendaftaran yang sudah meliputi handbook, tenaga pengajar handal, bimbingan konseling, pendampingan pilihan jurusan hingga bimbingan online.

Bagi 50 peserta Punggawa Scholarship dengan nilai try out tertinggi selama ikut bimbingan dan lolos di Universitas Hasanuddin, akan mendapatkan beasiswa tambahan berupa tanggungan SPP 1 Semester pertama.

"Kami berharap melalui program ini, antusias dan semangat adik - adik siswa SMU/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan akan semakin tinggi. Mengingat negara kita saat ini telah memasuki era MEA ( masyarakat ekonomi asia) yang mana investasi pendidikan akan sangat menentukan proses perjalanan bangsa ini kelak," urai  Ketua Umum Abdi Merah Putih Sulsel, Andi Ian Latanro, Senin (22/1/2018).

Ian berharap, semoga program ini bisa bernilai positif kepada masyarakat, khususnya bagi siswa-siswi  yang akan mengikuti  seleksi SBMPTN 2018.

"Dan program ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian  Bapak Ichsan Yasin Limpo selaku Pendiri Abdi Merah Putih pada pengembangan sumber daya manusia dan kualitas di bidang pendidikan," tambah Ian.

Terkait program ini, salah seorang siswa SMU di Bantaeng, Ayu Lestari yang juga merupakan anggota komunitas Abdi Merah Putih mengaku sangat bersyukur dengan Bimbel ini.

"Dengan adanya program ini, tentu saja itu sangat membantu. Selain mengurangi  pengeluaran  orang tua, tentu ini membuka jalan bagi kami bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit," katanya.

Ia berharap, kiranya program seperti ini bisa diikuti oleh banyak lembaga agar memudahkan para siswa yang ingin mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, terutama di daerah-daerah.(wan)

MACCAnews- Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) membuktikan diri sebagai sosok pemimpin yang tepat untuk semua kalangan dari berbagai latar belakang.

Menghargai keberagaman dalam beragama, IYL-Cakka mengutus Ketua Tim Pemenangannya, Bahar Ngitung, untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama Hindu di Sulsel.

Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung, bertandang ke Pura Girinatha. Politisi kenyang pengalaman dalam pemenangan event politik itu disambut hangat Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Sulsel, Ir I Nyoman, Ketua Prajaniti Sulsel Wayan Arya Umandika Sumarya dan Ketua Prajaniti Makassar I Nyoman Suparta.

"Pak Ichsan dan Pak Cakka menitipkan salam kepada para pengurus Parisada Sulsel dan jajarannya. Kami datang untuk menjaga jalinan silaturahim. Juga kami datang untuk mendengarkan aspirasi pemeluk agama Hindu di Sulsel," tutur Obama mengawali silaturahmi.

Suasana keakraban terlihat dalam silaturahmi tersebut. Sesekali diselingi diskusi soal visi misi dan program IYL-Cakka. Sesekali pula diskusi diselingi tawa. Tanda bahwa IYL-Cakka dan para pemuka agama Hindu ini sudah sangat dekat.

Obama menjelaskan, IYL adalah sosok yang sangat peduli dengan kemanusiaan. Termasuk masalah pendidikan dan kesehatan. IYL juga adalah mantan bupati sarat prestasi. Sementara Cakka, pemimpin yang punya latar belakang keluarga religius. Tapi, sangat menghargai toleransi. Soal prestasi, Cakka juga sukses memimpin Kabupaten Luwu selama dua periode.

"Dan yang sangat penting, Pak Ichsan dan Pak Cakka adalah orang yang komitmen dan merakyat," papar Obama.

Masih menurut Obama, tujuan silaturahmi ini juga untuk mengetahui lebih banyak lagi, soal peran para pemuka agama dalam menyukseskan program pemerintah. "Karena Pak Ichsan dan Pak Cakka akan melibatkan seluruh kalangan masyarakat untuk membangun Sulsel kedepan. Tak terkecuali para pemeluk agama Hindu. Meski bukan mayoritas, tapi dukungan dari saudara-saudara di sini sangat kami butuhkan," pungkas Obama.

Sementara itu, salah satu pengurus Parisada Hindu Darma Provinsi Sulsel, mengapresiasi kunjungan Tim IYL-Cakka. "Meski kami bukan bagian dari yang mayoritas, tapi kami dianggap bagian yang besar. Kami sangat tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini," tuturnya.(*)

Jaga Toleransi, Tim IYL-Cakka Bertatap Muka dengan Tokoh Agama Hindu

MACCAnews- Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) membuktikan diri sebagai sosok pemimpin yang tepat untuk semua kalangan dari berbagai latar belakang.

Menghargai keberagaman dalam beragama, IYL-Cakka mengutus Ketua Tim Pemenangannya, Bahar Ngitung, untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama Hindu di Sulsel.

Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung, bertandang ke Pura Girinatha. Politisi kenyang pengalaman dalam pemenangan event politik itu disambut hangat Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Sulsel, Ir I Nyoman, Ketua Prajaniti Sulsel Wayan Arya Umandika Sumarya dan Ketua Prajaniti Makassar I Nyoman Suparta.

"Pak Ichsan dan Pak Cakka menitipkan salam kepada para pengurus Parisada Sulsel dan jajarannya. Kami datang untuk menjaga jalinan silaturahim. Juga kami datang untuk mendengarkan aspirasi pemeluk agama Hindu di Sulsel," tutur Obama mengawali silaturahmi.

Suasana keakraban terlihat dalam silaturahmi tersebut. Sesekali diselingi diskusi soal visi misi dan program IYL-Cakka. Sesekali pula diskusi diselingi tawa. Tanda bahwa IYL-Cakka dan para pemuka agama Hindu ini sudah sangat dekat.

Obama menjelaskan, IYL adalah sosok yang sangat peduli dengan kemanusiaan. Termasuk masalah pendidikan dan kesehatan. IYL juga adalah mantan bupati sarat prestasi. Sementara Cakka, pemimpin yang punya latar belakang keluarga religius. Tapi, sangat menghargai toleransi. Soal prestasi, Cakka juga sukses memimpin Kabupaten Luwu selama dua periode.

"Dan yang sangat penting, Pak Ichsan dan Pak Cakka adalah orang yang komitmen dan merakyat," papar Obama.

Masih menurut Obama, tujuan silaturahmi ini juga untuk mengetahui lebih banyak lagi, soal peran para pemuka agama dalam menyukseskan program pemerintah. "Karena Pak Ichsan dan Pak Cakka akan melibatkan seluruh kalangan masyarakat untuk membangun Sulsel kedepan. Tak terkecuali para pemeluk agama Hindu. Meski bukan mayoritas, tapi dukungan dari saudara-saudara di sini sangat kami butuhkan," pungkas Obama.

Sementara itu, salah satu pengurus Parisada Hindu Darma Provinsi Sulsel, mengapresiasi kunjungan Tim IYL-Cakka. "Meski kami bukan bagian dari yang mayoritas, tapi kami dianggap bagian yang besar. Kami sangat tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini," tuturnya.(*)

Wednesday, June 14, 2017


MACCANEWS-Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengikuti fit and proper test di kantor DPD Gerindra Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Rabu (14/6).

Danny memaparkan konsep Sombere dan Smart City, salah satu program andalannya menuju kota dunia yang sukses mengantar Makassar diperhitungkan hingga ke level dunia.

Kepiawaian Danny dalam presentasi fit and proper test mengundang decak kagum Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani. Tanpa sungkan Idris melayangkan pujian pada Danny, wali kota peraih 47 penghargaan nasional dan internasional. "Kalau Pak Danny yang presentasi semua bisa dibuat kagum," puji Ketua Idris.

Sombere dan Smart City yang selama ini diimplementasikan oleh pemerintahan Danny, mengawinkan antara nilai - nilai kearifan lokal dan modernitas. Masyarakat dapat menikmati kecanggihan teknologi War Room, salah satu bentuk dari Smart City.

Hebatnya, keberadaan Kamera CCTV (Closed Circuit Television) yang terkoneksi dengan War Room mampu menggagalkan tindak pelecehan seksual pada anak di bawah umur pertengahan tahun lalu. "Hakekat dari kota dunia adalah nyaman. Jika ditelisik lebih dalam lagi dapat diukur salah satunya dengan Smart City," papar Danny.

Bentuk lain dari Smart City adalah terbitnya Smart Card. Kartu yang menggabungkan teknologi perbankan, kependudukan, kesehatan, dan perpajakan. Smart Card memuat informasi NIK, NPWP, rekam medis, juga berfungsi sebagai kartu debit dan atm.

Fasilitas Smart Card telah dirasakan manfaatnya oleh pegawai lingkup Pemkot Makassar dan 5.969 ketua RT/RW (RT 4.972/RW 998) di Makassar secara bertahap.(*)

Di PDIP Danny Mengundang Decak Kagum


MACCANEWS-Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengikuti fit and proper test di kantor DPD Gerindra Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Rabu (14/6).

Danny memaparkan konsep Sombere dan Smart City, salah satu program andalannya menuju kota dunia yang sukses mengantar Makassar diperhitungkan hingga ke level dunia.

Kepiawaian Danny dalam presentasi fit and proper test mengundang decak kagum Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani. Tanpa sungkan Idris melayangkan pujian pada Danny, wali kota peraih 47 penghargaan nasional dan internasional. "Kalau Pak Danny yang presentasi semua bisa dibuat kagum," puji Ketua Idris.

Sombere dan Smart City yang selama ini diimplementasikan oleh pemerintahan Danny, mengawinkan antara nilai - nilai kearifan lokal dan modernitas. Masyarakat dapat menikmati kecanggihan teknologi War Room, salah satu bentuk dari Smart City.

Hebatnya, keberadaan Kamera CCTV (Closed Circuit Television) yang terkoneksi dengan War Room mampu menggagalkan tindak pelecehan seksual pada anak di bawah umur pertengahan tahun lalu. "Hakekat dari kota dunia adalah nyaman. Jika ditelisik lebih dalam lagi dapat diukur salah satunya dengan Smart City," papar Danny.

Bentuk lain dari Smart City adalah terbitnya Smart Card. Kartu yang menggabungkan teknologi perbankan, kependudukan, kesehatan, dan perpajakan. Smart Card memuat informasi NIK, NPWP, rekam medis, juga berfungsi sebagai kartu debit dan atm.

Fasilitas Smart Card telah dirasakan manfaatnya oleh pegawai lingkup Pemkot Makassar dan 5.969 ketua RT/RW (RT 4.972/RW 998) di Makassar secara bertahap.(*)

Tuesday, June 13, 2017


MACCANEWS--Sejumlah wilayah yang menjadi lumbung suara pada pemilihan gubernur(Pilgub) Sulsel akan menjadi rebutan para figur yang maju pada pesta demokrasi lima tahunan Juni 2018 mendatang. Konsultan Politik dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh mengatakan, bakal calon (balon) gubernur yang mengerucut maju di Pilgub Sulsel, berpotensi mendulang suara di wilayah tertentu.

Pasalnya, lanjut Arif, nama-nama yang diprediksi maju, punya kantong suara yang bisa dijadikan modal dalam mendulang dukungan signifikan. "Setiap kandidat pasti sudah punya gambaran sekaligus target, dimana saja yang bisa dijadikan kantong suara, dan wilayah pertarungan bebas, serta daerah yang sulit mendapat dukungan," kata Arif.

Menurut Arif, jika di Pilgub Sulsel memunculkan empat pasangan, seperti NH, IYL, NA dan Agus, maka potensi beririsan bisa terjadi. Sebab ada basis kandidat tertentu yang juga bisa dikapling kandidat wakil gubernur yang maju sebagai rival.

"Tetapi ada wilayah tertentu yang dominasi kandidat sulit digeser, karena figur tersebut sudah mengakar. Begitu juga ada kandidat yang berasal dari wilayah yang populasi pemilihnya tinggi, tapi masih lemah di grassroot," tambah Arif.

Direktur Nurani Institute, Nurmal Idrus menyebutkan setidaknya ada 4 wilayah besar dalam pembagian suara di Sulsel berdasarkan geopolitik, yakni Luwu Raya, Toraja, Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap ), Ajattapareng (Enrekang, Sidrap, Parepare,Pinrang dan Barru) serta Sulsel bagian Selatan (Gowa, Takalar, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar).

"Kita belum bisa memprediksinya secara bagus. Tetapi jika melihat latar belakang calon maka kita bisa menganalisa, bahwa daerah Bosowa akan didominasi oleh Nurdin Halid, Burhanuddin Andi dan Akbar Faizal. Luwu Raya akan didominasi oleh Azis Qahhar, Mudzakkar dan Luthfi Mutty."sebutnya.

Sedangkan wilayah Selatan  akan didominasi oleh IYL, Nurdin Abdullah, Aliyah Mustika. Sementara kata Nurmal wilayah Ajattapareng akan  oleh Agus AN,  Azis Qahar Muzakkar dan Rusdi Masse. Beberapa calon lain seperti Rivai Ras dan Tanribali Lamo akan punya dukungan yang menyebar di seluruh wilayah namun tak mendominasi. (*)

4 Wilayah Ini Jadi Rebutan Balon Gubernur


MACCANEWS--Sejumlah wilayah yang menjadi lumbung suara pada pemilihan gubernur(Pilgub) Sulsel akan menjadi rebutan para figur yang maju pada pesta demokrasi lima tahunan Juni 2018 mendatang. Konsultan Politik dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) Arif Saleh mengatakan, bakal calon (balon) gubernur yang mengerucut maju di Pilgub Sulsel, berpotensi mendulang suara di wilayah tertentu.

Pasalnya, lanjut Arif, nama-nama yang diprediksi maju, punya kantong suara yang bisa dijadikan modal dalam mendulang dukungan signifikan. "Setiap kandidat pasti sudah punya gambaran sekaligus target, dimana saja yang bisa dijadikan kantong suara, dan wilayah pertarungan bebas, serta daerah yang sulit mendapat dukungan," kata Arif.

Menurut Arif, jika di Pilgub Sulsel memunculkan empat pasangan, seperti NH, IYL, NA dan Agus, maka potensi beririsan bisa terjadi. Sebab ada basis kandidat tertentu yang juga bisa dikapling kandidat wakil gubernur yang maju sebagai rival.

"Tetapi ada wilayah tertentu yang dominasi kandidat sulit digeser, karena figur tersebut sudah mengakar. Begitu juga ada kandidat yang berasal dari wilayah yang populasi pemilihnya tinggi, tapi masih lemah di grassroot," tambah Arif.

Direktur Nurani Institute, Nurmal Idrus menyebutkan setidaknya ada 4 wilayah besar dalam pembagian suara di Sulsel berdasarkan geopolitik, yakni Luwu Raya, Toraja, Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap ), Ajattapareng (Enrekang, Sidrap, Parepare,Pinrang dan Barru) serta Sulsel bagian Selatan (Gowa, Takalar, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar).

"Kita belum bisa memprediksinya secara bagus. Tetapi jika melihat latar belakang calon maka kita bisa menganalisa, bahwa daerah Bosowa akan didominasi oleh Nurdin Halid, Burhanuddin Andi dan Akbar Faizal. Luwu Raya akan didominasi oleh Azis Qahhar, Mudzakkar dan Luthfi Mutty."sebutnya.

Sedangkan wilayah Selatan  akan didominasi oleh IYL, Nurdin Abdullah, Aliyah Mustika. Sementara kata Nurmal wilayah Ajattapareng akan  oleh Agus AN,  Azis Qahar Muzakkar dan Rusdi Masse. Beberapa calon lain seperti Rivai Ras dan Tanribali Lamo akan punya dukungan yang menyebar di seluruh wilayah namun tak mendominasi. (*)

Wednesday, June 7, 2017


MACCANEWS--Keputusan rapat pleno diperluas ke-2 pimpinan daerah Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Sulawesi Selatan (Sulsel), mengukuhkan serta mendukung penuh salah satu pengurus terbaik PD KBPP Polri Sulsel, Rahmat Sjamsu Alam (RSA) untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parepare periode 2018-2023 untuk bertarung di posisi calon Wali Kota Parepare.

Rapat Pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel berlangsung di RM. APONG, Jalan Boulevard, Makassar, Sabtu lalu (3/6) lalu dihadiri Pelaksana Tugas Ketua PD KBPP Polri Sulsel Mulyadi, Wakil Ketua PD KBPP Polri Sulsel H Makmur M Raonah, Sekretaris PD KBPP Polri Sulsel Nur Zakaria Leo, unsur Ketua PD KBPP Polri Sulsel Zakir Zabhara dan sejumlah pengurus serta kader terbaik PD KBPP Polri Sulsel.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua PD KBPP Polri Sulsel, Makmur M Raonah, saat dikonfirmasi, kemarin. Ketua LBH Putera Bayangkara ini menegaskan, salah satu hasil keputusan rapat pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel, adalah mendukung penuh salah satu pengurus terbaik PD KBPP Polri Sulsel, RSA untuk maju pada Pilkada Parepare periode 2018-2023 untuk bertarung di posisi 01.

Dukungan terhadap Rahmat diamini Pelaksana Tugas Ketua PD KBPP Polri Sulsel Mulyadi, Nur Zakaria Leo, unsur Ketua PD KBPP Polri Sulsel dan pengurus dan kader terbaik PD KBPP Polri Sulsel yang hadir dalam rapat pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel.

Didaulatnya Rahmat untuk maju di Pilwalkot Parepare untuk posisi 01 bukan tanpa alasan yang kuat. Namun telah melalui beberapa hal dan pertimbangan yang matang. Rahmat sendiri dinilai sebagai figur muda yang cerdas, memiliki kapabilitas dan integritas yang kuat, ramah, mudah bergaul dan sangat dikenal di seluruh lapisan masyarakat Parepare.

Apalagi, dukungan masyarakat Parepare sendiri diyakini cenderung masih besar dan solid, mengingat Rahmat merupakan Putra Mantan Walikota Parepare, Sjamsu Alam.

Saat ini Rahmat menjabat selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kota Parepare sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare.

Olehnya itu, lanjut Makmur, keputusan rapat pleno PD KBPP Polri Sulsel, menginstruksikan terhadap seluruh kader KBPP Polri Parepare agar menggerakkan seluruh kekuatannya untuk memenangkan Rahmat Sjamsu Alam (RSA) yang akrab disapa ATO ini, dalam kontestasi Pilwalkot Parepare yang dihelat 2018 mendatang.

Terhadap kader KBPP Polri yang berada di luar Parepare, kata dia, agar menyampaikan kepada kerabat dan sanak familynya yang berdomisili di Kota Parepare, untuk turut memberi dukungannya kepada RSA. (lan)

PD KBPP Polri Daulat RSA Maju di Pilkada Parepare


MACCANEWS--Keputusan rapat pleno diperluas ke-2 pimpinan daerah Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Sulawesi Selatan (Sulsel), mengukuhkan serta mendukung penuh salah satu pengurus terbaik PD KBPP Polri Sulsel, Rahmat Sjamsu Alam (RSA) untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parepare periode 2018-2023 untuk bertarung di posisi calon Wali Kota Parepare.

Rapat Pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel berlangsung di RM. APONG, Jalan Boulevard, Makassar, Sabtu lalu (3/6) lalu dihadiri Pelaksana Tugas Ketua PD KBPP Polri Sulsel Mulyadi, Wakil Ketua PD KBPP Polri Sulsel H Makmur M Raonah, Sekretaris PD KBPP Polri Sulsel Nur Zakaria Leo, unsur Ketua PD KBPP Polri Sulsel Zakir Zabhara dan sejumlah pengurus serta kader terbaik PD KBPP Polri Sulsel.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua PD KBPP Polri Sulsel, Makmur M Raonah, saat dikonfirmasi, kemarin. Ketua LBH Putera Bayangkara ini menegaskan, salah satu hasil keputusan rapat pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel, adalah mendukung penuh salah satu pengurus terbaik PD KBPP Polri Sulsel, RSA untuk maju pada Pilkada Parepare periode 2018-2023 untuk bertarung di posisi 01.

Dukungan terhadap Rahmat diamini Pelaksana Tugas Ketua PD KBPP Polri Sulsel Mulyadi, Nur Zakaria Leo, unsur Ketua PD KBPP Polri Sulsel dan pengurus dan kader terbaik PD KBPP Polri Sulsel yang hadir dalam rapat pleno diperluas ke-2 PD KBPP Polri Sulsel.

Didaulatnya Rahmat untuk maju di Pilwalkot Parepare untuk posisi 01 bukan tanpa alasan yang kuat. Namun telah melalui beberapa hal dan pertimbangan yang matang. Rahmat sendiri dinilai sebagai figur muda yang cerdas, memiliki kapabilitas dan integritas yang kuat, ramah, mudah bergaul dan sangat dikenal di seluruh lapisan masyarakat Parepare.

Apalagi, dukungan masyarakat Parepare sendiri diyakini cenderung masih besar dan solid, mengingat Rahmat merupakan Putra Mantan Walikota Parepare, Sjamsu Alam.

Saat ini Rahmat menjabat selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kota Parepare sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare.

Olehnya itu, lanjut Makmur, keputusan rapat pleno PD KBPP Polri Sulsel, menginstruksikan terhadap seluruh kader KBPP Polri Parepare agar menggerakkan seluruh kekuatannya untuk memenangkan Rahmat Sjamsu Alam (RSA) yang akrab disapa ATO ini, dalam kontestasi Pilwalkot Parepare yang dihelat 2018 mendatang.

Terhadap kader KBPP Polri yang berada di luar Parepare, kata dia, agar menyampaikan kepada kerabat dan sanak familynya yang berdomisili di Kota Parepare, untuk turut memberi dukungannya kepada RSA. (lan)

Monday, May 22, 2017


MACCANEWS--Bakal Calon Wali Kota Makassar Petahana Danny Pomanto diantar ratusan anggota Ormas saat mengembalikan formulir pendaftaran calon wali kota Makassar periode 2019- 2024 pada tiga partai.

Berbagai Ormas seperti Pemuda Pancasila, Garda Nusantara, Tim Masa Depan, Brigade 08, Laskar Merah Putih, Loyalis DP, dan relawan lainnya terlihat antusias mengiring pria bernama lengkap Moh. Ramdhan Pomanto ini mendaftar sebagai kandidat wali kota pada partai Gerindra, PAN, dan PBB.

Massifnya massa ormas dan relawan pendukung Danny itu mendapat respon baik ketua- ketua partai. Ketua DPC Gerindra Makassar Nahdam Yusuf mengatakan Danny adalah sosok yang memang sudah dikenal dari dulu.

"Danny sosok pemimpin yang visioner untuk membangun Makassar, dan sosok visioner untuk membangun Makassar ke depan," pungkasnya di kantor partai besutan Prabowo Subianto Minggu, (21/5).

Danny dan Gerindra menurut Nahdam telah lama menjain hubungan baik. Bahkan dirinya sendiri mengaku sudah menganggap Danny seperti saudara.

"Untuk itu saya instruksikan kepada anggota legislatif asal Gerindra Makassar agar menyatukan visi. Serta selalu mensuport kerja-kerja politik beliau saat Pilwalkot Makassar 2018 mendatang," tandasnya.

Terhitung sejak pengembalian formulir itu, Nahdam mengatakan Danny Pomanto sudah jadi Calon Wali Kota dari Partai Gerindra, dengan dukungan 15 PAC yang siap menyuport pada Pilwalkot nanti.

Sementara itu, Danny Pomanto mengatakan,  kenapa mereka Ormas datang ikut mengantar, karena melihat partai Gerindra hari ini dekat dengan rakyat. Dan, yang pasti dukungan mereka murni karena ingin melihat Makassar dua kali tambah baik.

"Hari ini saya melanjutkan proses demokrasi yakni mendaftar di Partai Gerindra. Secara resmi saya kembalikan Formulir ke Gerindra. Saya terimah kasih pada teman teman ormas dan relawan yang rela mendampingi saat pengembalian formulir ini. "ujar Danny saat tiba di Kantor DPC Gerindra. (om)

Pilwali 2018, Tiga Partai Terima Pengembalian Formulir Petahana


MACCANEWS--Bakal Calon Wali Kota Makassar Petahana Danny Pomanto diantar ratusan anggota Ormas saat mengembalikan formulir pendaftaran calon wali kota Makassar periode 2019- 2024 pada tiga partai.

Berbagai Ormas seperti Pemuda Pancasila, Garda Nusantara, Tim Masa Depan, Brigade 08, Laskar Merah Putih, Loyalis DP, dan relawan lainnya terlihat antusias mengiring pria bernama lengkap Moh. Ramdhan Pomanto ini mendaftar sebagai kandidat wali kota pada partai Gerindra, PAN, dan PBB.

Massifnya massa ormas dan relawan pendukung Danny itu mendapat respon baik ketua- ketua partai. Ketua DPC Gerindra Makassar Nahdam Yusuf mengatakan Danny adalah sosok yang memang sudah dikenal dari dulu.

"Danny sosok pemimpin yang visioner untuk membangun Makassar, dan sosok visioner untuk membangun Makassar ke depan," pungkasnya di kantor partai besutan Prabowo Subianto Minggu, (21/5).

Danny dan Gerindra menurut Nahdam telah lama menjain hubungan baik. Bahkan dirinya sendiri mengaku sudah menganggap Danny seperti saudara.

"Untuk itu saya instruksikan kepada anggota legislatif asal Gerindra Makassar agar menyatukan visi. Serta selalu mensuport kerja-kerja politik beliau saat Pilwalkot Makassar 2018 mendatang," tandasnya.

Terhitung sejak pengembalian formulir itu, Nahdam mengatakan Danny Pomanto sudah jadi Calon Wali Kota dari Partai Gerindra, dengan dukungan 15 PAC yang siap menyuport pada Pilwalkot nanti.

Sementara itu, Danny Pomanto mengatakan,  kenapa mereka Ormas datang ikut mengantar, karena melihat partai Gerindra hari ini dekat dengan rakyat. Dan, yang pasti dukungan mereka murni karena ingin melihat Makassar dua kali tambah baik.

"Hari ini saya melanjutkan proses demokrasi yakni mendaftar di Partai Gerindra. Secara resmi saya kembalikan Formulir ke Gerindra. Saya terimah kasih pada teman teman ormas dan relawan yang rela mendampingi saat pengembalian formulir ini. "ujar Danny saat tiba di Kantor DPC Gerindra. (om)

Thursday, May 18, 2017


MACCANEWS--Acara pelantikan Ketua DPD  Partai Nasional Demokrat (Nasdem)  Kota Parepare Sulawesi selatan  Faisal A Sapada bakal dihadiri ribuan simpatisan dan kader Partai Nasdem di lapangan RMS perbatasan Parepare-Barru, Sabtu (20/5) mendatang.

Anggota DPRD Parepare Heri Ahmadi mengatakan, acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat di luar dari  pengurus Partai Nasdem.

Untuk menghindari macet, pihaknya mengimbau kepada seluruh kader dan simpatisan yang jumlahnya mencapai ribuan orang tersebut, kiranya tetap menjaga ketertiban lalulintas agar pengguna jalan lainnya tidak merasa terganggu kenyamanannya.

“Sebelumnya kami atas nama panitia pelaksana acara pelantikan, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Parepare dan sekitarnya atas terganggunya perjalanan selama sehari sejak Sabtu pagi atas pelantikan yang dihadiri ribuan simaptisan NasDem se Kota Parepare," tutunya. (lan)

Ribuan Simpatisan dan Kader Nasdem Bakal Hadiri Pelantikan Faisal A Sapada


MACCANEWS--Acara pelantikan Ketua DPD  Partai Nasional Demokrat (Nasdem)  Kota Parepare Sulawesi selatan  Faisal A Sapada bakal dihadiri ribuan simpatisan dan kader Partai Nasdem di lapangan RMS perbatasan Parepare-Barru, Sabtu (20/5) mendatang.

Anggota DPRD Parepare Heri Ahmadi mengatakan, acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat di luar dari  pengurus Partai Nasdem.

Untuk menghindari macet, pihaknya mengimbau kepada seluruh kader dan simpatisan yang jumlahnya mencapai ribuan orang tersebut, kiranya tetap menjaga ketertiban lalulintas agar pengguna jalan lainnya tidak merasa terganggu kenyamanannya.

“Sebelumnya kami atas nama panitia pelaksana acara pelantikan, memohon maaf kepada seluruh masyarakat Parepare dan sekitarnya atas terganggunya perjalanan selama sehari sejak Sabtu pagi atas pelantikan yang dihadiri ribuan simaptisan NasDem se Kota Parepare," tutunya. (lan)

Thursday, May 11, 2017



MACCANEWS--Ketua DPC PDI-P Kota Makassar, Bahar Machmud mengantarkan langsung formulir pendaftaran Pilwalkot Makassar ke kediaman pribadi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto di Jalan Amirullah, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang. Ia datang bersama Ketua Tim Penjaringan Pilwali PDIP Makassar Raisul Jaiz, Sekretaris PDIP Makassar Mesakh Reymond Rantepadang, Bendahara Munir N Mangkana, dan sejumlah pengurus partai berlambang Banteng.

"Kami mengantarkan formulir dan pengembalian kami tunggu. Pak Danny menjemput kami dengan sangat luar biasa. Kami dijemput orange akan dibalas warna merah saat pengembalian nanti. Kami yakin Pak Wali 100 persen hatinya mau dengan PDI. Pak wali bisa dua kali tambah baik," kata Bahar.

Menurutnya, selama memimpin Makassar, Danny Pomanto banyak menggagas program yang pro rakyat, hal itu sejalan dengan garis perjuangan PDIP yang dikenal sebagai partai wong cilik.

Sementara itu, Danny Pomanto menilai terobosan PDIP memberikan pendidikan politik yang sangat baik bagi masyarakat yang  mengedepankan budaya Sombere.

Ia juga merasa terhormat mendapatkan kunjungan dari Ketua dan pengurus PDIP Makassar, "Proses ini memberikan pembelajaran yang sangat baik, memberikan kontribusi politik yang menyejukkan bagi Makassar," ungkap Danny.

PDIP membuka masa pendaftaran mulai 11 sampai 19 Mei. Dilanjutkan pengembalian pada 29 Mei sampai 5 Juni. Tanggal 7 sampai 9 Juni memasuki masa verifikasi berkas. Sebelum berkas yang lolos verifikasi diserahkan ke DPD, akan didahului dengan rapat pleno di tingkat DPC. Bagi bakal calon yang memenuhi persyaratan akan diikutkan wawancara seputar pemahaman akan ideologi partai dan naaionalisme di tanggal 13 hingga 20 Juni. (*)

PDI-P : Danny Pomanto Lebih Pro Rakyat



MACCANEWS--Ketua DPC PDI-P Kota Makassar, Bahar Machmud mengantarkan langsung formulir pendaftaran Pilwalkot Makassar ke kediaman pribadi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto di Jalan Amirullah, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang. Ia datang bersama Ketua Tim Penjaringan Pilwali PDIP Makassar Raisul Jaiz, Sekretaris PDIP Makassar Mesakh Reymond Rantepadang, Bendahara Munir N Mangkana, dan sejumlah pengurus partai berlambang Banteng.

"Kami mengantarkan formulir dan pengembalian kami tunggu. Pak Danny menjemput kami dengan sangat luar biasa. Kami dijemput orange akan dibalas warna merah saat pengembalian nanti. Kami yakin Pak Wali 100 persen hatinya mau dengan PDI. Pak wali bisa dua kali tambah baik," kata Bahar.

Menurutnya, selama memimpin Makassar, Danny Pomanto banyak menggagas program yang pro rakyat, hal itu sejalan dengan garis perjuangan PDIP yang dikenal sebagai partai wong cilik.

Sementara itu, Danny Pomanto menilai terobosan PDIP memberikan pendidikan politik yang sangat baik bagi masyarakat yang  mengedepankan budaya Sombere.

Ia juga merasa terhormat mendapatkan kunjungan dari Ketua dan pengurus PDIP Makassar, "Proses ini memberikan pembelajaran yang sangat baik, memberikan kontribusi politik yang menyejukkan bagi Makassar," ungkap Danny.

PDIP membuka masa pendaftaran mulai 11 sampai 19 Mei. Dilanjutkan pengembalian pada 29 Mei sampai 5 Juni. Tanggal 7 sampai 9 Juni memasuki masa verifikasi berkas. Sebelum berkas yang lolos verifikasi diserahkan ke DPD, akan didahului dengan rapat pleno di tingkat DPC. Bagi bakal calon yang memenuhi persyaratan akan diikutkan wawancara seputar pemahaman akan ideologi partai dan naaionalisme di tanggal 13 hingga 20 Juni. (*)

Thursday, May 4, 2017

MACCANEWS - Ketua Partai Nasdem Makassar, Andi Rahmatika Dewi mendelegasikan Pengurus Partai Nasdem Makassar mengambil formulir Calon Wali Kota Makassar di Sekretariat Partai Amanat Nasional Makassar du Jalan Toddopuli Timur, Kamis sore ini.

Rombongan pengurus Partai Nasdem dipimpin oleh Ketua Bappilu Partai Nasdem Makassar Mario David , dan diterima lanvsung oleh panitia pencalonan Walikota -wakil wali kota Makassar PAN Makassar, Zaenal Beta di kantor PAN Makassar jalan todopuli timur.

Ketua Bappilu Partai Nasdem Makassar, Mario David mengemukakan Rahmatika merupakan politikus yang cerdas dan sudah matang dalam dunia politik. "Beliau perenouan hebat dan cerdas, makanya partai mengusung,"kata Mario.

Dalam beberapa hari terakhir, kata Mario, telah banyak jaringan relawan yang bergabung untuk bersiap memenangkan pilwalkot Makassar 2018.

Sekertaris Panitia penjaringan calon Wali kota Makassar PAN Makassar, Zaenal Beta mengemukakan panitia berharap seluruh figur yang mengambil formulir di PAN Makassar agar mengembalikan formulir tepat waktu dengan melengkapi sekuruh syarat administrasi yang ditetapkan panitia.

"Pendaftaran mulai 1 hingga 25 Mei, setelah itu panitia melakuka  verifikasi,"kata Zaenal.(in)

Cicu Ambil Formulir Cawalkot di PAN Makassar

MACCANEWS - Ketua Partai Nasdem Makassar, Andi Rahmatika Dewi mendelegasikan Pengurus Partai Nasdem Makassar mengambil formulir Calon Wali Kota Makassar di Sekretariat Partai Amanat Nasional Makassar du Jalan Toddopuli Timur, Kamis sore ini.

Rombongan pengurus Partai Nasdem dipimpin oleh Ketua Bappilu Partai Nasdem Makassar Mario David , dan diterima lanvsung oleh panitia pencalonan Walikota -wakil wali kota Makassar PAN Makassar, Zaenal Beta di kantor PAN Makassar jalan todopuli timur.

Ketua Bappilu Partai Nasdem Makassar, Mario David mengemukakan Rahmatika merupakan politikus yang cerdas dan sudah matang dalam dunia politik. "Beliau perenouan hebat dan cerdas, makanya partai mengusung,"kata Mario.

Dalam beberapa hari terakhir, kata Mario, telah banyak jaringan relawan yang bergabung untuk bersiap memenangkan pilwalkot Makassar 2018.

Sekertaris Panitia penjaringan calon Wali kota Makassar PAN Makassar, Zaenal Beta mengemukakan panitia berharap seluruh figur yang mengambil formulir di PAN Makassar agar mengembalikan formulir tepat waktu dengan melengkapi sekuruh syarat administrasi yang ditetapkan panitia.

"Pendaftaran mulai 1 hingga 25 Mei, setelah itu panitia melakuka  verifikasi,"kata Zaenal.(in)

Wednesday, April 19, 2017


MACCANEWS--Ketua Golkar Makassar, Farouk M Betta, terus bergerak mensosialisasikan calon usungan partainya pada Pilgub dan Pilwali 2018 mendatang. Usai menuntaskan musyawarah kelurahan (muslur) di 15 kecamatan se Kota Makassar, Farouk  kembali melanjutkan program Aru Mendengar  Rakyat (AMR) lewat aktivitas lain. Kali ini, Aru kembali road show  dari warung kopi (warkop) ke warkop di Kota Makassar.

Launching program warkop ke warkop ini diberi nama  "Ini bARU kopi, kopinya BEDA" dilaksanakan pertama kalinya di Warkop Kerabat Jl Raya Perumnas Antang, Selasa (18/4) malam.

"Sebenarnya minggu depan baru akan di perkenalkan (Aru mendengar dari warkop ke warkop), tetapi Pak Aru akan ke Malaysia besok, jadi kita majukan malam ini. Ini kelanjutan dari sebelumnya muslur menemui  warga dari lorong ke lorong di seluruh kecamatan," kata Bendahara DPD II Partai Golkar Rahman Pina (RP) memperkenalkan di Warkop Kerabat.

Dalam kesempatan ini juga, RP memperkenalkan Warkop Kerabat yang juga miliknya ini sebagai markas pemenangan Aru Beda untuk wilayah Manggala. Sementara Aru menyampaikan acara ini suprise bagi dia. Karena baru mengetahui sesaat sebelum acara yang memang jadwalnya baru akan dilaunching pekan depan.

"Saya pikir Aru mendengar rakyat setelah pulang (dari Malaysia). Tapi ini Pak RP banyak inpropisasinya, jadi saya dihubungi tadi malam memangmi, tapi saya tidak bisa menolak," pungkas Ketua DPRD Makassar ini yang masih mengenakan pakaian dinasnya.

Dalam acara ini selaian mencicipi kopi, dan songkolo ala Warkop Kerabat, Aru juga mendapat gambar dari RP untuk di pajang di Warkop Kerabat.  "Kalau persahabatan ada dinamikanya. Persahabatan saya dengan Pak RP tak putus tidak pernah baku hitung. Apa dimiliki Pak RP itujuga kami miliki dan sebaliknya," tuturnya. (*)

Aru Kini Bergerak ke Warkop-warkop


MACCANEWS--Ketua Golkar Makassar, Farouk M Betta, terus bergerak mensosialisasikan calon usungan partainya pada Pilgub dan Pilwali 2018 mendatang. Usai menuntaskan musyawarah kelurahan (muslur) di 15 kecamatan se Kota Makassar, Farouk  kembali melanjutkan program Aru Mendengar  Rakyat (AMR) lewat aktivitas lain. Kali ini, Aru kembali road show  dari warung kopi (warkop) ke warkop di Kota Makassar.

Launching program warkop ke warkop ini diberi nama  "Ini bARU kopi, kopinya BEDA" dilaksanakan pertama kalinya di Warkop Kerabat Jl Raya Perumnas Antang, Selasa (18/4) malam.

"Sebenarnya minggu depan baru akan di perkenalkan (Aru mendengar dari warkop ke warkop), tetapi Pak Aru akan ke Malaysia besok, jadi kita majukan malam ini. Ini kelanjutan dari sebelumnya muslur menemui  warga dari lorong ke lorong di seluruh kecamatan," kata Bendahara DPD II Partai Golkar Rahman Pina (RP) memperkenalkan di Warkop Kerabat.

Dalam kesempatan ini juga, RP memperkenalkan Warkop Kerabat yang juga miliknya ini sebagai markas pemenangan Aru Beda untuk wilayah Manggala. Sementara Aru menyampaikan acara ini suprise bagi dia. Karena baru mengetahui sesaat sebelum acara yang memang jadwalnya baru akan dilaunching pekan depan.

"Saya pikir Aru mendengar rakyat setelah pulang (dari Malaysia). Tapi ini Pak RP banyak inpropisasinya, jadi saya dihubungi tadi malam memangmi, tapi saya tidak bisa menolak," pungkas Ketua DPRD Makassar ini yang masih mengenakan pakaian dinasnya.

Dalam acara ini selaian mencicipi kopi, dan songkolo ala Warkop Kerabat, Aru juga mendapat gambar dari RP untuk di pajang di Warkop Kerabat.  "Kalau persahabatan ada dinamikanya. Persahabatan saya dengan Pak RP tak putus tidak pernah baku hitung. Apa dimiliki Pak RP itujuga kami miliki dan sebaliknya," tuturnya. (*)

Sunday, April 9, 2017


MACCANEWS--Peluang Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang untuk berlenggak ke pemilihan gubernur(Pilgub) terbuka lebar. Dengan bermodalkan 11 kursi di DPRD Sulsel, Agus bakal diusung Gerindra. Hanya saja tentu Agus harus memberikan imbalan dan ikut aturan main Gerindra.

Agus mengaku dirinya telah pernah bertemu dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan, restu usungan partai pun telah diberikan,namun  dengan syarat Agus harus bergabung ke tubuh Gerindra."Saya di minta bergabung kalau mau di usung Gerindra, tapi belum ada komunikasi lebih lanjut terkait itu," kata Agus akhir pekan lalu.

Menurut Agus, tawaran tersebut hingga kini belum dibicarakan lebih lanjut, sebab DPP Gerindra sendiri saat ini masih sementera berkonsetrasi bagaimana memenangkan usungannya di Pilgub DKI Jakarta yakni untuk Anis-Sandi. "Pak Prabowo masih sibuk dan fokus pada Pilgub Jakarta," ucapnya.

Sementara menunggu komunikasi lebih lanjut dengan Gerindra, Agus mengaku saat ini tengah menjajaki beberapa figur yang ideal untuk diajaknya berduet di pilgub mendatang. Termasuk menjalankan survei figur  pendmaping yang dipandang masyarakat layak,"Tentu dengan pertimbangan smeua aspek termasuk geopolitik,"katanya.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Nasrullah Mustamin mengaku, siapa pun yang ditunjuk oleh DPP untuk diusung pada pilgub mendatang, tentu sebagai kader harus siap untuk menjalankannya," Siapa saja kalau DPP sudah mengeluarkan rekomendasi itu tentu harus dijalankan. Kami bukan melihat orang yang akan diusung namun mengacu kepada perintah partai,"jelasnya. (*)

Agus Harus Ikuti Aturan Gerindra


MACCANEWS--Peluang Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang untuk berlenggak ke pemilihan gubernur(Pilgub) terbuka lebar. Dengan bermodalkan 11 kursi di DPRD Sulsel, Agus bakal diusung Gerindra. Hanya saja tentu Agus harus memberikan imbalan dan ikut aturan main Gerindra.

Agus mengaku dirinya telah pernah bertemu dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan, restu usungan partai pun telah diberikan,namun  dengan syarat Agus harus bergabung ke tubuh Gerindra."Saya di minta bergabung kalau mau di usung Gerindra, tapi belum ada komunikasi lebih lanjut terkait itu," kata Agus akhir pekan lalu.

Menurut Agus, tawaran tersebut hingga kini belum dibicarakan lebih lanjut, sebab DPP Gerindra sendiri saat ini masih sementera berkonsetrasi bagaimana memenangkan usungannya di Pilgub DKI Jakarta yakni untuk Anis-Sandi. "Pak Prabowo masih sibuk dan fokus pada Pilgub Jakarta," ucapnya.

Sementara menunggu komunikasi lebih lanjut dengan Gerindra, Agus mengaku saat ini tengah menjajaki beberapa figur yang ideal untuk diajaknya berduet di pilgub mendatang. Termasuk menjalankan survei figur  pendmaping yang dipandang masyarakat layak,"Tentu dengan pertimbangan smeua aspek termasuk geopolitik,"katanya.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Nasrullah Mustamin mengaku, siapa pun yang ditunjuk oleh DPP untuk diusung pada pilgub mendatang, tentu sebagai kader harus siap untuk menjalankannya," Siapa saja kalau DPP sudah mengeluarkan rekomendasi itu tentu harus dijalankan. Kami bukan melihat orang yang akan diusung namun mengacu kepada perintah partai,"jelasnya. (*)

Thursday, April 6, 2017


MACCANEWS--Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Parepare 2018-2023 mendatang, sejumlah figur dan tokoh politik mulai menampakkan diri ingin maju.

Beberapa figur itu dilatar belakangi profesi yang berbeda, mulai dari politisi, birokrat, pengusaha dan akademisi serta potensi incumbent dipastikan akan maju kembali.

Melihat potensi itu, pengurus Partai Demokrat Kota Parepare tak ingin menyia-nyiakan kesempatan sebagai partai yang besar dan pernah berkuasa selama 2 dekade di Negeri ini.

Pengurus Demokrat Parepare Nurtyati Syam berharap pada Pilkada Parepare nanti ada kader Demokrat yang serius maju di Pilkada. "Ya kita berharap ada wakil partai Demokrat yang serius di Pilkada 2018 mendatang," ujarnya, Kamis (6/4).

Menurutnya, Demokrat punya empat wakil di DPRD Parepare yang menggambarkan keberadaan Demokrat di tengah masyarakat masih diperhitungkan.

Adapun beberapa figur yang menonjol seperti petahana Taufan Pawe (Wali Kota Parepare) yang diperediksi masih kuat untuk maju, Wakil Wali Kota A.Faisal Andi Sapada. Selain itu ada beberapa tokoh politik dan pengusaha, diantaranya Tasming Hamid, Syamsul Latanro, Yasser Latief dan Taqyuddin Djabbar. (lan)

Pengurus Demokrat Serius Garap Pilkada


MACCANEWS--Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Parepare 2018-2023 mendatang, sejumlah figur dan tokoh politik mulai menampakkan diri ingin maju.

Beberapa figur itu dilatar belakangi profesi yang berbeda, mulai dari politisi, birokrat, pengusaha dan akademisi serta potensi incumbent dipastikan akan maju kembali.

Melihat potensi itu, pengurus Partai Demokrat Kota Parepare tak ingin menyia-nyiakan kesempatan sebagai partai yang besar dan pernah berkuasa selama 2 dekade di Negeri ini.

Pengurus Demokrat Parepare Nurtyati Syam berharap pada Pilkada Parepare nanti ada kader Demokrat yang serius maju di Pilkada. "Ya kita berharap ada wakil partai Demokrat yang serius di Pilkada 2018 mendatang," ujarnya, Kamis (6/4).

Menurutnya, Demokrat punya empat wakil di DPRD Parepare yang menggambarkan keberadaan Demokrat di tengah masyarakat masih diperhitungkan.

Adapun beberapa figur yang menonjol seperti petahana Taufan Pawe (Wali Kota Parepare) yang diperediksi masih kuat untuk maju, Wakil Wali Kota A.Faisal Andi Sapada. Selain itu ada beberapa tokoh politik dan pengusaha, diantaranya Tasming Hamid, Syamsul Latanro, Yasser Latief dan Taqyuddin Djabbar. (lan)

Wednesday, April 5, 2017

MACCANEWS - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, Sampara Syarif, yang notabene juga warga pulau, menegaskan warga kepulauan Kecamatan Sangkarang solid mendukung Moh Ramdhan Pomanto, "Danny Pomanto" pada suksesi pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang.

"Saya percaya, kita warga pulau kalau selalu pegang kata-kata, kalau bilang satu semua akan satu untuk Danny Pomanto. Karena itu, tidak salah kita memperjuangkan kembali Pak Wali pada Pilwali mendatang, demi merealisasikan Makassar dua kali tambah baik," katanya didepan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dan para tokoh masyarakat kepulauan di Balaikota Makassar, Kamis, 6 April, 2017.

Sementara, salah satu tokoh masyarakat dari Kepulauan Kodingareng, H Laupa Awing, mengatakan, figur wali kota sekarang sangat layak dipilih kembali. Sebab, bukan sekedar retorika yang telah diperlihatkan. "Pak Wali sudah berbuat banyak untuk Makassar ta' jadi marilah kita memberikan kesempatan untuk menuntaskan pembangunannya ke depan," tegas lelaki yang mengenakan kopiah tersebut.

Danny yang menerima delegasi warga pulau mengaku tersebut, berjanji tidak akan menyia-nyiakan amanah yang diberikan. "Saya memang sudah mewakafkan diri untuk menata dan membangun Makassar yang baik lagi di masa kini dan masa yang akan datang," ujar wali kota berlatar belakang arsitek tersebut. (omar syarif)     

Sampara Syarif: Warga Pulau Satukan Tekad untuk DP di Pilwali

MACCANEWS - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, Sampara Syarif, yang notabene juga warga pulau, menegaskan warga kepulauan Kecamatan Sangkarang solid mendukung Moh Ramdhan Pomanto, "Danny Pomanto" pada suksesi pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang.

"Saya percaya, kita warga pulau kalau selalu pegang kata-kata, kalau bilang satu semua akan satu untuk Danny Pomanto. Karena itu, tidak salah kita memperjuangkan kembali Pak Wali pada Pilwali mendatang, demi merealisasikan Makassar dua kali tambah baik," katanya didepan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dan para tokoh masyarakat kepulauan di Balaikota Makassar, Kamis, 6 April, 2017.

Sementara, salah satu tokoh masyarakat dari Kepulauan Kodingareng, H Laupa Awing, mengatakan, figur wali kota sekarang sangat layak dipilih kembali. Sebab, bukan sekedar retorika yang telah diperlihatkan. "Pak Wali sudah berbuat banyak untuk Makassar ta' jadi marilah kita memberikan kesempatan untuk menuntaskan pembangunannya ke depan," tegas lelaki yang mengenakan kopiah tersebut.

Danny yang menerima delegasi warga pulau mengaku tersebut, berjanji tidak akan menyia-nyiakan amanah yang diberikan. "Saya memang sudah mewakafkan diri untuk menata dan membangun Makassar yang baik lagi di masa kini dan masa yang akan datang," ujar wali kota berlatar belakang arsitek tersebut. (omar syarif)     

Saturday, April 1, 2017


MACCANEWS--Sejumlah figur menguat jelang Pilwalkot Parepare 2018 mendatang. Salah satunya adalah Yasser Latief (YL), yang kian menguat usai kesuksesan event jalan santai yang diikuti sedikitnya 2500 peserta se-Parepare. Kini, atribut YL mulai terseber, apakah tanda kesiapan untuk maju?

Atribut sosialisasi berupa stiker bergambar YL, mulai terpasang dirumah-rumah warga. Pada stiker dengan aksen lukis itu, tertulis Yasser Latief Pilihanku Parepare 2018. Selain itu juga tertulis Jabat YL, akronim dari Jaringan Kerabat Yasser Latief. Selain itu juga tersebar gelang berwarna biru khas YL sebanyak 1000 buah, bertuliskan Yasser Latief Sappo!.

Sebelumnya ratusan baju kaos dengan dua versi, warna biru navy dan warna putih juga telah dicetak Bertuliskan hashtag dan tagline khas YL, #sellennaYL dan #beranilebihbaik. Ditanya apakah semua itu adalah signal kesiapannya bertarung pada Pilwalkot, YL memilih menjawab diplomatis.

"Semua itu sebenarnya kerja-kerja dari teman-teman. Sama sekali tidak terkoordinir. Saya rasa teman-teman hanya mengekspresikan dorongannya. Itu semua kami apresiasi, dengan penuh kerendahan hati saya sampaikan terima kasih," jelas Mantan Pemred Parepos dan Ujungpandang Ekspress itu.

Mantan Ketua KPU Parepare itu mengatakan, kontestasi politik memang kerap memunculkan beragam spekulasi. Apalagi jika harapan masyarakat akan munculnya figur pemimpin baru terus menguat. "Sehingga apapun bisa terjadi kedepannya. Apalagi Pilwalkot kan masih lumayan lama. Biarkan proses berjalan, insya Allah," urainya.

Yasser Latief mengakui, dorongan untuk maju mulai disuarakan beragam kalangan. Apalagi, YL saat ini memimpin cukup banyak organisasi. Diantaranya sebagao Ketua Forum Pengembang Ajatappareng (FPA), Ketua DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMPAR, serta Ketua Institut Karatedo Indonesia (Inkai) Parepare. (lan)

Atribut Sosialisasi Mulai Tersebar, YL Siap Maju Pilwalkot


MACCANEWS--Sejumlah figur menguat jelang Pilwalkot Parepare 2018 mendatang. Salah satunya adalah Yasser Latief (YL), yang kian menguat usai kesuksesan event jalan santai yang diikuti sedikitnya 2500 peserta se-Parepare. Kini, atribut YL mulai terseber, apakah tanda kesiapan untuk maju?

Atribut sosialisasi berupa stiker bergambar YL, mulai terpasang dirumah-rumah warga. Pada stiker dengan aksen lukis itu, tertulis Yasser Latief Pilihanku Parepare 2018. Selain itu juga tertulis Jabat YL, akronim dari Jaringan Kerabat Yasser Latief. Selain itu juga tersebar gelang berwarna biru khas YL sebanyak 1000 buah, bertuliskan Yasser Latief Sappo!.

Sebelumnya ratusan baju kaos dengan dua versi, warna biru navy dan warna putih juga telah dicetak Bertuliskan hashtag dan tagline khas YL, #sellennaYL dan #beranilebihbaik. Ditanya apakah semua itu adalah signal kesiapannya bertarung pada Pilwalkot, YL memilih menjawab diplomatis.

"Semua itu sebenarnya kerja-kerja dari teman-teman. Sama sekali tidak terkoordinir. Saya rasa teman-teman hanya mengekspresikan dorongannya. Itu semua kami apresiasi, dengan penuh kerendahan hati saya sampaikan terima kasih," jelas Mantan Pemred Parepos dan Ujungpandang Ekspress itu.

Mantan Ketua KPU Parepare itu mengatakan, kontestasi politik memang kerap memunculkan beragam spekulasi. Apalagi jika harapan masyarakat akan munculnya figur pemimpin baru terus menguat. "Sehingga apapun bisa terjadi kedepannya. Apalagi Pilwalkot kan masih lumayan lama. Biarkan proses berjalan, insya Allah," urainya.

Yasser Latief mengakui, dorongan untuk maju mulai disuarakan beragam kalangan. Apalagi, YL saat ini memimpin cukup banyak organisasi. Diantaranya sebagao Ketua Forum Pengembang Ajatappareng (FPA), Ketua DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMPAR, serta Ketua Institut Karatedo Indonesia (Inkai) Parepare. (lan)

Wednesday, March 29, 2017


MACCANEWS--Posisi Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto sebagai petahana membuat beberapa pimpinan partai politik (Parpol) di Makassar mulai mengincarnya sebagai tandem jelang perhelatan pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang.

Beberapa pimpinan parpol ini pun bahkan rela menjabat sebagai wakil jika Danny Pomanto berniat untuk 'mempersuntingnya' sebagai pendamping. Sebut saja nama ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali.

ARA sapaan akrabnya mengaku akan tetap membuka ruang komunikasi dengan perhana jika wacana paket (Danny-ARA) diinginkan oleh masyarakat maupun partai. "Saya mau katakan, akan menuju ke sana (Danny-ARA). Tunggu aja tanggal mainnya," ungkap ARA, Rabu (29/3).

ARA mengaku, saat ini partainya sebagai pengusung utama Danny-Ical pada pilwalkot lalu terus mensosialisasikan dirinya di tengah masyarakat. Namun, sosialisasi tersebut dilakukan semata-mata dalam kapasitasnya sebagai ketua partai Demokrat Makassar.

"Kalau berbicara wali kota atau wakil wali kota, saya tidak menyebutnya. Saat ini sosialisasi lebih kepada kapasitas saya sebagai seorang ketua partai," ujarnya.

Senada dengan ARA, ketua DPD PAN Kota Makassar, Hamzah Hamid juga tak menutup ruang jika sewaktu-waktu dirinya berpaket dengan petahana, Hamzah mengaku, saat ini partainya telah memberikan instruksi bagi dirinya untuk bersosialisasi sebagai bakal calon wali kota.

"Instruksi partai saya diperintahkan bersosialisasi sebagai bakal calon wali kota. Tapi, jika ada peluang kita berpasangan dengan pak Danny, tentu saya pribadi tidak akan menolak," ungkap legislator dua periode di DPRD Makassar ini.

Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta ikut angkat bicara terkait keinginan ketua umum DPP partainya, Setya Novanto yang sebelumnya ingin "mengawinkan" petahana Wali Kota Makassar Danny Pomanto dengan dirinya pada perhelatan Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.

Menurut Aru--sapaan akrabnya, dorongan paket Danny-Aru merupakan apresiasi yang tinggi dari seorang ketua umum Golkar. Apalagi lanjut ketua DPRD Makassar ini, bukan hanya Setya Novanto yang mengutarakan hal tersebut, namun ketua DPD I Golkar yang juga bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid juga telah mengutarakan niat yang sama.

"Itu apresiasi yang tinggi dari seorang ketua umum, dan ketua DPD I. Saya sangat menghargai itu. Sebagai kader saya patuh, jadi saya siap diarahkan dengan apapun," katanya saat acara pelantikan pengurus DPD II Golkar Makassar di anjungan pantai losari belum lama ini.

Aru mengaku tetap berkomitmen untuk mematuhi segala perintah partainya. Terkait dorongan seluruh Pimpinan Kecamatan (Pincam) DPD II Golkar yang mayoritas lebih menginginkan dirinya untuk maju sebagai bakal calon wali kota, Aru kembali menegaskan soal sikap dirinya dan partai yang tetap terbuka untuk berbagai kemungkinan.

"Bahwa kita harus membuka ruang kepada orang, kita tidak harus melihat diri kita sendiri. Tapi coba melihat sosok atau figur lain. Saya serahkan pada proses politik yang ada."

"Saya serahkan kepada partai politik saya dan masyarakat. Dan pilihan-pilihan itu wajar, dan itu juga tergantung keinginan masyarakat. Kita lihat nanti, setelah melakukan survey-survey lanjutan," ungkapnya.

Diketahui, syarat mengusung calon wali kota dan wakilnya di Pilwalkot Makassar 2018 mendatang membutuhkan 9 kursi di DPRD. Dengan syarat usungan tersebut, praktis masing-masing parpol masih membutuhkan koalisi untuk dapat mengusung calon. Golkar sendiri sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) Makassar 2014 lalu mengatrol 8 kursi, disusul Demokrat dengan 7 kursi.

Sementara, Gerindra sebagai peringkat ketiga dengan 5 kursi, dan NasDem 5 kursi. Selain itu, PPP juga memiliki 5 kursi yang sama dengan Gerindra dan NasDem, namun kalah jumlah total perolehan suara oleh dua partai tersebut.

Selain itu, parpol lainnya yang mengoleksi 5 kursi di DPRD juga dimiliki oleh Hanura, PKS. Sementara, partai yang mengantongi 4 kursi adalah PDIP dan PAN. Serta disusul oleh PKPI dan PBB yang masing-masing mengantongi 1 kursi di DPRD Makassar. (*)

Ketua Parpol Rela Jadi Wakil Dampingi Danny


MACCANEWS--Posisi Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto sebagai petahana membuat beberapa pimpinan partai politik (Parpol) di Makassar mulai mengincarnya sebagai tandem jelang perhelatan pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 mendatang.

Beberapa pimpinan parpol ini pun bahkan rela menjabat sebagai wakil jika Danny Pomanto berniat untuk 'mempersuntingnya' sebagai pendamping. Sebut saja nama ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali.

ARA sapaan akrabnya mengaku akan tetap membuka ruang komunikasi dengan perhana jika wacana paket (Danny-ARA) diinginkan oleh masyarakat maupun partai. "Saya mau katakan, akan menuju ke sana (Danny-ARA). Tunggu aja tanggal mainnya," ungkap ARA, Rabu (29/3).

ARA mengaku, saat ini partainya sebagai pengusung utama Danny-Ical pada pilwalkot lalu terus mensosialisasikan dirinya di tengah masyarakat. Namun, sosialisasi tersebut dilakukan semata-mata dalam kapasitasnya sebagai ketua partai Demokrat Makassar.

"Kalau berbicara wali kota atau wakil wali kota, saya tidak menyebutnya. Saat ini sosialisasi lebih kepada kapasitas saya sebagai seorang ketua partai," ujarnya.

Senada dengan ARA, ketua DPD PAN Kota Makassar, Hamzah Hamid juga tak menutup ruang jika sewaktu-waktu dirinya berpaket dengan petahana, Hamzah mengaku, saat ini partainya telah memberikan instruksi bagi dirinya untuk bersosialisasi sebagai bakal calon wali kota.

"Instruksi partai saya diperintahkan bersosialisasi sebagai bakal calon wali kota. Tapi, jika ada peluang kita berpasangan dengan pak Danny, tentu saya pribadi tidak akan menolak," ungkap legislator dua periode di DPRD Makassar ini.

Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta ikut angkat bicara terkait keinginan ketua umum DPP partainya, Setya Novanto yang sebelumnya ingin "mengawinkan" petahana Wali Kota Makassar Danny Pomanto dengan dirinya pada perhelatan Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.

Menurut Aru--sapaan akrabnya, dorongan paket Danny-Aru merupakan apresiasi yang tinggi dari seorang ketua umum Golkar. Apalagi lanjut ketua DPRD Makassar ini, bukan hanya Setya Novanto yang mengutarakan hal tersebut, namun ketua DPD I Golkar yang juga bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid juga telah mengutarakan niat yang sama.

"Itu apresiasi yang tinggi dari seorang ketua umum, dan ketua DPD I. Saya sangat menghargai itu. Sebagai kader saya patuh, jadi saya siap diarahkan dengan apapun," katanya saat acara pelantikan pengurus DPD II Golkar Makassar di anjungan pantai losari belum lama ini.

Aru mengaku tetap berkomitmen untuk mematuhi segala perintah partainya. Terkait dorongan seluruh Pimpinan Kecamatan (Pincam) DPD II Golkar yang mayoritas lebih menginginkan dirinya untuk maju sebagai bakal calon wali kota, Aru kembali menegaskan soal sikap dirinya dan partai yang tetap terbuka untuk berbagai kemungkinan.

"Bahwa kita harus membuka ruang kepada orang, kita tidak harus melihat diri kita sendiri. Tapi coba melihat sosok atau figur lain. Saya serahkan pada proses politik yang ada."

"Saya serahkan kepada partai politik saya dan masyarakat. Dan pilihan-pilihan itu wajar, dan itu juga tergantung keinginan masyarakat. Kita lihat nanti, setelah melakukan survey-survey lanjutan," ungkapnya.

Diketahui, syarat mengusung calon wali kota dan wakilnya di Pilwalkot Makassar 2018 mendatang membutuhkan 9 kursi di DPRD. Dengan syarat usungan tersebut, praktis masing-masing parpol masih membutuhkan koalisi untuk dapat mengusung calon. Golkar sendiri sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) Makassar 2014 lalu mengatrol 8 kursi, disusul Demokrat dengan 7 kursi.

Sementara, Gerindra sebagai peringkat ketiga dengan 5 kursi, dan NasDem 5 kursi. Selain itu, PPP juga memiliki 5 kursi yang sama dengan Gerindra dan NasDem, namun kalah jumlah total perolehan suara oleh dua partai tersebut.

Selain itu, parpol lainnya yang mengoleksi 5 kursi di DPRD juga dimiliki oleh Hanura, PKS. Sementara, partai yang mengantongi 4 kursi adalah PDIP dan PAN. Serta disusul oleh PKPI dan PBB yang masing-masing mengantongi 1 kursi di DPRD Makassar. (*)

GALERI

SUARA WARGA suara pembaca pedomanta

Blogger templates. Proudly Powered by Inovasi Digital.