TERKINI

Sunday, September 18, 2016


MACCANEWS -- Untuk urusan merilis produk baru Samsung memang tergolong sangat rajin. Bagaimana tidak, berbagai seri smartphone telah dirilis vendor asal Korea Selatan itu. Dan yang akan datang konon Samsung juga akan mengeluarkan smartphone seri C terbaru.

Seperti dilansir di laman Techupdate3, Samsung diperkirakan bakal mengeluarkan Galaxy C9 sekitar bulan Oktober – November.

Berdasarkan dokumen impor yang terkuak, disebutkan bahwa Galaxy C9 (SM-C9000) membawa spesifikasi layar 5.7 inci dengan resolusi Full HD. Selain itu, smartphone juga disebut-sebut bakal dikemas dengna RAM 4GB plus memori internal 32 GB.

Sekadar perbandingan, Samsung sebagaimana diketahui telah merilis Galaxy C5 dan Galaxy C7 sebelumnya. Untuk Galaxy C5 seperti diketahui, smartphone ini membawa spesifikasi layar SuperAMOLED 5.2 inch beresolusi full HD, prosesor Snapdragon 617, RAM 4GB, dan memori internal 32GB yang masih bisa diperluas up to 128GB via kartu microSD. Selain itu, smartphone berdimensi 145.9  × 72 × 6.7 mm ini juga dipersenjatai dengan kamera utama 16MP dan kamera depan 8MP, serta baterai 2600mAh. Galaxy C5 juga telah dibekali sensor fingerprint serta support Samsung Pay.

Adapun Galaxy C7, smartphone ini menyuguhkan layar Super AMOLED 5.7 inci beresolusi full HD, prosesor octa-core Snapdragon 625, dan RAM 4GB.

Selain itu, smartphone berbodi logam ini juga menawarkan dual SIM hybrid di mana slot kedua bisa juga digunakan sebagai slot kartu microSD. Di sisi konektivitas, Galaxy C7 juga menyematkan sejumlah fitur, seperti NFC yang support untuk Samsung Pay, sudah support 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth v 4.1, dan GPS. Untuk menyuplai daya, smartphone ini dibekali baterai 3300 mAh.

Sebagai penerus dari kedua smartphone tersebut, tentu diharapkan Galaxy C9 bakal datang dengan membawa sejumlah peningkatan. So, kita lihat saja perkembangannya.
Sumber : Selular.id

Samsung Galaxy C9 Akan Hadir Akhir 2016


MACCANEWS -- Untuk urusan merilis produk baru Samsung memang tergolong sangat rajin. Bagaimana tidak, berbagai seri smartphone telah dirilis vendor asal Korea Selatan itu. Dan yang akan datang konon Samsung juga akan mengeluarkan smartphone seri C terbaru.

Seperti dilansir di laman Techupdate3, Samsung diperkirakan bakal mengeluarkan Galaxy C9 sekitar bulan Oktober – November.

Berdasarkan dokumen impor yang terkuak, disebutkan bahwa Galaxy C9 (SM-C9000) membawa spesifikasi layar 5.7 inci dengan resolusi Full HD. Selain itu, smartphone juga disebut-sebut bakal dikemas dengna RAM 4GB plus memori internal 32 GB.

Sekadar perbandingan, Samsung sebagaimana diketahui telah merilis Galaxy C5 dan Galaxy C7 sebelumnya. Untuk Galaxy C5 seperti diketahui, smartphone ini membawa spesifikasi layar SuperAMOLED 5.2 inch beresolusi full HD, prosesor Snapdragon 617, RAM 4GB, dan memori internal 32GB yang masih bisa diperluas up to 128GB via kartu microSD. Selain itu, smartphone berdimensi 145.9  × 72 × 6.7 mm ini juga dipersenjatai dengan kamera utama 16MP dan kamera depan 8MP, serta baterai 2600mAh. Galaxy C5 juga telah dibekali sensor fingerprint serta support Samsung Pay.

Adapun Galaxy C7, smartphone ini menyuguhkan layar Super AMOLED 5.7 inci beresolusi full HD, prosesor octa-core Snapdragon 625, dan RAM 4GB.

Selain itu, smartphone berbodi logam ini juga menawarkan dual SIM hybrid di mana slot kedua bisa juga digunakan sebagai slot kartu microSD. Di sisi konektivitas, Galaxy C7 juga menyematkan sejumlah fitur, seperti NFC yang support untuk Samsung Pay, sudah support 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth v 4.1, dan GPS. Untuk menyuplai daya, smartphone ini dibekali baterai 3300 mAh.

Sebagai penerus dari kedua smartphone tersebut, tentu diharapkan Galaxy C9 bakal datang dengan membawa sejumlah peningkatan. So, kita lihat saja perkembangannya.
Sumber : Selular.id

Sunday, August 28, 2016


Pemahaman bahwa Bumi berbentuk datar tumbuh kembali layaknya keyakinan kuno yang lahir kembali. Di Youtube, sejumlah akun-diantaranya TigerDan925 - mengunggah video penjelasan tentang Bumi datar beserta argumen-argumennya.

Sementara di Facebook, terdapat sejumlah komunitas-di antaranya The Flat Earth Society - yang beranggotakan orang-orang yang percaya bahwa Bumi datar. Di Twitter, ada akun @FlatEarthID dengan sejumlah informasi tentang pandangan Bumi datar.

Sepintas hal itu tak dapat dipercaya.

Manusia sudah memiliki citra Bumi sebagai kelereng biru, memotret Bumi daari saturnus sebagai "Pale Blue Dot", dan mengirim New Horizon ke tepian Tata Surya. Bagaimana mungkin masih ada orang yang percaya Bumi datar?

Percaya atau tidak, nyatanya masih ada orang-orang seperti itu. Orang-orang yang memercayai Bumi datar intinya menolak semua perkembangan ilmu pengetahuan yang telah dicapai berabad-abad.

Mereka menganggap pendaratan Neil Armstrong di Bulan hoax! Mereka menganggap satelit sebenarnya tidak pernah ada! Mereka percaya bahwa Matahari jaraknya hanya 4.000 kilometer!

Alasannya?

Tulisan VICE.com pada 2014 mengungkap, mereka yang meyakini bahwa Bumi datar percaya bahwa matahari selalu berada di Tropic Cancer dan Capricorn, yang berarti jaraknya kurang dari 5.000 kilometer dari Bumi.

Mereka juga meyakini bahwa Bumi begitu spesial sehingga walaupun banyak benda langit berbentuk bulat, Bumi berbentuk datar layaknya piringan. Bukti Bumi datar menurut orang-orang yang meyakininya bisa diketahui saat terbang dengan pesawat.

Penumpang selalu diberitahu bahwa pesawat terbang dengan ketinggian tetap setelah stabil di udara. Menurut pemercaya Bumi datar, jika Bumi bulat, seharusnya ketinggian terbang tak pernah tetap.

Profesor astrofisika dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa pandangan Bumi datar terlalu mengada-ada. "Itu pseudosains," katanya.

"Orang-orang awam memercayainya karena seolah-olah pandangan  itu ilmiah padahal sebenarnya tidak ada dasarnya sama sekali," terangnya.

Inilah sejumlah bukti bahwa Bumi berbentuk bulat, bukan datar. Orang-orang yang percaya Bumi datar meyakini bahwa Kutub Selatan adalah dinding yang tak mungkin ditembus.

"Nyatanya, pernah ada penerbangan yang melewati kutub selatan, dari Afrika Selatan ke Selandia Baru. Kalau Kutub Selatan dinding yang tak bisa ditembus, tak mungkin ada penerbangan itu," jelasnya.

Penerbangan melewati kutub selatan kini tak diminati sebab alasan teknis terkait suhu dingin.

Pandangan bahwa satelit adalah kebohongan belaka juga kurang berdasar. Nyatanya, komunikasi manusia saat ini berbasis satelit.

Demikian pula keyakinan bahwa Matahari berjarak 4.000 kilometer dari Bumi.

"Suhu Matahari mencapai 6.000 derajat celsius. Kalau jarak Matahari sedekat itu, maka kita akan tersiksa dan terbakar oleh radiasi dan panas," ungkap Thomas.

Ketinggian terbang pesawat yang tetap pun sebenarnya bisa dijelaskan. Ketinggian terbang pesawat diukur secara relatif terhadap permukaan Bumi. Ukuran Bumi yang besar membuat kelengkungan Bumi tidak begitu dirasakan.

"Jika kita menjadi pilot, kita akan mampu membuktikannya," kata Thomas.

"Kalau Bumi datar, maka dari atas kita bisa menatap daerah mana pun termasuk kutub selatan. Kenyataannya, pandangan kita tetap terbatas."

Senja Membuktikannya Pembuktian bahwa Bumi bulat bisa dilakukan dengan cara sederhana. Banyak orang berburu pemandangan senja kala liburan. Pemandangan senja itu bisa menjadi bukti bahwa Bumi bulat.


Saat menatap senja, manusia akan melihat garis khayal yang membatasi pandangan. Matahari akan tenggelam di garis yang disebut horison itu.

Jika Bumi datar, garis yang seolah-olah mempertemukan langit dan permukaan Bumi itu takkan ada.

Kalau ada kapal berlayar di lautan, manusia takkan melihat kapal itu hilang perlahan dan per bagian ketika bergerak menjauh jika saja Bumi datar.

"Jika kapal itu mendekat, kita taakkan menyaksikan asapnya dahulu, baru bagian kapal secara keseluruhan, tetapi langsung semuanya," kata Thomas.

Supaya kamu semakin percaya bentuk bumi itu tidak datar, Simak disini..

-KAKI LANGI


Kamu bisa membuktikan bumi bulat saat berada di danau tepat di kaki langit. Contohnya, di Danau Michigan, Amerika Serikat.

Ketika kamu berada di sana, gedung pencakar langit di Kota Chicago hanya nampak bagian atasnya saja.

Ini menjadi bukti bahwa bumi tidak berbentuk datar. Jika memang datar, pasti kamu dapat melihat seluruh bagian gedung.

GERHANA

Bayangan bumi akan terlihat melengkung ketika terjadi gerhana bulan. Ini membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat.

PLANET SEMUA BENTUKNYA BULAT

Jumlah planet di alam semesta tak terhitung banyaknya. Namun, dari yang nampak, semuanya berbentuk bulat.

Logikanya, jika planet lain bentuknya bulat, bumi sudah pasti bulat, karena termasuk jenis planet di tata surya.

PERBEDAAN ZONA WAKTU

Saat kamu menelepon sahabatmu di Amerika pada siang hari, di sana pasti sedang mengalami malam hari. Nah, hal itulah yang memperkuat bukti bahwa bumi berbentuk bulat.

Matahari bergerak dari satu ujung bumi barat, lalu muncul di ujung yang lain. Jika bentuknya datar, pasti tidak ada perbedaan zona waktu.

Di sini dapat disimpulkan bahwa malam secara perlahan dan bertahap berubah ke siang dan sebaliknya. Fenomena ini hanya dapat terjadi jika bumi bentuknya bulat.

Jika bumi itu datar, akan ada perubahan mendadak dari malam ke siang dan dari siang ke malam.

Alquran menyempurnakan bahwa Bumi tidak persis bulat seperti bola, tapi geo-spherical yang lonjong dibagian kutub. Ayat berikut berisi deskripsi bentuk bumi:


"Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya." [Q.S. An-Naziat 79:30]
Kata Arab “dakhaha”, disini jika menurut translasi Indonesia Depag artinya adalah  “dihamparkan”. Namun, dilain sisi, ternyata kata arab “dakhaha“ juga bisa berarti telur burung unta. Yang mana
bentuk telur burung unta menyerupai bentuk geo-spherical bumi.


Masih Mau Percaya Bumi itu Datar? Jawabannya Disini..


Pemahaman bahwa Bumi berbentuk datar tumbuh kembali layaknya keyakinan kuno yang lahir kembali. Di Youtube, sejumlah akun-diantaranya TigerDan925 - mengunggah video penjelasan tentang Bumi datar beserta argumen-argumennya.

Sementara di Facebook, terdapat sejumlah komunitas-di antaranya The Flat Earth Society - yang beranggotakan orang-orang yang percaya bahwa Bumi datar. Di Twitter, ada akun @FlatEarthID dengan sejumlah informasi tentang pandangan Bumi datar.

Sepintas hal itu tak dapat dipercaya.

Manusia sudah memiliki citra Bumi sebagai kelereng biru, memotret Bumi daari saturnus sebagai "Pale Blue Dot", dan mengirim New Horizon ke tepian Tata Surya. Bagaimana mungkin masih ada orang yang percaya Bumi datar?

Percaya atau tidak, nyatanya masih ada orang-orang seperti itu. Orang-orang yang memercayai Bumi datar intinya menolak semua perkembangan ilmu pengetahuan yang telah dicapai berabad-abad.

Mereka menganggap pendaratan Neil Armstrong di Bulan hoax! Mereka menganggap satelit sebenarnya tidak pernah ada! Mereka percaya bahwa Matahari jaraknya hanya 4.000 kilometer!

Alasannya?

Tulisan VICE.com pada 2014 mengungkap, mereka yang meyakini bahwa Bumi datar percaya bahwa matahari selalu berada di Tropic Cancer dan Capricorn, yang berarti jaraknya kurang dari 5.000 kilometer dari Bumi.

Mereka juga meyakini bahwa Bumi begitu spesial sehingga walaupun banyak benda langit berbentuk bulat, Bumi berbentuk datar layaknya piringan. Bukti Bumi datar menurut orang-orang yang meyakininya bisa diketahui saat terbang dengan pesawat.

Penumpang selalu diberitahu bahwa pesawat terbang dengan ketinggian tetap setelah stabil di udara. Menurut pemercaya Bumi datar, jika Bumi bulat, seharusnya ketinggian terbang tak pernah tetap.

Profesor astrofisika dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa pandangan Bumi datar terlalu mengada-ada. "Itu pseudosains," katanya.

"Orang-orang awam memercayainya karena seolah-olah pandangan  itu ilmiah padahal sebenarnya tidak ada dasarnya sama sekali," terangnya.

Inilah sejumlah bukti bahwa Bumi berbentuk bulat, bukan datar. Orang-orang yang percaya Bumi datar meyakini bahwa Kutub Selatan adalah dinding yang tak mungkin ditembus.

"Nyatanya, pernah ada penerbangan yang melewati kutub selatan, dari Afrika Selatan ke Selandia Baru. Kalau Kutub Selatan dinding yang tak bisa ditembus, tak mungkin ada penerbangan itu," jelasnya.

Penerbangan melewati kutub selatan kini tak diminati sebab alasan teknis terkait suhu dingin.

Pandangan bahwa satelit adalah kebohongan belaka juga kurang berdasar. Nyatanya, komunikasi manusia saat ini berbasis satelit.

Demikian pula keyakinan bahwa Matahari berjarak 4.000 kilometer dari Bumi.

"Suhu Matahari mencapai 6.000 derajat celsius. Kalau jarak Matahari sedekat itu, maka kita akan tersiksa dan terbakar oleh radiasi dan panas," ungkap Thomas.

Ketinggian terbang pesawat yang tetap pun sebenarnya bisa dijelaskan. Ketinggian terbang pesawat diukur secara relatif terhadap permukaan Bumi. Ukuran Bumi yang besar membuat kelengkungan Bumi tidak begitu dirasakan.

"Jika kita menjadi pilot, kita akan mampu membuktikannya," kata Thomas.

"Kalau Bumi datar, maka dari atas kita bisa menatap daerah mana pun termasuk kutub selatan. Kenyataannya, pandangan kita tetap terbatas."

Senja Membuktikannya Pembuktian bahwa Bumi bulat bisa dilakukan dengan cara sederhana. Banyak orang berburu pemandangan senja kala liburan. Pemandangan senja itu bisa menjadi bukti bahwa Bumi bulat.


Saat menatap senja, manusia akan melihat garis khayal yang membatasi pandangan. Matahari akan tenggelam di garis yang disebut horison itu.

Jika Bumi datar, garis yang seolah-olah mempertemukan langit dan permukaan Bumi itu takkan ada.

Kalau ada kapal berlayar di lautan, manusia takkan melihat kapal itu hilang perlahan dan per bagian ketika bergerak menjauh jika saja Bumi datar.

"Jika kapal itu mendekat, kita taakkan menyaksikan asapnya dahulu, baru bagian kapal secara keseluruhan, tetapi langsung semuanya," kata Thomas.

Supaya kamu semakin percaya bentuk bumi itu tidak datar, Simak disini..

-KAKI LANGI


Kamu bisa membuktikan bumi bulat saat berada di danau tepat di kaki langit. Contohnya, di Danau Michigan, Amerika Serikat.

Ketika kamu berada di sana, gedung pencakar langit di Kota Chicago hanya nampak bagian atasnya saja.

Ini menjadi bukti bahwa bumi tidak berbentuk datar. Jika memang datar, pasti kamu dapat melihat seluruh bagian gedung.

GERHANA

Bayangan bumi akan terlihat melengkung ketika terjadi gerhana bulan. Ini membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat.

PLANET SEMUA BENTUKNYA BULAT

Jumlah planet di alam semesta tak terhitung banyaknya. Namun, dari yang nampak, semuanya berbentuk bulat.

Logikanya, jika planet lain bentuknya bulat, bumi sudah pasti bulat, karena termasuk jenis planet di tata surya.

PERBEDAAN ZONA WAKTU

Saat kamu menelepon sahabatmu di Amerika pada siang hari, di sana pasti sedang mengalami malam hari. Nah, hal itulah yang memperkuat bukti bahwa bumi berbentuk bulat.

Matahari bergerak dari satu ujung bumi barat, lalu muncul di ujung yang lain. Jika bentuknya datar, pasti tidak ada perbedaan zona waktu.

Di sini dapat disimpulkan bahwa malam secara perlahan dan bertahap berubah ke siang dan sebaliknya. Fenomena ini hanya dapat terjadi jika bumi bentuknya bulat.

Jika bumi itu datar, akan ada perubahan mendadak dari malam ke siang dan dari siang ke malam.

Alquran menyempurnakan bahwa Bumi tidak persis bulat seperti bola, tapi geo-spherical yang lonjong dibagian kutub. Ayat berikut berisi deskripsi bentuk bumi:


"Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya." [Q.S. An-Naziat 79:30]
Kata Arab “dakhaha”, disini jika menurut translasi Indonesia Depag artinya adalah  “dihamparkan”. Namun, dilain sisi, ternyata kata arab “dakhaha“ juga bisa berarti telur burung unta. Yang mana
bentuk telur burung unta menyerupai bentuk geo-spherical bumi.


Friday, February 5, 2016

Warung kopi setarbak
Cuman di Indonesia Warung Setarbak ada disini

Warung Kopi Setarbak

Warung kopi setarbak
Cuman di Indonesia Warung Setarbak ada disini

GALERI

SUARA WARGA suara pembaca pedomanta

Blogger templates. Proudly Powered by Inovasi Digital.