TERKINI

Wednesday, March 7, 2018

MACCANEWS- Penderita Hedrosefalus, Arianti (16) kini bisa bernafas legah. Setelah sejumlah relawan memberikan perhatian dan bantuan.

Pemeintah Kota Makassar melalui Home Care  Dinas Kesehatan Kota Makassar juga telah menangani Anak penderita Hedrosefalus selama 16 tahun. Sejumlah petugas Home Care mendatangi rumah Arianti di Jalan Abdullah Daeng Sirua Lorong 11.

Dokter dibantu dua perawat melakukan pemeriksaan kepada Arianti, usai pemeriksaan Arianti disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit, namun atas permintaan keluarga hingga saat ini belum bersedia.

"Kami sudah datang periksa, kami sarankan dirawat di rumah sakit Makassar tapi keluarga belum bersedia," kata Kepala Puskesmas Tamamaung, Dokter Irma Kusuma, Rabu (7/3/2018).

Irma menjelaskan, penanganan Arianti pengidap hedrosefalus sudah menjadi perhatian jauh hari sebelum ramai dan banyak dimuat di Makassar.

"Ini sudah kami tangani jauh sebelum ramai di media. Namun memang keluarga hanya pasrah dan belum bersedia membawa ke rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu,  Kepala Pelayanan Primer dan Tradisional Dinkes Makassar Dokter Nurfaidah menjelaskan sudah melakukan penanganan maksimal kepada Arianti. Tim Home Care saat ini hanya melakukan control dan memantau kondisi Arianti setiap harinya.

"Kita pantau terus, ada tim Home Care juga sering datang.  Keluarga laporkan panas naik, atau BAB terus menerus maka dokter datang, ini yang kami lakukan dulu," paparnya.

Salut Home Care Dinkes Makassar Tangani Arianti Anak Hedrosefalus

MACCANEWS- Penderita Hedrosefalus, Arianti (16) kini bisa bernafas legah. Setelah sejumlah relawan memberikan perhatian dan bantuan.

Pemeintah Kota Makassar melalui Home Care  Dinas Kesehatan Kota Makassar juga telah menangani Anak penderita Hedrosefalus selama 16 tahun. Sejumlah petugas Home Care mendatangi rumah Arianti di Jalan Abdullah Daeng Sirua Lorong 11.

Dokter dibantu dua perawat melakukan pemeriksaan kepada Arianti, usai pemeriksaan Arianti disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit, namun atas permintaan keluarga hingga saat ini belum bersedia.

"Kami sudah datang periksa, kami sarankan dirawat di rumah sakit Makassar tapi keluarga belum bersedia," kata Kepala Puskesmas Tamamaung, Dokter Irma Kusuma, Rabu (7/3/2018).

Irma menjelaskan, penanganan Arianti pengidap hedrosefalus sudah menjadi perhatian jauh hari sebelum ramai dan banyak dimuat di Makassar.

"Ini sudah kami tangani jauh sebelum ramai di media. Namun memang keluarga hanya pasrah dan belum bersedia membawa ke rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu,  Kepala Pelayanan Primer dan Tradisional Dinkes Makassar Dokter Nurfaidah menjelaskan sudah melakukan penanganan maksimal kepada Arianti. Tim Home Care saat ini hanya melakukan control dan memantau kondisi Arianti setiap harinya.

"Kita pantau terus, ada tim Home Care juga sering datang.  Keluarga laporkan panas naik, atau BAB terus menerus maka dokter datang, ini yang kami lakukan dulu," paparnya.

Wednesday, February 21, 2018

MACCANEWS-  Komisi A DPRD Makassar yang dipimpin Ketua Abdi Asmara dan Wakil Ketua Wahab Tahir sangat mengharapkan anggota DPR RI Komisi II, III, IV, dan Komisi V melakukan peninjauan langsung di lokasi reklamasi pantai tepatnya di kawasan Centre Point of Indoinesia (CPI) dalam masa resesnya tahun ini.

Harapan itu terungkap saat Komisi A DPRD Makassar melakukan konsultasi terkait reklamasi di kawasan Pantai Losari yang menuai banyak sorotan masyarakat, Rabu ( 21/02/2018).

Rombongan Komisi A DPRD Makassar diterima langsung oleh Plt. Sekjen DPR RI, Dra. Damayanti, M.Si didampingi Kepala Biro Persidangan I DPRD RI, M Dimiyati Supda S.Sos, M. Si dan Kepala Bagian Komisi V DPR RI, Dra. Prima M.B Nuwa, M. Si.  Pasalnya, para anggota DPR RI komisi terkait sementara melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Wahab yang juga Sekretaris DPD Golkar Makassar itu mengungkapkan bahwa kehadirannya di senayan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang terkena imbas dari proyek reklamasi tersebut.

Diketahui, proyek reklamasi di atas lahan 157 hektar, sebagian memiliki alas hak tanah garapan oleg warga sekitar mengacu pada undang-undang otnomi daerah. Namun, adanya pengalihan wewenang ke pemerintah pusat yang akhirnya alas hak warga menjadi tidak jelas, apalagi reklamasi dilakukan oleh pihak swasta bekerja dengan pemerintah provinsi.

Kendala ini yang meimbulkan masalah baru, sebab masyarakat yang memiliki hak garap berpotensi kehilangan haknya. 

“Karena itu, kami berharap anggota DPR RI melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan kami siap membantu untuk hakl tersebut,” kunci Wahab melalui pesan selulernya.



Selain Abdi Asmara dan Wahab Tahir, turut hadir Anggota Komisi A DPRD Makassar lainnya, Mario David, Haslinda Wahab, H. Jufri Pabe, H. Syarifuddin Badollahi, William, H. Andi Hasir, dan H. Zaenal Beta. (*)

Komisi A DPRD Kota Makassar Kunnjungi DPR RI

MACCANEWS-  Komisi A DPRD Makassar yang dipimpin Ketua Abdi Asmara dan Wakil Ketua Wahab Tahir sangat mengharapkan anggota DPR RI Komisi II, III, IV, dan Komisi V melakukan peninjauan langsung di lokasi reklamasi pantai tepatnya di kawasan Centre Point of Indoinesia (CPI) dalam masa resesnya tahun ini.

Harapan itu terungkap saat Komisi A DPRD Makassar melakukan konsultasi terkait reklamasi di kawasan Pantai Losari yang menuai banyak sorotan masyarakat, Rabu ( 21/02/2018).

Rombongan Komisi A DPRD Makassar diterima langsung oleh Plt. Sekjen DPR RI, Dra. Damayanti, M.Si didampingi Kepala Biro Persidangan I DPRD RI, M Dimiyati Supda S.Sos, M. Si dan Kepala Bagian Komisi V DPR RI, Dra. Prima M.B Nuwa, M. Si.  Pasalnya, para anggota DPR RI komisi terkait sementara melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Wahab yang juga Sekretaris DPD Golkar Makassar itu mengungkapkan bahwa kehadirannya di senayan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang terkena imbas dari proyek reklamasi tersebut.

Diketahui, proyek reklamasi di atas lahan 157 hektar, sebagian memiliki alas hak tanah garapan oleg warga sekitar mengacu pada undang-undang otnomi daerah. Namun, adanya pengalihan wewenang ke pemerintah pusat yang akhirnya alas hak warga menjadi tidak jelas, apalagi reklamasi dilakukan oleh pihak swasta bekerja dengan pemerintah provinsi.

Kendala ini yang meimbulkan masalah baru, sebab masyarakat yang memiliki hak garap berpotensi kehilangan haknya. 

“Karena itu, kami berharap anggota DPR RI melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan kami siap membantu untuk hakl tersebut,” kunci Wahab melalui pesan selulernya.



Selain Abdi Asmara dan Wahab Tahir, turut hadir Anggota Komisi A DPRD Makassar lainnya, Mario David, Haslinda Wahab, H. Jufri Pabe, H. Syarifuddin Badollahi, William, H. Andi Hasir, dan H. Zaenal Beta. (*)

Monday, February 12, 2018

MACCAnews- Komisi A DPRD Kota Makassar segera akan menyambangi Komisi IV DPR RI guna menyelesaikan perselisihan antara pihak Center Point of Indonesia, PT. Ciputra Yasmin dengan PT. Mariso Indo Land Makassar berserta masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan setelah Komisi A DPRD Makassar usai menggelar dua kali Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Wahab Tahir saat RDP mengatakan  kasus ini masih terus bergulir di pengadilan sebab PT Mariso Indo Land telah memasukkan laporannya di pengadilan.

Sedangkan pihak pemprov dan CPI masih enggan membayarkan ganti rugi sebab takut menyalahi aturan dan salah dalam proses pembayaran.

“Itulah kenapa konsultasi dengan ke komisi IV DPR RI terkait hal ini. Kenapa kami harus berkonsultasi, kewenangan reklamasi sudah ditarik oleh pemerintah pusat dan dilimpahkan kewengannya ke pemerintah provinsi. Batas landas kontinen administrasi pemerintah Kota Makassar sudah ndak ada, tetapi produk reklamasi masih menjadi kewenangan pemerintah kota,”ungkap Wahab Tahir, Senin (12/2/2018).

Tidak hanya itu, Wahab Tahir menyebut sengketa ini sebagai sengketa perdata antara kedua belah pihak. Di mana pihak penggugat berhak meminta perlindungan hukum ke komisi A, agar hak-haknya itu bisa terpenuhi atau terbayarkan.  “Sementara pihak CPI sendiri, menghargai proses hukum itu terjadi dan dia berhati-hati melakukan pembayaran, jangan sampai salah bayar,” ucapnya.

“Kalau saya melihat, komunikasi  yang tidak jalan, dua tiga kali RDP masalah ini tidak bisa terselesaikan. Bahkan kini tidak boleh ada aktivitas di CPI baik tergugat, maupun penggugat. Tetapi dari pihak pemerintah provinsi, tidak mau melakukan itu karena mereka terikat oleh perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga. Perjanjian kerjasama pihak ketiga ada batas waktu yang mereka harus selesaikan. Kita tidak mau masuk kesitu,” lanjut Wahab Tahir.

Hanya saja Wahab berharap agar Permasalahan tersebut segera selesai dengan melihat satelit kondisi CPI sekarang yang disinyalir telah menambah pembangunan reklamasi di tanjung.

“Kita berharap CPI, Pemerintah Provinsi, dan pengembang bisa segera duduk secara bersama-sama dengan para pemegang hak garap tadi untuk secara bersama-sama, tidak usahlah sengketa pengadilan, sengketa pengadilan itu panjang dan melelahkan, menyusahkan,” katanya.



Sementara itu, Koordinator Penanggung Jawab Kerjasama Reklamasi CPI, Soeprapto Budisantoso menyebutkan akan membayar ganti rugi ke pihak masyarakat dan pengembang lain jika sudah ada putusan dari pengadilan.

“Kita tidak mau bayar dulu sebelum ada putusan di pengadilan, kita akan ganti rugi tapi tunggu dulu putusan di pengadila,” akunya.

“Jadi silahkan komisi A ke DPR RI untuk diskusi sehingga tidak terjadi kesalapahaman. Karena kami melaksanakan sesuai site plan. Jadi semuanya sudah dicek dan posisinya di laut. Sedangkan tanah tumbuh tidak termasuk didalam 157 hektar itu. Makanya saya tanya komisi A, ayo cek gambarnya,” terangnya.

Sementara itu Kuasa Hukum PT Mariso Indoland Makassar, Muhdar MS, mengatakan bahwa PT. Ciputra Yasmin meminta ganti rugi atas lahan yang di kuasai oleh pemprov untuk reklamasi CPI. Menurutnya, Ciputra harus membayar ganti rugi.

“Karena kenyataannya lokasi di sana itu dijadikan lahan bisnis. Kami punya 24 hektar disana, semuanya diambil alih. Panel dan rumah-rumah semuanya dirobohkan rata dengan tanah oleh CPI. Mereka sudah janji kalau walaupun satu jengkal mereka akan bayar tetapi buktinya tidak,” kata Muhdar. (*)

Selesaikan Perselisihan Tanah Reklamasi, Komisi A DPRD Makassar Bakal Sambangi DPR RI

MACCAnews- Komisi A DPRD Kota Makassar segera akan menyambangi Komisi IV DPR RI guna menyelesaikan perselisihan antara pihak Center Point of Indonesia, PT. Ciputra Yasmin dengan PT. Mariso Indo Land Makassar berserta masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan setelah Komisi A DPRD Makassar usai menggelar dua kali Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Wahab Tahir saat RDP mengatakan  kasus ini masih terus bergulir di pengadilan sebab PT Mariso Indo Land telah memasukkan laporannya di pengadilan.

Sedangkan pihak pemprov dan CPI masih enggan membayarkan ganti rugi sebab takut menyalahi aturan dan salah dalam proses pembayaran.

“Itulah kenapa konsultasi dengan ke komisi IV DPR RI terkait hal ini. Kenapa kami harus berkonsultasi, kewenangan reklamasi sudah ditarik oleh pemerintah pusat dan dilimpahkan kewengannya ke pemerintah provinsi. Batas landas kontinen administrasi pemerintah Kota Makassar sudah ndak ada, tetapi produk reklamasi masih menjadi kewenangan pemerintah kota,”ungkap Wahab Tahir, Senin (12/2/2018).

Tidak hanya itu, Wahab Tahir menyebut sengketa ini sebagai sengketa perdata antara kedua belah pihak. Di mana pihak penggugat berhak meminta perlindungan hukum ke komisi A, agar hak-haknya itu bisa terpenuhi atau terbayarkan.  “Sementara pihak CPI sendiri, menghargai proses hukum itu terjadi dan dia berhati-hati melakukan pembayaran, jangan sampai salah bayar,” ucapnya.

“Kalau saya melihat, komunikasi  yang tidak jalan, dua tiga kali RDP masalah ini tidak bisa terselesaikan. Bahkan kini tidak boleh ada aktivitas di CPI baik tergugat, maupun penggugat. Tetapi dari pihak pemerintah provinsi, tidak mau melakukan itu karena mereka terikat oleh perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga. Perjanjian kerjasama pihak ketiga ada batas waktu yang mereka harus selesaikan. Kita tidak mau masuk kesitu,” lanjut Wahab Tahir.

Hanya saja Wahab berharap agar Permasalahan tersebut segera selesai dengan melihat satelit kondisi CPI sekarang yang disinyalir telah menambah pembangunan reklamasi di tanjung.

“Kita berharap CPI, Pemerintah Provinsi, dan pengembang bisa segera duduk secara bersama-sama dengan para pemegang hak garap tadi untuk secara bersama-sama, tidak usahlah sengketa pengadilan, sengketa pengadilan itu panjang dan melelahkan, menyusahkan,” katanya.



Sementara itu, Koordinator Penanggung Jawab Kerjasama Reklamasi CPI, Soeprapto Budisantoso menyebutkan akan membayar ganti rugi ke pihak masyarakat dan pengembang lain jika sudah ada putusan dari pengadilan.

“Kita tidak mau bayar dulu sebelum ada putusan di pengadilan, kita akan ganti rugi tapi tunggu dulu putusan di pengadila,” akunya.

“Jadi silahkan komisi A ke DPR RI untuk diskusi sehingga tidak terjadi kesalapahaman. Karena kami melaksanakan sesuai site plan. Jadi semuanya sudah dicek dan posisinya di laut. Sedangkan tanah tumbuh tidak termasuk didalam 157 hektar itu. Makanya saya tanya komisi A, ayo cek gambarnya,” terangnya.

Sementara itu Kuasa Hukum PT Mariso Indoland Makassar, Muhdar MS, mengatakan bahwa PT. Ciputra Yasmin meminta ganti rugi atas lahan yang di kuasai oleh pemprov untuk reklamasi CPI. Menurutnya, Ciputra harus membayar ganti rugi.

“Karena kenyataannya lokasi di sana itu dijadikan lahan bisnis. Kami punya 24 hektar disana, semuanya diambil alih. Panel dan rumah-rumah semuanya dirobohkan rata dengan tanah oleh CPI. Mereka sudah janji kalau walaupun satu jengkal mereka akan bayar tetapi buktinya tidak,” kata Muhdar. (*)

Thursday, October 26, 2017

MACCANEWS - Camat Manggala menargetkan realisasi retribusi sampah menembus angka Rp 500 juta tahun ini. Target tersebut hampit duakali lipat dari realisasi retribusi sampah 2016 yang mencapai Rp 300 juta.

"Kami optimis target tinggi ini dapat dicapai," kata Muhammad Saleh,Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Manggala.

Menurut Saleh, tingginya target tersebut seiring potensi penerimaan yang dihitung berdasarkan jumlah rumah ataupun kantor dan tempat usaha yang jumlahnya cukup besar.

"Masih banyak Wajib Retribusi yang akan didaftar,selama ini belum menjadi Wajib Retribusi," kata Saleh.

Menurut Saleh, retribusi sampah yang dipungut dari masyarakat akan membantu program penanganan kebersihan di tingkat kecamatan Manggala.

Seiring optimalisasi peningkatan jumlah Wajib Retribusi, kata Saleh, pihak kecamatan akan melanjutkan sosialisasi hingga ke tingkat RT dan RW agar masyarakat secara luas dapat memahami tujuan pungutan retribusi ini. (oy)

Kecamatan Manggala Targetkan Retribusi Sampah Rp 500 Juta

MACCANEWS - Camat Manggala menargetkan realisasi retribusi sampah menembus angka Rp 500 juta tahun ini. Target tersebut hampit duakali lipat dari realisasi retribusi sampah 2016 yang mencapai Rp 300 juta.

"Kami optimis target tinggi ini dapat dicapai," kata Muhammad Saleh,Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Manggala.

Menurut Saleh, tingginya target tersebut seiring potensi penerimaan yang dihitung berdasarkan jumlah rumah ataupun kantor dan tempat usaha yang jumlahnya cukup besar.

"Masih banyak Wajib Retribusi yang akan didaftar,selama ini belum menjadi Wajib Retribusi," kata Saleh.

Menurut Saleh, retribusi sampah yang dipungut dari masyarakat akan membantu program penanganan kebersihan di tingkat kecamatan Manggala.

Seiring optimalisasi peningkatan jumlah Wajib Retribusi, kata Saleh, pihak kecamatan akan melanjutkan sosialisasi hingga ke tingkat RT dan RW agar masyarakat secara luas dapat memahami tujuan pungutan retribusi ini. (oy)

MACCANEWS - Pemerintah Kecamatan Manggala siap mensukseskan program dari Dinas Tenaga Kerja Makassar yakni lorong tanpa pengangguran.

Menurut Camat Manggala, Anshar Umar, program tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama bagi mereka yang belum mendapatkan kesempatan  bekerja di suatu perusahaan atau lembaga dan instansi.

"Kami siap bekerjasama dengan Disnaker Makassar,"kata Anshar.

Pihak Kecamatan Manggala, kata Anshar siap memberikan data terkait lorong dan warga usia produktif yang belum bekerja kepada Dinas Tenaga Kerja.

Kepala Dinaa Tenaga Kerja Makassar, Andi Irwan Bangsawan mengemukakan dinas akan mengoptimalkan program lorong tanpa pengangguran mulai tahun ini.

Program itu, kata Irwan untuk menekan angka pengangguran di Makassar seminimal mungkin.

Irwan berharap dinas bersama seluruh kecamatan bekerjama secara optimal untuk mensukseskan program itu.(indra)

Kecamatan Manggala Siap Sukseskan Program Lorong Tanpa Pengangguran

MACCANEWS - Pemerintah Kecamatan Manggala siap mensukseskan program dari Dinas Tenaga Kerja Makassar yakni lorong tanpa pengangguran.

Menurut Camat Manggala, Anshar Umar, program tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama bagi mereka yang belum mendapatkan kesempatan  bekerja di suatu perusahaan atau lembaga dan instansi.

"Kami siap bekerjasama dengan Disnaker Makassar,"kata Anshar.

Pihak Kecamatan Manggala, kata Anshar siap memberikan data terkait lorong dan warga usia produktif yang belum bekerja kepada Dinas Tenaga Kerja.

Kepala Dinaa Tenaga Kerja Makassar, Andi Irwan Bangsawan mengemukakan dinas akan mengoptimalkan program lorong tanpa pengangguran mulai tahun ini.

Program itu, kata Irwan untuk menekan angka pengangguran di Makassar seminimal mungkin.

Irwan berharap dinas bersama seluruh kecamatan bekerjama secara optimal untuk mensukseskan program itu.(indra)


MACCANEWS -- Camat Manggala Anshar Umar meminta para Lurah mengintensifkan pembersihan drainase di masing-masing wilayah.

Perintah itu disampaikan mengingat beberapa hari terakhir curah hujan yang tinggi di wilayah Makassar.

"Pastikan drainase tak tersumbat oleh sampah,agar air pada drainase mengalir lancar,"kata Anshar, Rabu ini.

Selasa kemarin, Anshar beserta sejumlah staf kecamatan Manggala dan staf kelurahan Manggala meninjau langsung pembersihan drainase yang ada Blok 10 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.

Akibat hujan deras yang mengguyur Makassar dan Kecamatan Manggala khususnya beberapa terakhir mengakibatkan terjadinya genangan air di wilayah Blok 10, Camat Manggala Ansar Umar beserta Lurah Manggala telah mendengar laporan warga.

Saat itu juga Anshar beserta Lurah Manggala langsung melakukan peninjauan di area genangan air tersebut.

Lurah Manggala, Alex mengemukaka puncak genangan air yang terjadi di blok 10 tersebut disebabkan penyumbatan arus air pada drainase.

Hasil pantauan lapangan di area genangan tersebut terlihat ada aktifitas pembangunan Perumahan sehingga beberapa akses arus air tertutupi dengan material pekerjaan bangunan.

"Tapi kami sudah berkordinasi dengan Perumnas, Alhamdulillah genangan teratasi,"kata Alex.(ind)

Camat Manggala Intensifkan Pembersihan Drainase


MACCANEWS -- Camat Manggala Anshar Umar meminta para Lurah mengintensifkan pembersihan drainase di masing-masing wilayah.

Perintah itu disampaikan mengingat beberapa hari terakhir curah hujan yang tinggi di wilayah Makassar.

"Pastikan drainase tak tersumbat oleh sampah,agar air pada drainase mengalir lancar,"kata Anshar, Rabu ini.

Selasa kemarin, Anshar beserta sejumlah staf kecamatan Manggala dan staf kelurahan Manggala meninjau langsung pembersihan drainase yang ada Blok 10 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.

Akibat hujan deras yang mengguyur Makassar dan Kecamatan Manggala khususnya beberapa terakhir mengakibatkan terjadinya genangan air di wilayah Blok 10, Camat Manggala Ansar Umar beserta Lurah Manggala telah mendengar laporan warga.

Saat itu juga Anshar beserta Lurah Manggala langsung melakukan peninjauan di area genangan air tersebut.

Lurah Manggala, Alex mengemukaka puncak genangan air yang terjadi di blok 10 tersebut disebabkan penyumbatan arus air pada drainase.

Hasil pantauan lapangan di area genangan tersebut terlihat ada aktifitas pembangunan Perumahan sehingga beberapa akses arus air tertutupi dengan material pekerjaan bangunan.

"Tapi kami sudah berkordinasi dengan Perumnas, Alhamdulillah genangan teratasi,"kata Alex.(ind)

MACCANEWS - Kepala Seksi Trantib Kecamatan Manggala, Hasanuddin Dg Janji terus mengoptimalkan penertiban Pedagang Kaki Lima yang selama ini berjualan terutama di jalan-jalan utama di wilayah Kecamatan Manggala.

Hal itu dilakukan untuk menciptakan dan menata kesemrawutan yang masih ada di sejumlah titik.

"Kami terus memantau secara rutin jangan sampai ada PK5 baru yang beroperasi,"kata Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, seksi Trantib Kecamatan Manggala diperkuat sebanyak 18 personil Satpol PP Pemerintah Kota Makassar.

Baru-baru ini, Seksi Tramtib Kecamatan Manggala menyisir jalan utama Perum Perumnas Antang guna melakukan pengawasan dan pemantauan aktifitas PK5 di titik jalan tersebut.

Langkah yang dilakukan Seksi Tramtib Kecamatan Manggala, yakni melakukan pensekatan persuasif dengan berkomunikasi kepada PK5 untuk menghentikan aktifitasnya di titik jalan yang dilarang adanya aktifitas PK5.

Jika pendekatan persuasif tak berhasil menghentikan aktifitas PK5 maka Seksi Tramtib melakukan pendekatan yang tegaa seperti pembongkaran lapak dan lainnya.(indra)

Kasi Tramtib Kecamatan Manggala Optimalkan Penertiban PK5

MACCANEWS - Kepala Seksi Trantib Kecamatan Manggala, Hasanuddin Dg Janji terus mengoptimalkan penertiban Pedagang Kaki Lima yang selama ini berjualan terutama di jalan-jalan utama di wilayah Kecamatan Manggala.

Hal itu dilakukan untuk menciptakan dan menata kesemrawutan yang masih ada di sejumlah titik.

"Kami terus memantau secara rutin jangan sampai ada PK5 baru yang beroperasi,"kata Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, seksi Trantib Kecamatan Manggala diperkuat sebanyak 18 personil Satpol PP Pemerintah Kota Makassar.

Baru-baru ini, Seksi Tramtib Kecamatan Manggala menyisir jalan utama Perum Perumnas Antang guna melakukan pengawasan dan pemantauan aktifitas PK5 di titik jalan tersebut.

Langkah yang dilakukan Seksi Tramtib Kecamatan Manggala, yakni melakukan pensekatan persuasif dengan berkomunikasi kepada PK5 untuk menghentikan aktifitasnya di titik jalan yang dilarang adanya aktifitas PK5.

Jika pendekatan persuasif tak berhasil menghentikan aktifitas PK5 maka Seksi Tramtib melakukan pendekatan yang tegaa seperti pembongkaran lapak dan lainnya.(indra)

MACCANEWS - Camat Manggala ,Anshar Umar menyatakan optimistis dan yakin bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW di wilayahnya akan berlangsung aman dan damai.

"Saya terus memantau perkembangan di masing-masing kelurahan setiap hari, tak ada ketegangan antar calon dan pendukung calon," kata Anshar.

Menurut Anshar, masyarakat secara umum telah memahami bahwa agenda pemilihan ketua RT dan RW yang dilakukan serentak di Makassar merupakan agenda yang mengusung nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Olehnya itu, kaa Anshar,masyarakat mengesepankan sikap toleransi dan saling menghormatibserta menghargai jika sesama warga berbeda dukungan calaon Ketua baik RT maupun RW.

Masyarakat, kata dia ,telah menganggap pemilihan ketua RT dan RW merupakan hal yang biasa dan tak perlu terkotak-kotak hanta karena berbeda dukungan calon.

Anshar berencana akan memantau persiapan akhir pelaksanaan pemilihan RT dan RW pada Sabtu,Pekan ini. (indra)

Camat Manggala Optimistis Pemilihan RT RW Berlangsung Aman dan Damai

MACCANEWS - Camat Manggala ,Anshar Umar menyatakan optimistis dan yakin bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua RT dan RW di wilayahnya akan berlangsung aman dan damai.

"Saya terus memantau perkembangan di masing-masing kelurahan setiap hari, tak ada ketegangan antar calon dan pendukung calon," kata Anshar.

Menurut Anshar, masyarakat secara umum telah memahami bahwa agenda pemilihan ketua RT dan RW yang dilakukan serentak di Makassar merupakan agenda yang mengusung nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Olehnya itu, kaa Anshar,masyarakat mengesepankan sikap toleransi dan saling menghormatibserta menghargai jika sesama warga berbeda dukungan calaon Ketua baik RT maupun RW.

Masyarakat, kata dia ,telah menganggap pemilihan ketua RT dan RW merupakan hal yang biasa dan tak perlu terkotak-kotak hanta karena berbeda dukungan calon.

Anshar berencana akan memantau persiapan akhir pelaksanaan pemilihan RT dan RW pada Sabtu,Pekan ini. (indra)

MACCANEWS - Camat Manggala, Anshar Umar mengapresiasi pelaksanaan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara RW 7 Kelurahan Batua di Jalan Borong Raya Baru 1.

Anshar hadir di TPS tersebut sekaligus menyampaikan permibtaan maaf Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto yang tak sempat hadir di TPS tersebut. "Warga memahami kesibukan Bapak Wali Kota yang tak sempat hadir di TPS RW 7 Kel Batua ini,"kata Anshar di TPS 7 Kel Batua,Minggu.

Menurut Anshar, antusias warga terlihat saat pemunguta  suara berlangsung, ratusan warga pemilih dengan tertib antrian mengikuti pemngutan suara tersebut. "Saya lihat warga disini proaktif memberikan hak suaranya memikih calon Ketua RT dan RW,"kata Anshar.

Tak lama kehadiran Camat Anshar, Kapolrestabes Makassar Kombes Endi Sutendi tiba-tiba muncul dan turut memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS tersebut. "Warga disini terlihat tertib dalam kondisi aman saat pemungutan suara berlangsung,"kata Endi.

Lurah Batua, Muh Jufri mengemukakan TPS RW 7 merupakan salah satu RW yang mrlaksanakan pemilihan pemungutan suara secara tertib dan aman meski jumlah suara terbesar di Kelurahan Batua yakni mencapai 800 lebih suara. "Ini berkat partisipasi berbagai pihak, sehingga kegiatan pemilihan ketua RT dan RW disini tertib dan semarak,"kata Jufri. (indra).

Camat Manggala Apresiasi Antusias Warga di TPS RW 7 Kel Batua

MACCANEWS - Camat Manggala, Anshar Umar mengapresiasi pelaksanaan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara RW 7 Kelurahan Batua di Jalan Borong Raya Baru 1.

Anshar hadir di TPS tersebut sekaligus menyampaikan permibtaan maaf Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto yang tak sempat hadir di TPS tersebut. "Warga memahami kesibukan Bapak Wali Kota yang tak sempat hadir di TPS RW 7 Kel Batua ini,"kata Anshar di TPS 7 Kel Batua,Minggu.

Menurut Anshar, antusias warga terlihat saat pemunguta  suara berlangsung, ratusan warga pemilih dengan tertib antrian mengikuti pemngutan suara tersebut. "Saya lihat warga disini proaktif memberikan hak suaranya memikih calon Ketua RT dan RW,"kata Anshar.

Tak lama kehadiran Camat Anshar, Kapolrestabes Makassar Kombes Endi Sutendi tiba-tiba muncul dan turut memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS tersebut. "Warga disini terlihat tertib dalam kondisi aman saat pemungutan suara berlangsung,"kata Endi.

Lurah Batua, Muh Jufri mengemukakan TPS RW 7 merupakan salah satu RW yang mrlaksanakan pemilihan pemungutan suara secara tertib dan aman meski jumlah suara terbesar di Kelurahan Batua yakni mencapai 800 lebih suara. "Ini berkat partisipasi berbagai pihak, sehingga kegiatan pemilihan ketua RT dan RW disini tertib dan semarak,"kata Jufri. (indra).

MACCANEWS - Camat Manggala, Anshar Umar mendampingi Ketua Tim PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan masjid Manggala di Komp Perum Perumnas Antang,Selasa siang.

Selain Camat Manggala,dan Sekcam Manggala Andi Fadly, sejumlah pejabat lingkup Pemkot Makassar turut mendampingi isteri Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto ini. oara pejabat tersebut yakni Kepala Dinas PU Makassar, Muhammad Anshar,  Kepala Dinas Perdagangan Makassar,Andi Muh Yasir.

Setelah meninjau lokasi pembangunan masjid, Ketua Tim PKK Makassar melanjutkan peninjauan ke UPTD Kulit yang berlokasi di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala.

Camat Manggala, Anshar mengemukakan pembangunan mashid yang berlokasi di samping Puskesmas Antang Perumnas Antang tersebut merupakan harapan masyarakat khususnya yang berada di sekitar lokasi masjid tersebut.

Warga sekitar lokasi tersebut, kata Camat Anshar menyampaikan  ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Makassar serta perhatian Tim PKK Makassar yang memberi perhatian kepada pembangunan masjid tersebut.

Di lokasi UPTD Kulit Tamangapa, Indira Jusuf Ismail tampak berbincang dengan sejumlah pejabat yang mendampinginya.

Tim PKK Makassar, berharap UPTD kulit Tamangapa dapat menjadi industri kulit yang besar dan memberi dampak yang positif khususnya pembukaan lapangan kerja bagi warga sekitar Tamangapa.(indra)





Camat Manggala Dampingi Ketua PKK Makassar Tinjau Lokasi Pembangunan UPTD Kulit

MACCANEWS - Camat Manggala, Anshar Umar mendampingi Ketua Tim PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan masjid Manggala di Komp Perum Perumnas Antang,Selasa siang.

Selain Camat Manggala,dan Sekcam Manggala Andi Fadly, sejumlah pejabat lingkup Pemkot Makassar turut mendampingi isteri Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto ini. oara pejabat tersebut yakni Kepala Dinas PU Makassar, Muhammad Anshar,  Kepala Dinas Perdagangan Makassar,Andi Muh Yasir.

Setelah meninjau lokasi pembangunan masjid, Ketua Tim PKK Makassar melanjutkan peninjauan ke UPTD Kulit yang berlokasi di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala.

Camat Manggala, Anshar mengemukakan pembangunan mashid yang berlokasi di samping Puskesmas Antang Perumnas Antang tersebut merupakan harapan masyarakat khususnya yang berada di sekitar lokasi masjid tersebut.

Warga sekitar lokasi tersebut, kata Camat Anshar menyampaikan  ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Makassar serta perhatian Tim PKK Makassar yang memberi perhatian kepada pembangunan masjid tersebut.

Di lokasi UPTD Kulit Tamangapa, Indira Jusuf Ismail tampak berbincang dengan sejumlah pejabat yang mendampinginya.

Tim PKK Makassar, berharap UPTD kulit Tamangapa dapat menjadi industri kulit yang besar dan memberi dampak yang positif khususnya pembukaan lapangan kerja bagi warga sekitar Tamangapa.(indra)





MACCANEWS--Camat Manggala, Anshar Umar berharap hasil Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan Manggala yang baru-baru ini dilaksanakan, dapat diperjuangkan di tingkat Kota Makassar.

"Peranan legislator sangat penting dalam meloloskan program yang dibutuhkan masyarakat,"kata Anshar di kantornya.

Menurut Anshar, mayarakat kecamatan Manggala sangat berharap perjuangan legislator meloloskan hasil Musrenbang untuk masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Makassar 2018 mendatang.

"Musrenbang yang dilaksanakan tahun ini untuk dimasukkan pada APBD tahun depan,"kata Anshar.

Beberapa program yang dihasilkan pada Musrenbang kecamatan Manggala baru-baru ini, didominasi program perbaikan infrastruktur.

"Terutama jalan dan drainase,"kata Anshar.

Menurut Anshar, hasil Musrenbang tersebut merupakan program yang dihasilkan melalui pembahasan panjang yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

"Harapan kami hasil Musrenbang tersebut dapat terwujud tahun depan,"kata Anshar.(OY)

Camat Manggala Berharap Bantuan Legislator Dapil Panakkukang-Manggala

MACCANEWS--Camat Manggala, Anshar Umar berharap hasil Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan Manggala yang baru-baru ini dilaksanakan, dapat diperjuangkan di tingkat Kota Makassar.

"Peranan legislator sangat penting dalam meloloskan program yang dibutuhkan masyarakat,"kata Anshar di kantornya.

Menurut Anshar, mayarakat kecamatan Manggala sangat berharap perjuangan legislator meloloskan hasil Musrenbang untuk masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Makassar 2018 mendatang.

"Musrenbang yang dilaksanakan tahun ini untuk dimasukkan pada APBD tahun depan,"kata Anshar.

Beberapa program yang dihasilkan pada Musrenbang kecamatan Manggala baru-baru ini, didominasi program perbaikan infrastruktur.

"Terutama jalan dan drainase,"kata Anshar.

Menurut Anshar, hasil Musrenbang tersebut merupakan program yang dihasilkan melalui pembahasan panjang yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

"Harapan kami hasil Musrenbang tersebut dapat terwujud tahun depan,"kata Anshar.(OY)


MACCANEWS--Camat Manggala Anshar Umar menggelar pertemuan dengan seluruh pejabat Kantor Kecamatan Manggala, para lurah dan staf di Aula Kantor Camat Manggala, Senin (2/3).

Dalam pertemuan itu, Camat Anshar menyampaikan arahan kepada para pejabat kantor kecamata , lurah serta staf kelurahan.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan itu diantaranya terkait kedisiplinan para pegawai, pelaksanaan program masing-masing bidang terutama bidang kebersihan menyangkut jadwal pengangkutan  dan pembuangan sampah.

Anshar mengemukakan seluruh staf pegawai agar terus meningkatkan kinerjanya sesuai tugas kerja masing-masing.

Demikian juga terkait kedisiplinan pegawai, agar para pegawai masuk kantor sesuai jadwal tang ditetapkan.

Terkait kegiatan pengangkutan dan pembuangan sampah, Anshar meminta para lurah meningkatkan kinerja kebersihan di lingkungan masing-masing.

Apalagi, saat ini Pemerintah Kecamatan mengoptimalkan penerimaan retribusi sampah dari masyarakat.(dra)

Camat Manggala Kumpulkan Seluruh Lurah dan Staf


MACCANEWS--Camat Manggala Anshar Umar menggelar pertemuan dengan seluruh pejabat Kantor Kecamatan Manggala, para lurah dan staf di Aula Kantor Camat Manggala, Senin (2/3).

Dalam pertemuan itu, Camat Anshar menyampaikan arahan kepada para pejabat kantor kecamata , lurah serta staf kelurahan.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan itu diantaranya terkait kedisiplinan para pegawai, pelaksanaan program masing-masing bidang terutama bidang kebersihan menyangkut jadwal pengangkutan  dan pembuangan sampah.

Anshar mengemukakan seluruh staf pegawai agar terus meningkatkan kinerjanya sesuai tugas kerja masing-masing.

Demikian juga terkait kedisiplinan pegawai, agar para pegawai masuk kantor sesuai jadwal tang ditetapkan.

Terkait kegiatan pengangkutan dan pembuangan sampah, Anshar meminta para lurah meningkatkan kinerja kebersihan di lingkungan masing-masing.

Apalagi, saat ini Pemerintah Kecamatan mengoptimalkan penerimaan retribusi sampah dari masyarakat.(dra)

Wednesday, June 21, 2017


MACCANEWS--Menjelang akhir Ramadan PD Parkir Makassar Raya semakin intensif melakukan kontrol penataan dan penertiban perparkiran di kota Makassar. Beberepa kawasan yang menjadi fokus perhatian yaitu Pasar Butung di Kecamatan Wajo, Mall Panakkukkang, Toko Bintang dan sekitarnya di Kecamatan Panakkukang, dan sekitar Mall Ratu Indah, Pasar Senggol di Kec. Mariso.

Tempat- tempat tersebut merupakan pusat perniagaan yang paling banyak dikunjungi masyarakat dan berdampak membludaknya pengguna parkir dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya Muh. Irianto Ahmad mengatakan penataan ini terus dilakukan sampai terciptanya kawasan tertib parkir di titik- titik tersebut.

"Target kita adalah terwujudnya Pelayanan Parkir Prima, memberi kenyamanan bagi pengguna jasa parkir dan pengguna lalu lintas untuk Makassar dua kali tambah baik. Juga sejalan dengan visi Pak Wali kota Makassar mewujudkan Kota Dunia yang nyaman untuk semua," ucapnya Selasa, (20/6).

Kontrol sekaligus penataan dan penertiban ini dipimpin langsung Dirut Irianto Ahmad. Penertiban juga melibatkan berbagai elemen yang tergabung dalam Tim Patuh Parkir (TP2), Anggota Pomdam XIV Hasanuddin, Dinas Perhubungan kota Makassar, Satpol PP, dan Tripika masing- masing kecamatan yang dimaksud. (*)

PD Parkir Makassar Intensifkan Kontrol Perparkiran di Penghujung Ramadan


MACCANEWS--Menjelang akhir Ramadan PD Parkir Makassar Raya semakin intensif melakukan kontrol penataan dan penertiban perparkiran di kota Makassar. Beberepa kawasan yang menjadi fokus perhatian yaitu Pasar Butung di Kecamatan Wajo, Mall Panakkukkang, Toko Bintang dan sekitarnya di Kecamatan Panakkukang, dan sekitar Mall Ratu Indah, Pasar Senggol di Kec. Mariso.

Tempat- tempat tersebut merupakan pusat perniagaan yang paling banyak dikunjungi masyarakat dan berdampak membludaknya pengguna parkir dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya Muh. Irianto Ahmad mengatakan penataan ini terus dilakukan sampai terciptanya kawasan tertib parkir di titik- titik tersebut.

"Target kita adalah terwujudnya Pelayanan Parkir Prima, memberi kenyamanan bagi pengguna jasa parkir dan pengguna lalu lintas untuk Makassar dua kali tambah baik. Juga sejalan dengan visi Pak Wali kota Makassar mewujudkan Kota Dunia yang nyaman untuk semua," ucapnya Selasa, (20/6).

Kontrol sekaligus penataan dan penertiban ini dipimpin langsung Dirut Irianto Ahmad. Penertiban juga melibatkan berbagai elemen yang tergabung dalam Tim Patuh Parkir (TP2), Anggota Pomdam XIV Hasanuddin, Dinas Perhubungan kota Makassar, Satpol PP, dan Tripika masing- masing kecamatan yang dimaksud. (*)


MACCANEWS--Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkangkapkan besarnya potensi kerja sama yang bisa disinergikan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dengan Kooperasi Persatuan Buruh Indonesia (KSPBI).

Danny mengatakan KSPBI adalah organisasi yang bakal mempu mengarungi keunggulan- keunggulan dan mempersiapkan diri mengambil peran di masa depan.

Wali kota berlatar belakang arsitek ini melihat Konsolidasi seluruh serikat buruh di Indonesia sangat baik. Hal ini akan memberi kemudahan yang diharapkan mampu membangun sinergitas dengan pemerintah memikirkan masalah- masalah perburuhan di Indonesia khususnya di kota Makassar.

"Konsolidasi buruh yang sangat baik ini akan memberi kemudahan bagi kita yang kemudian secara sinergitas bersama pemerintah kita majukan semua hal dalam perburuhan baik itu pada sektor koperasinya dan hal- hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah," kata Danny saat hadiri buka puasa bersama sekaligus meresmikan kantor Kelompok Serikat Pekerja Buruh Indonesia di Jl. Sabutung, Selasa, (20/6).

Beberapa hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah kota Makassar kata Danny seperti sektor kesehatan dan sektor kebersihan.

Menurut hemat Danny, Buruh adalah pekerja yang tersebar mulai dari pelabuhan, pusat- pusat perbelanjaan, hingga di industri- industri. Keberadaan tersebut bisa disinergikan dengan salah satu program pemerintah, Makassar ta Tidak Rantasa (MTR), sehingga mereka bisa menjadi agen- agen kebersihan di lingkungan kerja masing- masing.

Mereka bisa bekerja sama yang lebih produktif, misalnya program pemerintah yang sedang membangun Bulo (Badan Usaha Lorong) di lorong- lorong. Alangkah lebih baik lagi jika buruh bisa menjadi promotor Bulo di tempat kerjanya, dengan menanam lombok dan tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi lainnya.

"Hasilnya bisa kita jual agar menjadi penghasilan tambahan di samping juga kita bisa pakai untuk kebutuhan sehari- hari," katanya.

Hari ini Makassar menurut Danny telah berhasil menekan inflasi di kota Makassar menjadi deflasi salah satunya berkat program Bulo tersebut.

"Maka konsolidasi buruh seperti ini dan hadirnya koperasi KSPBI memberi kita wadah agar mudah ber-networking demi kepentingan kita bersama ke depan," ucapnya lagi.

Hadir dalam kesempatan ini Mukhtar Guntur Ketua pengurus Pusat  Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. (*)

Pemkot Teropong Peluang Kerja Sama dengan Serikat Buruh Indonesia


MACCANEWS--Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkangkapkan besarnya potensi kerja sama yang bisa disinergikan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dengan Kooperasi Persatuan Buruh Indonesia (KSPBI).

Danny mengatakan KSPBI adalah organisasi yang bakal mempu mengarungi keunggulan- keunggulan dan mempersiapkan diri mengambil peran di masa depan.

Wali kota berlatar belakang arsitek ini melihat Konsolidasi seluruh serikat buruh di Indonesia sangat baik. Hal ini akan memberi kemudahan yang diharapkan mampu membangun sinergitas dengan pemerintah memikirkan masalah- masalah perburuhan di Indonesia khususnya di kota Makassar.

"Konsolidasi buruh yang sangat baik ini akan memberi kemudahan bagi kita yang kemudian secara sinergitas bersama pemerintah kita majukan semua hal dalam perburuhan baik itu pada sektor koperasinya dan hal- hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah," kata Danny saat hadiri buka puasa bersama sekaligus meresmikan kantor Kelompok Serikat Pekerja Buruh Indonesia di Jl. Sabutung, Selasa, (20/6).

Beberapa hal yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah kota Makassar kata Danny seperti sektor kesehatan dan sektor kebersihan.

Menurut hemat Danny, Buruh adalah pekerja yang tersebar mulai dari pelabuhan, pusat- pusat perbelanjaan, hingga di industri- industri. Keberadaan tersebut bisa disinergikan dengan salah satu program pemerintah, Makassar ta Tidak Rantasa (MTR), sehingga mereka bisa menjadi agen- agen kebersihan di lingkungan kerja masing- masing.

Mereka bisa bekerja sama yang lebih produktif, misalnya program pemerintah yang sedang membangun Bulo (Badan Usaha Lorong) di lorong- lorong. Alangkah lebih baik lagi jika buruh bisa menjadi promotor Bulo di tempat kerjanya, dengan menanam lombok dan tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi lainnya.

"Hasilnya bisa kita jual agar menjadi penghasilan tambahan di samping juga kita bisa pakai untuk kebutuhan sehari- hari," katanya.

Hari ini Makassar menurut Danny telah berhasil menekan inflasi di kota Makassar menjadi deflasi salah satunya berkat program Bulo tersebut.

"Maka konsolidasi buruh seperti ini dan hadirnya koperasi KSPBI memberi kita wadah agar mudah ber-networking demi kepentingan kita bersama ke depan," ucapnya lagi.

Hadir dalam kesempatan ini Mukhtar Guntur Ketua pengurus Pusat  Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. (*)


MACCANEWS--Pemuda dan Mahasiswa se- kota Makassar menggelar buka puasa dan silaturrahmi dengan wali kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto di Rujab Anging Mammiri, Selasa (21/6).

Dalam kegiatan tersebut Danny sapaan karib wali kota mengajak para pemuda dan mahasiswa aktif memberi masukan kepada pemerintah kota Makassar.

"Beberapa program yang kita cetuskan memang bukanlah dari saya sendiri. Akan tetapi banyak juga dihasilkan dari diskusi- diskusi seperti ini, dari masukan berbagai pihak dan jika itu dianggap  baik dan bermanfaat bagi masyarakat, kita jalankan," ucap Danny sembari ikut melantai bersama 300- an mahasiswa dan pemuda di kota itu.

Karena itu dirinya meminta jika ada ide atau pun usulan agar segera disampaikan kepadanya. Ia mencontohka salah satu program unggulan pemerintah Makassar saat ini, 'jagai anakta'. Program tersebut kata Danny justru ditelorkan dari diskusi namun hasilnya begitu monumental.

Selain itu, wali kota berlatar belakang arsitek ini juga memotivasi mahasiswa agar senantiasa membaca situasi dan kondisi negara ini, baik isu nasional maupun di tingkatan lokal.

"Hal ini penting agar kita pun bisa ikut bersaing dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan serta mampu meraih peluang di masa yang akan datang," paparnya.

Artinya mahasiswa dan pemuda, haruslah terus mengasah dan mengisi diri dengan ilmu yang bermanfaat sehingga memiliki daya saing yang kuat menyongsong masa depan yang lebih baik lagi, dua kali tambah baik.

Pada kesempatan yang sama mantan konsultan tata ruang ini juga menjelaskan beberapa keunggulan Makassar lainnya, seperti kemampuan menstabilkan harga bahkan deflasi di musim inflasi ini, serta terciptanya satu produk transportasi massa 'made in Rappocini' (pete- pete smart), yang digadang- gadang bakal jadi sarana transportasi ideal serta solusi terhadap masalah kemacetan kota. (om)

Danny Harap Mahasiswa dan Pemuda Aktif Beri Masukan ke Pemkot


MACCANEWS--Pemuda dan Mahasiswa se- kota Makassar menggelar buka puasa dan silaturrahmi dengan wali kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto di Rujab Anging Mammiri, Selasa (21/6).

Dalam kegiatan tersebut Danny sapaan karib wali kota mengajak para pemuda dan mahasiswa aktif memberi masukan kepada pemerintah kota Makassar.

"Beberapa program yang kita cetuskan memang bukanlah dari saya sendiri. Akan tetapi banyak juga dihasilkan dari diskusi- diskusi seperti ini, dari masukan berbagai pihak dan jika itu dianggap  baik dan bermanfaat bagi masyarakat, kita jalankan," ucap Danny sembari ikut melantai bersama 300- an mahasiswa dan pemuda di kota itu.

Karena itu dirinya meminta jika ada ide atau pun usulan agar segera disampaikan kepadanya. Ia mencontohka salah satu program unggulan pemerintah Makassar saat ini, 'jagai anakta'. Program tersebut kata Danny justru ditelorkan dari diskusi namun hasilnya begitu monumental.

Selain itu, wali kota berlatar belakang arsitek ini juga memotivasi mahasiswa agar senantiasa membaca situasi dan kondisi negara ini, baik isu nasional maupun di tingkatan lokal.

"Hal ini penting agar kita pun bisa ikut bersaing dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan serta mampu meraih peluang di masa yang akan datang," paparnya.

Artinya mahasiswa dan pemuda, haruslah terus mengasah dan mengisi diri dengan ilmu yang bermanfaat sehingga memiliki daya saing yang kuat menyongsong masa depan yang lebih baik lagi, dua kali tambah baik.

Pada kesempatan yang sama mantan konsultan tata ruang ini juga menjelaskan beberapa keunggulan Makassar lainnya, seperti kemampuan menstabilkan harga bahkan deflasi di musim inflasi ini, serta terciptanya satu produk transportasi massa 'made in Rappocini' (pete- pete smart), yang digadang- gadang bakal jadi sarana transportasi ideal serta solusi terhadap masalah kemacetan kota. (om)


MACCANEWS--Memasuki hari libur Idul Fitri 1438 Hijriah, Sekretaris DPRD Makassar,Adwi Awan Umar,Rabu 21/06/2017 gelar rapat internal bersama seluruh pejabat struktural DPRD Kota Makassar membahas peningkatan kinerja staff dan hal penting lainnya.Di ruang Sekretaris DPRD kota Makassar.

Sekwan DPRD Makassar Gelar Rapat Internal


MACCANEWS--Memasuki hari libur Idul Fitri 1438 Hijriah, Sekretaris DPRD Makassar,Adwi Awan Umar,Rabu 21/06/2017 gelar rapat internal bersama seluruh pejabat struktural DPRD Kota Makassar membahas peningkatan kinerja staff dan hal penting lainnya.Di ruang Sekretaris DPRD kota Makassar.


MACCANEWS--Progres pengembangan program sampah tukar beras yang bersinergi dengan pengelolaan bank sampah semakin meningkat di tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Jumlah nasabah bank sampah saat ini mencapai hingga 50.000 orang yang terdaftar di 760 bank sampah unit dan sektoral se-Kota Makassar. Perputaran uang dari seluruh bank sampah kurang pun lebih Rp20 juta sampai Rp30 juta perharinya. Jika ditaksir selama sebulan pendapatannya kurang lebih Rp600 juta sampai Rp900 juta.

Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi), Saharuddin Ridwan mengaku, sebelumnya jumlah nasabah bank sampah berkisar 12.000 orang di akhir tahun 2016 lalu.

“Target sebenarnya bukan hanya bank sampah meningkat tetapi partisipasi masyarakat karena sekarang total nasabah kurang lebih 50 ribu. Kita harap akan bertambah karena ini akan mempengaruhi jumlah reduksi sampah,” jelas Saharuddin.

Keterlibatan masyarakat, lanjutnya, bukan hanya sekadar bertujuan menjaga lingkungan tetapi berpotensi untuk menambah pendapatan ekonomi dari kebutuhan rumah tangga.

Bukan hanya masyarakat saja, atas keinginan Danny Pomanto sapaan akrab wali kota, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) berkewajiban melakukan tindakan pengurangan produksi sampah. “Ini progress jangka panjang partisipasi PNS tinggi terhadap kepedulian lingkungan. Dan dari total jumlah penduduk 1,7 juta jiwa kita harap jumlah nasabah bisa mencapai 10% sampai 20%, kalau dititik 30% itu sudah sangat luar biasa,” harap Saharuddin.

Seiring dengan itu, maka target pengurangan produksi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang, Kecamatan Manggala akan terwujud. Saat ini target pengurangan sampah ke TPA masih berkisar 0,14% dari total 1.100 ton sampah yang masuk ke TPA setiap harinya.

“Kita harap 10% pengurangan sampah dari adanya bank sampah. Sampah yang masuk ke TPA 1.100 ton perhari. Ketika bank sampah berjalan maksimal lagi, sampah berkurang masuk ke TPA. 30% sampah tidak terbuang targetnya sudah luar biasa,” terang Saharuddin yang juga Ketua Yayasan Peduli Negeri (YPN).

Lebih lanjut, dia menguraikan saat ini jumlah bank sampah yang tersebar di 15 wilayah kecamatan sudah mencapai 760 unit. Masing-masing, 508 untuk Bank Sampah Unit (BSU) di lingkungan RT/RW dengan jumlah nasabah 37.182 orang.

“Kita target untuk BSU ini disetiap lingkungan RW yang jumlah 998 lingkungan,” kata Saharuddin yang jugaSekretaris Tim Pro Percepatan dan Pengendalian Makassarta Tidak Rantasak (MTR) Makassar.

Kemudian, BSU di lingkungan sekolah sudah mencapai 233 unit dengan jumlah nasabah15.420 orang, dan BSU kantor-kantor instansi lainnya sebanyak 13 unit dengan total nasabah 1.850 orang, serta Bank Sampah Sektoral di lima kecamatan dengan jumlah nasabah 600 orang.

“Dari laporan yang masuk terkait bank sampah sektoral baru Kecamatan Tallo, Makasssar, Rappocini, Manggala, Mamajang,” katanya.

Ketua Pengarah Tim Pro Percepatan dan Pengendalian MTR, Irwan R Adnan menambahkan, trend positif bank sampah ini justru memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Apalagi, saat ini sejumlah nasabah beramai-ramai telah menarik tabungannya untuk keperluan lebaran Idul Fitri 1438 H.

“Ada yang mencapai sampai Rp2 juta, dan ada bahkan Rp2,7 juta di Manggala. Dia beli kebutuhan bahan bangunan,” sebut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar ini.

Dia menambahkan, program bank sampah ini para nasabah tidak hanya dapat menukarkan sampah dengan beras, tetapi bisa memperoleh sembako, tabung gas, air galon dan produk lainnya.

“InsyaAllah bank sampah ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan sekarang ini berjalan penjemputan dari bank sampah pusat. Kita akan kembangkan bank sampah ini dengan aplikasi ebaba (elektronik banking bank sampah),” tambah Irwan. (*)

Jumlah Nasabah Bank Sampah Meningkat


MACCANEWS--Progres pengembangan program sampah tukar beras yang bersinergi dengan pengelolaan bank sampah semakin meningkat di tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Jumlah nasabah bank sampah saat ini mencapai hingga 50.000 orang yang terdaftar di 760 bank sampah unit dan sektoral se-Kota Makassar. Perputaran uang dari seluruh bank sampah kurang pun lebih Rp20 juta sampai Rp30 juta perharinya. Jika ditaksir selama sebulan pendapatannya kurang lebih Rp600 juta sampai Rp900 juta.

Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi), Saharuddin Ridwan mengaku, sebelumnya jumlah nasabah bank sampah berkisar 12.000 orang di akhir tahun 2016 lalu.

“Target sebenarnya bukan hanya bank sampah meningkat tetapi partisipasi masyarakat karena sekarang total nasabah kurang lebih 50 ribu. Kita harap akan bertambah karena ini akan mempengaruhi jumlah reduksi sampah,” jelas Saharuddin.

Keterlibatan masyarakat, lanjutnya, bukan hanya sekadar bertujuan menjaga lingkungan tetapi berpotensi untuk menambah pendapatan ekonomi dari kebutuhan rumah tangga.

Bukan hanya masyarakat saja, atas keinginan Danny Pomanto sapaan akrab wali kota, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) berkewajiban melakukan tindakan pengurangan produksi sampah. “Ini progress jangka panjang partisipasi PNS tinggi terhadap kepedulian lingkungan. Dan dari total jumlah penduduk 1,7 juta jiwa kita harap jumlah nasabah bisa mencapai 10% sampai 20%, kalau dititik 30% itu sudah sangat luar biasa,” harap Saharuddin.

Seiring dengan itu, maka target pengurangan produksi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang, Kecamatan Manggala akan terwujud. Saat ini target pengurangan sampah ke TPA masih berkisar 0,14% dari total 1.100 ton sampah yang masuk ke TPA setiap harinya.

“Kita harap 10% pengurangan sampah dari adanya bank sampah. Sampah yang masuk ke TPA 1.100 ton perhari. Ketika bank sampah berjalan maksimal lagi, sampah berkurang masuk ke TPA. 30% sampah tidak terbuang targetnya sudah luar biasa,” terang Saharuddin yang juga Ketua Yayasan Peduli Negeri (YPN).

Lebih lanjut, dia menguraikan saat ini jumlah bank sampah yang tersebar di 15 wilayah kecamatan sudah mencapai 760 unit. Masing-masing, 508 untuk Bank Sampah Unit (BSU) di lingkungan RT/RW dengan jumlah nasabah 37.182 orang.

“Kita target untuk BSU ini disetiap lingkungan RW yang jumlah 998 lingkungan,” kata Saharuddin yang jugaSekretaris Tim Pro Percepatan dan Pengendalian Makassarta Tidak Rantasak (MTR) Makassar.

Kemudian, BSU di lingkungan sekolah sudah mencapai 233 unit dengan jumlah nasabah15.420 orang, dan BSU kantor-kantor instansi lainnya sebanyak 13 unit dengan total nasabah 1.850 orang, serta Bank Sampah Sektoral di lima kecamatan dengan jumlah nasabah 600 orang.

“Dari laporan yang masuk terkait bank sampah sektoral baru Kecamatan Tallo, Makasssar, Rappocini, Manggala, Mamajang,” katanya.

Ketua Pengarah Tim Pro Percepatan dan Pengendalian MTR, Irwan R Adnan menambahkan, trend positif bank sampah ini justru memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Apalagi, saat ini sejumlah nasabah beramai-ramai telah menarik tabungannya untuk keperluan lebaran Idul Fitri 1438 H.

“Ada yang mencapai sampai Rp2 juta, dan ada bahkan Rp2,7 juta di Manggala. Dia beli kebutuhan bahan bangunan,” sebut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar ini.

Dia menambahkan, program bank sampah ini para nasabah tidak hanya dapat menukarkan sampah dengan beras, tetapi bisa memperoleh sembako, tabung gas, air galon dan produk lainnya.

“InsyaAllah bank sampah ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan sekarang ini berjalan penjemputan dari bank sampah pusat. Kita akan kembangkan bank sampah ini dengan aplikasi ebaba (elektronik banking bank sampah),” tambah Irwan. (*)

Tuesday, June 20, 2017


MACCANEWS--Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kapolda Sulsel Muktiono, Ketua DPRD Sulsel HM Roem dan Wali Kota Makassar Danny Pomanto menggelar Apel Gelar Pasukan Ramadniya Tahun 2017 di lapangan Karebosi Makassar.

Operasi ini sebagai pengendalian keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta stabilitas pangan dan arus lebaran, dimulai hari ini, Senin 19 Juni hingga 4 Juli mendatang.

Di Sulsel, sebanyak 129 pos disiapkan, terdiri dari 89 pos pengamanan, 37 pos pelayanan dan 3 pos gabungan dengan jumlah total petugas yang dilibatkan sebanyak 15.148 personel.

"Kamtibmas Sulsel salah satu yang terbaik.  Ini berkolerasi dengan pertumbuhan ekonomi, termasuk pengendalian bahan pokok. Kondisi ini diciptakan oleh TNI-Polri, para walikota dan bupati," sebut Syahrul.

Ia menambahkan, suasana pengendalian Kamtibmas tahun ini lebih baik. "Suasana pengendalian kali ini jauh lebih baik, tiga sampai sepuluh kali lipat karena dukungan semua stakeholder," kata Syahrul.

Untuk arus lebaran dan transportasi tahun ini mengalami peningkatan. Arus mudik lebih tinggi 38 persen, dibanding tahun lalu. Jumlah penerbangan mencapai 328 traffic. Peningkatan penumpang mencapai 18 persen. Di pelabuhan, lebih banyak yang keluar Sulsel dibandingkan yang datang.

Sementara, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono mengatakan, tujuan dari operasi ini guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjelang perayaan Idul Fitri 1438 H."Sasaran Operasi tersebut yakni Tempat ibadah, Tempat hiburan/rekreasi, Terminal, pelabuhan dan bandara, Bank, mall atau pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, lokasi rawan kebut-kebutan liar, lokasi rawan street crime dan premanisme,"katanya. (*)

Amankan Lebaran, 15 Ribu Polisi Siaga


MACCANEWS--Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kapolda Sulsel Muktiono, Ketua DPRD Sulsel HM Roem dan Wali Kota Makassar Danny Pomanto menggelar Apel Gelar Pasukan Ramadniya Tahun 2017 di lapangan Karebosi Makassar.

Operasi ini sebagai pengendalian keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta stabilitas pangan dan arus lebaran, dimulai hari ini, Senin 19 Juni hingga 4 Juli mendatang.

Di Sulsel, sebanyak 129 pos disiapkan, terdiri dari 89 pos pengamanan, 37 pos pelayanan dan 3 pos gabungan dengan jumlah total petugas yang dilibatkan sebanyak 15.148 personel.

"Kamtibmas Sulsel salah satu yang terbaik.  Ini berkolerasi dengan pertumbuhan ekonomi, termasuk pengendalian bahan pokok. Kondisi ini diciptakan oleh TNI-Polri, para walikota dan bupati," sebut Syahrul.

Ia menambahkan, suasana pengendalian Kamtibmas tahun ini lebih baik. "Suasana pengendalian kali ini jauh lebih baik, tiga sampai sepuluh kali lipat karena dukungan semua stakeholder," kata Syahrul.

Untuk arus lebaran dan transportasi tahun ini mengalami peningkatan. Arus mudik lebih tinggi 38 persen, dibanding tahun lalu. Jumlah penerbangan mencapai 328 traffic. Peningkatan penumpang mencapai 18 persen. Di pelabuhan, lebih banyak yang keluar Sulsel dibandingkan yang datang.

Sementara, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono mengatakan, tujuan dari operasi ini guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjelang perayaan Idul Fitri 1438 H."Sasaran Operasi tersebut yakni Tempat ibadah, Tempat hiburan/rekreasi, Terminal, pelabuhan dan bandara, Bank, mall atau pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, lokasi rawan kebut-kebutan liar, lokasi rawan street crime dan premanisme,"katanya. (*)


MACCANEWS--Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto kerap menyelipkan guyonan- guyonan khasnya saat tampil berbicara dalam satu acara. Hal ini pun terlihat saat dirinya hadir melaksanakan salat isyah berjamaah dengan warga di masjid Nurul Hidayah, Kandea.

"Salah satu dampak kemajuan kota ini yakni besarnya daya beli masyarakat. Kendaraan banyak karena masyarakat mampu membelinya. Baru DP (down payment) sudah bisa dapat mobil, baru DP sudah bisa dapat rumah. Jadi kalau ada orang bilang Makassar tanpa DP, tidak dapat ki itu apa- apa," canda Danny membuat jemaah mesjid tersebut terpingkal- pingkal. DP sendiri juga merupakan singkatan dari nama wali kota berlatar belakang arsitek ini, Danny Pomanto.

Selama tiga tahun kepemimpinannya, Danny menyampaikan telah banyak capaian yang diperolehnya. Namun dirinya juga tidak memungkiri jika sejuta persoalan masih belum terselesaikan.

Di antaranya, dampak kemajuan yang belum dikelola baik, seperti macet karena membludaknya kendaraan, tingginya daya beli yang berakibat munculnya pedagang kaki lima, dan kemakmuran masyarakat membuat semakin banyak orang ingin masuk ke Makassar sehingga memicu kejahatan.

"Tapi tidak perlu khawatir, ada masalah kesehatan, kejahatan, kebakaran, dan gangguan lainnya langsung telpon 112. Semua pasti terlayani kecuali dua hal, utang dan jodoh," pungkasnya sembari tersenyum membuat jamaah mesjid pun ikut tertawa.

Itulah hal real (nyata) public service (pelayanan masyarakat) kata Danny yang bisa dirasakan langsung masyarakat, termasuk masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah mereka 24 jam melalui home care dottorotta.

Prestasi lain yang didapatkan adalah Makassar sudah masuk proses penilaian adipura untuk diraih ketiga kalinya, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penghargaan internasional open gove dari Singapura, dan masih banyak lagi.

Dari semua itu kata Danny bersama 800 lebih kriteria penilaian lainnya menjadikan Makassar juara 1 terbaik Laporan Hasil Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tingkat nasional mengalahkan kota Bandung yang berada di posisi keenam dan kota Surabaya diurutan kedua. (om)

Danny: Tanpa DP, Tidak Dapat Apa- apa


MACCANEWS--Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto kerap menyelipkan guyonan- guyonan khasnya saat tampil berbicara dalam satu acara. Hal ini pun terlihat saat dirinya hadir melaksanakan salat isyah berjamaah dengan warga di masjid Nurul Hidayah, Kandea.

"Salah satu dampak kemajuan kota ini yakni besarnya daya beli masyarakat. Kendaraan banyak karena masyarakat mampu membelinya. Baru DP (down payment) sudah bisa dapat mobil, baru DP sudah bisa dapat rumah. Jadi kalau ada orang bilang Makassar tanpa DP, tidak dapat ki itu apa- apa," canda Danny membuat jemaah mesjid tersebut terpingkal- pingkal. DP sendiri juga merupakan singkatan dari nama wali kota berlatar belakang arsitek ini, Danny Pomanto.

Selama tiga tahun kepemimpinannya, Danny menyampaikan telah banyak capaian yang diperolehnya. Namun dirinya juga tidak memungkiri jika sejuta persoalan masih belum terselesaikan.

Di antaranya, dampak kemajuan yang belum dikelola baik, seperti macet karena membludaknya kendaraan, tingginya daya beli yang berakibat munculnya pedagang kaki lima, dan kemakmuran masyarakat membuat semakin banyak orang ingin masuk ke Makassar sehingga memicu kejahatan.

"Tapi tidak perlu khawatir, ada masalah kesehatan, kejahatan, kebakaran, dan gangguan lainnya langsung telpon 112. Semua pasti terlayani kecuali dua hal, utang dan jodoh," pungkasnya sembari tersenyum membuat jamaah mesjid pun ikut tertawa.

Itulah hal real (nyata) public service (pelayanan masyarakat) kata Danny yang bisa dirasakan langsung masyarakat, termasuk masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah mereka 24 jam melalui home care dottorotta.

Prestasi lain yang didapatkan adalah Makassar sudah masuk proses penilaian adipura untuk diraih ketiga kalinya, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penghargaan internasional open gove dari Singapura, dan masih banyak lagi.

Dari semua itu kata Danny bersama 800 lebih kriteria penilaian lainnya menjadikan Makassar juara 1 terbaik Laporan Hasil Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tingkat nasional mengalahkan kota Bandung yang berada di posisi keenam dan kota Surabaya diurutan kedua. (om)

Monday, June 19, 2017


MACCANEWS--Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menargetkan ditahun ini membentuk 310 lorong binaan yang disebar masing-masing Kelurahan yang ada di 15 Kecamatan di Kota Makassar.

Kepala DPPKB Makassar Daniel Pakambanan mengatakan, pembentukan lorong KB bertujuan untuk mengajak pasangan usia subur untuk menjadi peserta KB. Selain itu, adanya lorang binaan KB juga sebagai tempat untuk melakukan pembinaan keluarga yang dimulai dari balita, remaja hingga lansia.

"2016 kami telah membentuk 155 lorong binaan. Dimana adanya lorong binaan kami dapat melakukan pembinaan keluarga serta mendata pasangan usia subur, belum KB, ataupun yang sudah KB. Masyarakat yang belum ikut dalam program KB kita ajak untuk KB," sebut Daniel, Senin (19/6).

Daniel menjelaskan, program KB begitu sangat penting diperhatikan masyarakat. Pentingnya mengikuti program KB agar perempuan dapat terhindar dari pendarahaan. Idealnya tambah Daniel, kehamilan dari anak pertama dan anak kedua dengan jarak tiga sampai empat tahun.

"Kalau jarak kehamilan itu tidak diperhatikan atau kandungannya terisi setelah belum lama melahirkan maka itulah yang dapat menyebabkan pendarahan. KB juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat," tambahnya. (arf)

DPPKB Makassar Target 310 Lorong Binaan di 2017


MACCANEWS--Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menargetkan ditahun ini membentuk 310 lorong binaan yang disebar masing-masing Kelurahan yang ada di 15 Kecamatan di Kota Makassar.

Kepala DPPKB Makassar Daniel Pakambanan mengatakan, pembentukan lorong KB bertujuan untuk mengajak pasangan usia subur untuk menjadi peserta KB. Selain itu, adanya lorang binaan KB juga sebagai tempat untuk melakukan pembinaan keluarga yang dimulai dari balita, remaja hingga lansia.

"2016 kami telah membentuk 155 lorong binaan. Dimana adanya lorong binaan kami dapat melakukan pembinaan keluarga serta mendata pasangan usia subur, belum KB, ataupun yang sudah KB. Masyarakat yang belum ikut dalam program KB kita ajak untuk KB," sebut Daniel, Senin (19/6).

Daniel menjelaskan, program KB begitu sangat penting diperhatikan masyarakat. Pentingnya mengikuti program KB agar perempuan dapat terhindar dari pendarahaan. Idealnya tambah Daniel, kehamilan dari anak pertama dan anak kedua dengan jarak tiga sampai empat tahun.

"Kalau jarak kehamilan itu tidak diperhatikan atau kandungannya terisi setelah belum lama melahirkan maka itulah yang dapat menyebabkan pendarahan. KB juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat," tambahnya. (arf)

GALERI

SUARA WARGA suara pembaca pedomanta

Blogger templates. Proudly Powered by Inovasi Digital.